
Jam 06.00 di apartemen thaya masih keadaan sepi,hanya terdengar seperti orang memasak didapur,arsen yang mendengar itu pun akhirnya bangun dari tempatnya setelah melihat jika orang yang mereka jaga malam tadi sudah tidak ada disana.
"Lagi ngapain?" Tanya dengan suara serak khas orang bangun tidur dan melihat thaya berada didapur yang sepertinya sedang memanaskan bubur malam tadi yang dibuat luna dan angel.
"Ini lagi manasin bubur untuk sarapan kita sayang kalau di buang." Katanya membuat dan menatap arsen dengan sedikit tersenyum,arsen sempat terperangah karna pagi-pagi dia sudah mendapatkan vitamin dari ayya,dia oun mendekat ke gadis itu dan memeluknya dari belakang membuat gadis itu terlonjak kaget.
"Lepasin kak,entar ada yang lihat." Ucap thaya gelagapan.
"Jadi kalau nggak ada orang gak papa ya?'lagian mereka masih tidur." Kata arsen dengan meletakkan dagunya dibahu gadis itu sambil memejamkan matanya merasakan harum tubuh thaya.
"Kamu udah enakkan?" Tanya nya lagi karna thaya hanya diam saja.
"Hm...udah mendingan...ya udah mandi lagi sana,entar kita telat ke sekolah nya."arsen oun melepaskan pelukannya dan langsung mencuri cium di bibir thaya yang membuat dya gadis disana melebarkan matanya.
" KAK ARSEN!!!"teriak dua gadis itu membuat thaya yang juga teriak dan arsen langung menoleh ke belakang.
"Livy??"
Kata thaya dan arsen barengan tapi beda reaksi,thaya yang jelas kaget karna ketangkap basah taoi tidak dengan arsen yang biasa-biasa saja, malahan dia meletakkan kedua tangannya kedalam kantong celana lalu melewati livy begitu saja.
"Dasar mesum." Ketusnya saat tubuh mereka berpas-pasan,arsen mah nggak peduli apa yang diucapkan adiknya itu,dia pun pergi ke kamar thaya untuk mandi sedangkan kamar yang sering dia tiduri kini berisi teman thaya dan livy, sedangkan yang cowok tidur diluar dekat depan TV yang tadi pagi baru thaya matikan karna tampaknya mereka tertidur tanpa mematikan TV nya membuat siapa yang nonton siapa.
Saat ini mereka telah sampai disekolahan dan turun dari mobil mereka,mereka menggunakan dua mobil kesana sedangkan motor kelvin ditinggalkan di apartemen athaya.
"Sepertinya anak sekolah lain belum datang." Ucap angel yang dari tadi celingak-celengok mencari wajah baru disekolahannya,mereka pun langsung menuju taman belakang sekolah sekalian menunggu di panggil ke lapangan,mereka sudah memakai seragam olahraga raga dari rumah,cuman bedanya bawahannya masih menggunakan rok dan dan celana sekolah karna celana olah raga mereka pendek dan kalau dibawa duduk akan terangkat tambah pendek,jadinya pagi tadi arsen sudah marah-marah melihat cewek-cewek memakai celana mereka apalagi athaya.
__ADS_1
Tapi ada yang berbeda dengan gadis itu,padahal saat didapur tadi dia masih tersenyum ke arsen tapi setelah itu bawaannya dingin pada siapa pun bahkan kepadanya.
"Lo tau nggak lun siapa musuh main basket sekolah kita?" Tanya angel mendadak menggebu-gebu dengan mata berbinar menatap luna.
"Nggak tau dan tak mau tau." Cuek luna dan angel langsung ditertawakan anak-anak cowok dan livy pun ikut tertawa,hanya arsen dan Athaya saja yang hanya diam menanggapi ucapan teman mereka.
"Ah...lo mah nggak asik." Angel langsung cemberut saat itu juga,dia kesal karna luna tidak melayaninya berbicara padahal dia lagi semangat-semangatnya mengingat siapa yang akan datang kesekolah mereka.
"Memangnya siapa ngel?" Tanya livy
Senyum angel pun kembali mekar menatao livy."lo tau nggak liv lawan kak atsen kali ini adalah...GEOOOOO... Most wantednya SMA garuda!!!"teriaknya makin heboh sambil membayangkan wajah geo yang gantengnya minta ampun tapi masih dibawah arsen jika disandingkan menurut mereka,tapi gimana oun karna arsen udah ada yang punya dapat geo oun adalah keberkahan bagi mereka.
Luna yang tadi sok cool oun ikut teriak histeris dengan livy."KYAAAAAAAAAA YANG BENER LOOHHH?!!"teriak livy dan luna barengan,mereka oun histeris mendengar ucapan angel,siapa yang tidak kenal dengan salah satu cowok yang memang terkenal di sekolah jakarta ini,mereka pun berdiri bertiga dan meloncat-loncat kegirangan.
Cowok-cowok yang ada disana hanya memandang aneh dengan mereka apalagi kelvin yang merasa tak suka melihat livy yang juga ikut-ikutan gila.
"Cieeee... Cieeeeee...." Teriak teman-temannya melihat adegan itu,sedangkan livy sudah salting tapi tetap memasang wajah songong nya.
"Apaan sih,suka-suka gue dong,lagian kan kak geo itu sangat gantenggg...aaaaa lama banget mereka sampai nya ya." Dan di angguki dua temannya sedangkan thaya hanya membuang nafas kasar lalu berdiri.
"Mau kemana?" Tanya arsen menahan tangan thaya yang mau pergi.
Athaya : "ke UKS dulu."
Arsen :"Masih sakit kepalanya?"
__ADS_1
Athaya :"enggak...cuman mau baring,kakak disini aja,entar ayya balik lagi."arsen oun hanya mengangguk kecil walaupun sebenarnya dia juga ingin ikut,tapi bentar lagi mereka akan kumpul karna murid sekolah lain kayaknya udah tiba dan dia yang bertugas untuk mengatur anak-anak.
"Thaya mau kemana kak?" Tanya livy yang baru sadar kalau temannya pergi.
"Dia mau tidur dulu di uks."
"Dianya sakit?"
"Nggak kok,cuman mau tidur aja dulu bentar,entar kalau sudah mau main dia minta di panggil." Mereka pun langsung kelapangan saat bel berbunyi,sebelum mereka akan bertanding mereka dikumpulkan dulu dilapangan untuk mendengarkan arahan dari kedua pihak wakilan sekolah.
Saat rombongan sekolahan lain masuk kelapangan sebagian siswi disana teriak histeris melihat most wanted SMA GARUDA tengah berjalan didepan teman lainnya,dan tak lama terdengar kembali teriakan dari siswa siswa dari SMA GARUDA yang kini teriak saat rombongan arsen dan kawan-kawan nya yang sedikit telat datang.
"Woy biasa aja kali,kayak gak pernah liat orang ganteng aja."ketus kelvin sambil menutup telinga karna saat melewati teman sekolahnya mereka berteriak di dekat telinganya.
" Sok kecakepan lo."livy menoyor kepala kelvin sehingga membuat cowok itu sedikit oleng.
"Hati-hati dong,mau jatuh nih...entar luka gimana,gue ini aset sekolah ya...harus dilindungi dengan baik."
"DILINDUNGI NGGAK TUHHHH...udah kayak hewan langka aja lo hahahah..." Anak-anak pada mentertawakan kelvin yang sedang kesal mendengar ucapan andi tadi.
"UDAH... UDAH... CEPAT BERBARIS KARNA ACARANYA AKAN KITA MULAI." pak anwar berteriak mengatur murid-murid nya yang tadi berisik dan menyuruh mereka untuk segera berbaris rapi.
"Wuisss yok...bening banget anak disini." Bisik Alvin ke geo yang diam saja dari tadi.
Pluk...
__ADS_1
"Lo denger gue ngomong nggak...lo ngapain sih?" Lanjut alvin.