
"Lagi apa ya kak joy sekarang?" gumamnya sambil membuka ponselnya untuk melihat apakah ada panggilan dari kekasihnya itu,senyum nya langsung merekah saat ingin membuka ponselnya nama yang disebutnya kini sedang menghubungi nya.
"Hallo kak." ivy pun mengobrol dengan joy dan membahas banyak hal dengan pria yang sudah lama menjadi kekasih nya itu.
"Hai bro." ucap charlos yang melihat arsen yang baru datang sedangkan dia dan alif dan jack sudah dari tadi datang.
"Mangsa baru?" tanya arsen yang melihat sudah ada wanita disana dan sepertinya milik charlos dan juga alif.
Diantara mereka memang charlos dan alif yang suka dengan namanya wanita,sedangkan arsen dan jack di kubu yang sama,bukan tak suka tapi mereka memang tidak doyan dengan hal begituan.
"Biasa." jawab charlos santai lalu duduk disamping wanita itu dan merangkul bahunya,arsen oun ikut duduk dan memesan minuman kepada pelayan disana sedangkan jack hanya menikmati musik disana dengan sedikit menggerakkan tubuhnya.
"Ivy mana ar?" tanya jack.
__ADS_1
"Biasa...dirumah,kenapa?" jawab arsen sambil menikmati minumannya dan terkadang melirik ke kedua sahabatnya yang sedang bermesraan dengan pasangan mereka.
"Apa lu gak tau ar...si jack suka sama adik lu."malah alif yang menjawab ucapan arsen,menurut nya arsen kurang peka sama temannya yang satu itu,padahal jack sering menanyai ivy dengannya.
" Apaan sih lu ikut campur aja,urus aja tu ulat bulu lu."cetus jack dan melempar tisu ke alif.
"Apa itu ulat bulu?" tanya wanita yang bersama alif,arsen dan jack hanya tertawa mendengar pertanyaan itu sedangkan charlos sibuk dengan urusannya sendiri,dia memang tidak malu bermesraan dengan wanita didepan temannya,terkadang dia malah pergi dari sana karna akan membawa wanita itu ke kamar yang sudah disediakan club itu untuk para tamu yang ingin menuntaskan hasrat mereka.
"Ya jenisan lu." Arsen tertawa ngakak berdua jack, mereka merasa senang menggunakan bahasa mereka kepada orang luar dan melihat reaksi mereka yang tidak mengerti.
"Dad...besok thaya sudah mau berangkat,daddy jangan cemberut begitu,lagian kan thaya mau kuliah bukan mau main-main." ucap athaya kepada daddy uno,mereka kini hanya tinggal berdua dan juga beberapa pelayan yang mengurus keperluan mereka.
Semenjak istrinya meninggal,uno tak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun,dia hanya ingin memprioritaskanya untuk mengurusi putri nya saja.
__ADS_1
Istrinya"karen"meninggal karna kecelakaan,dia tertumbur sebuah mobil yang melaju kencang dan saat itu tidak ada saksi melihatnya bahkan CCTV pun tidak ada.
Flashback on
Saat itu karena tengah ingin menjemput thaya disekolahannya karna saat itu uni tidak bisa,dia ada rapat siang itu,jadi karen menawari dirinya untuk menjemput thaya,sekolahan thaya lumayan jauh dari tempat tinggal mereka dan saat karen melewati jalan sepi ternyata ada kendaraan yang seperti nya memperhatikan mobilnya,awalnya karen biasa-biasa saja dan menyangka kalau mobil itu memang pengendara lainnya yang lewat situ,tapi setelah dia perhatikan ternyata dia melihat orang yang tidak dikenalnya sedang menatap benci kepada dirinya.
"Siapa dia?" gumam karen merasa sedikit ketakutan karna mobil itu mulai inginenyalio nya bahkan sedikit menumbur belakang mobil karen.
"Aaaaaa." Karen berteriak saat mobinll yang mengikutinya menumbur kuat belakang mobolnya,lalu dia pun mengambil ponselnya untuk menghubungi uno.
Karna orang yang mengikuti karen melihat karen sedang memegang ponsel,mobil itu pun memundurkan mobilnya dan agak menjauh dari mobil milik karen,karen awalnya sedikit tenang,tapi sekali dia melihat kembali mobil itu dia tak bisa lagi untuk mengelak saat mobil itu ternyata tadi sedang ancang-ancang untuk menabrak mobilnya kembali,karna tak bisa mengendalikan mobilnya,karen pun masuk kedalam pepohonan di pinggir jalan dan dia mengalami kecelakaan yang parah.
Karna jalan sepi,karen ditemukan sekitar setengah jam dan itu pun diketahui uno yang dari tadi menghubungi istrinya lalu melihat GPS yang dia pasang di ponsel karen,dia merasa heran karna GPS nya berhenti ditempat yang tak jauh dari rumahnya,dan dia mencoba untuk menghubungi karen tapi tidak ada jawaban.
__ADS_1
Dia pun keluar dari perusahaan nya untuk menyusul ditempat keberadaan istrinya itu,setelah sampai disana uno sangat merasa shock melihat mobil istrinya sudah hancur bagian depannya akibat tabrakan itu.
"No... No...karen no!!!"