
Setelah thaya diantar livy dan kakaknya pulang,perempuan itu langsung mandi dan bersiap untuk memasak,dan selasai masak dia mengambil gitar nya dan duduk di balkon seperti biasa,dihidupkan nya live nya lalu memulai memetik gitarnya.
just wanna live in this moment forever
Aku hanya ingin hidup di momen ini selamanya
‘Cause I’m afraid that living couldn’t get any better
Karena aku takut hidup takkan bisa lebih indah dari ini
Started giving up on the world forever
Mulai menyerah pada dunia selamanya
Until you give up heaven so we could be together
Sampai kau menyerah pada surga agar kita bisa bersama
You’re my angel, angel baby
Kau adalah malaikatku, malaikat sayang
Angel, you’re my angel, baby
Malaikat, kau adalah malaikatku, sayang
Baby, you’re my angel
Sayang, kau adalah malaikatku
Angel baby
Malaikat sayang
All the sick and twisted nights that I’ve been waiting for ya
Semua malam-malam yang buruk dan mengerikan itu saat aku menunggumu
They were worth it all along, yeah
Semua itu setimpal
"Hufttt.... " Tiba-tiba thaya menghentikan permainan nya,menghembus nafasnya dengan perlahan, dia merindukan seseorang...seseorang yang padahal barusan dia lihat,tapi perasaan nya tak pernah berubah,selalu salah tingkah jika melihat nya,lalu apa perasaan terhadap daren dulu.
Dia telah memikirkan dan merasakan kalau dulu itu bukan cinta,dia hanya membutuhkan dan bergantung pada pria yang menemaninya saat-saat waktu terpuruknya.
@jingga :_ada apa thay
@livychantik :_kamu kenapa sayang,rindu sama kakak kah😉
__ADS_1
@kelvinwijaya :_kangen aku katanya@livychantik 🤣
@angel :_kakak udah pulang sayang hahaha
Ting ting ting
Ponsel thaya tak berhenti berdenting dan thaya baru ingat kalau dia tadi lagi live."ya ampun Anak-anak ini,mau taruh dimana buka gue."gumamnya sambil membaca komenan teman-temannya setelah mematikan live nya tadi.
@darenNic:_cantik
@geo :_ingat bini bang😏@darenNic
@darenNic :_ 💩
@jimmy : _tua-tua keladi
@teo : _tambah tua tambah bini
@luna :_ngakak anjirrrr
Thaya terus membaca komenan teman-temannya dengan tersenyum tanpa berniat mau membalasnya.
Ting
@ThomArsenio : _miss you
Mata thaya membelalak membaca komenan terakhir dia lihat,jantungnya kembali berdetak cepat.
@jimmy :_sle'bewww
@angel :_papale papale paleee eee
@luna :_kumpul yok @livy@thaya@jimmy @teo @angel @thomArsen
"Lagi?" Thaya ngomong sendirian membaca komen luna,baru malam tadi mereka ngumpul dan mereka ngajk lagi.
Dia pun langsung membalas komenan mereka"ada acara."
Tak lama bel nya berbunyi dia oun langsung keluar untuk membuka pintu.
Cklek...
Seperti nya Dia akan selalu di tempatkan dengan perasaan seperti ini,jantung yang tadi baik-baik saja kini kembali berdisko.
"Acara apa?" Tanya arsen,rupanya pria itu dari tadi sudah berada didepan apartemen thaya,dia memang berencana ke apartemen thaya taoi melihat notif thaya sedang live dia pun memutuskan untuk menonton dulu,dan saat melihat komenan dia pun ikut komen sampai thaya mengatakan ada acara,dia oun memutuskan untuk bertanya langsung dengan perempuan itu.
"Hah?" Thaya cengok,dia masih terpesona dengan penampilan arsen sekarang yang bertambah rrrrrraaaawwwwrrrrr,tubuh atletis dengan kemeja pas dibadan membuat lekukan roti sobeknya terpampang jelas dimata thaya dan satu kancing atas yang tak tepasang membuat dia tampak seksi.
Glek...
__ADS_1
Thaya menggeleng kepalanya cepat,"pikiran apa ini?"batinnya,arsen yang tau arah pandangan thaya dia pun menyeringai dan melangkah maju kedepan membuat thaya otomatis mundur.
"Lihatin apa?"
"Ha...apa,nggak ada?"
"Ada apa datang kesini?" Tanyanya untuk menutupi groginya.
"Masih marah?" Tanya arsen yang mendadak lemas.
"Tidak."
"Jadi?"
"Apa?"
"Ehm nggak boleh masuk?"
"Mau ngapain?" Thaya langsung ngegas
"Nggak boleh ya,padahal cuman mau lihat kamu."
Huft...thaya membuang nafasnya dengan kasar,lalu dia pun menepi memberi jalan arsen untuk masuk,arsen oun tersenyum dan masuk ke apartemen thaya.
"Nggak banyak yang berubah." Ucapnya sambil melihat-lihat isi apartemen thaya,lalu berjalan menuju kamar yang dulu sering dia nginap dan livy tidur bersama thaya di kamar thaya.
"Ternyata masih disimpan,kakak kira udah dibuang karna dulu marah." Saat arsen melihat foto mereka bertiga masih ditempat yang sama dari dulu.
"Nggak...kan ada livy disitu." Jawab thaya,arsen langsung menoleh keras ke thaya.
"Jadi kalau nggak ada livy kamu mau buang?"
"Hmm...bisa jadi."
"Jahat banget."
"Siapa?"
"Ya kamu."
"Ya udah maaf."arsen terkejut mendengar thaya yang minta maaf.
" Boleh peluk nggak,kakak kangen,janji cuman peluk."thaya diam sebentar dan tak lama mengangguk dan merentangkan tangannya,arsen bukan main senang,dia oun langsung merengkuh perempuan itu.
"Kakak kangen banget sama kamu thay,kamu itu perempuan jahat tau nggak,kakak pergi duku nggak mau ngantarin kakak." Arsen langsung mengeluarkan unek-unek nya,sudah lama dia menahan itu semua.
"Maaf." Hanya itu yang thaya jawab tapi mampu membuat arsen tersenyum senang,dia pun memundurkan kepalanya sehingga saat ini mata mereka saling memandang dengan masih keadaan berpelukan.
Mata arsen menatap lekat wajah perempuan yang selalu dicintainya itu,tak pernah sehari pun dia melupakan thaya,lalu pandangannya turun ke bawah tepat nya dibibir thaya,bibir yang dulu menjadi candunya.
__ADS_1
Thaya yang tau kemana arsen menatap lantas mendekat kan wajahnya dan mencium arsen sekilas,arsen sangat terkejut, dengan masih bengong thaya pun melepaskan pelukan mereka sambil menyunggingkan senyuman nya.