MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
61


__ADS_3

"Pipi kamu kenapa ay?" tanya ivy memegang pipi pacarnya yang memerah seperti bekas tamparan.


"Enggak...hanya salah paham." jawab joy,setelah pulang dari kampusnya dia menjemput pacarnya di sekolah,joy anak semester pertama dan kuliah di satu universitas dekat kampus arsen,joy dan ivy sudah berpacaran 2 tahun semenjak dia menjadi kakak kelas ivy dan ivy sekarang kelas 3 SMA.


"Salah paham gimana?" tanya ivy tak mengerti dan penasaran karna joy tidak mau mengatakan padanya,bukan tak mau menjelaskan...tak mungkin dia mengatakan pada ivy kalau ada cewek yang melihat punya dia,pasti ivy akan mengamuk padanya walau sebenarnya itu bukan kesalahan dia.


"Ya tadi itu Tiba-tiba ada cewek yang nampar aku dia kira aku pacar nya." dusta joy,mereka kini berada di sebuah kafe dan pergi bersama teman-teman ivy yang ada dua orang dibelakang mereka,tak lama mereka pun sampai di kursi dan langsung duduk,ivy tak sadar kalau dari saat dia masuk tadi ada yang memperhatikannya,orang itu pun langsung mendekatinya dan di ikuti kedua sahabat nya.


"Ivy." panggil orang itu dan membuat bahu ivy terasa dingin mendengar suara yang sangat dia kenal,dia pun menoleh pelan kebelakang melihat orang yang memanggilnya itu.


Mata joy membesar karna melihat kak arsen dibelakang mereka,dia merasa sedikit ketakutan pasalnya malam dia mengantar ivy kak arsen melihat dia hendak mencium ivy untung saja saat itu bibirnya belum sampai dan masih memajukan bibir nya.


"Eh kak arsen."sebut dua teman ivy yang sangat mengidolakan kakak sahabatnya itu,bukannya ketakutan mereka malah tampak kesenangan karna arsen datang ke tempat mereka.


" kenapa gak langsung pulang?"tanya arsen masih sambil menatap ke joy tapi bertanya ke ivy.

__ADS_1


"E eee mau mangkal dulu kak." jawab ivy ketakutan sama dengan joy,arsen mendengar jawaban ivy langsung menoleh memandang nya."kamu kira disini Indonesia ada ojek."dia oun langsung duduk disamping adiknya seperti kakak siaga yang me jaga adiknya,temannya pun ikutan duduk disana untuk mengawasi adik dari sahabat mereka itu,sebenarnya diantara sahabat arsen ada yang kesenangan duduk disana dan dia dari tadi senyum-senyum melihat arsen memarahi adiknya.


Teman ivy semakin kesenangan karna selain kak arsen yang tampan,sahabatnya juga tampan-tampan dan mereka jadi pusat perhatian karna di kelilingi pria tampan.


"Ya ampun vy...mimpi apa aku malam tadi sampai dikelilingi cowok-cowok tampan kayak gini bisik temannya sambil cengengesan menatap pria yang ada disana,ivy dan dan joy hanya saling curi-curi pandang seperti mereka telah ke tangkapan berbuat mesum.


" Kakak ngapain duduk disini,kesana gih."ucap ivy merasa tak bebas karna kakaknya ada disitu dan membuat dia dan joy canggung.


"Ya terserah kakak,apa kamu lupa kalau kafe ini milik siapa." ucap arsen enteng karna dialah pemilik kafe ini hasil dari kerjanya sendiri.


"Udahlah ar...kasian adik lu,pasti dia canggung ada kita,lu kayak gak pernah pacaran aja." ucap jack kasian melihat ivy yang cemberut dan membuatnya tak tega.


"Kak arsen...pasal malam kemarin aku sungguh minta maaf,aku janji gak ngulangi lagi." akhirnya joy memberanikan diri berbicara karna dia kasian dengan ivy dan mungkin karna pasal malam itu arsen jadi begini,ivy langsung melihat ke joy lalu menatap ke arsen.


"Ada apa kak?" tanya ivy bertanya pada joy karna dia tak tau apa maksud joy tadi sebab memang malam itu hanya joy yang melihat kak arsen yang melihat dia ingin mencium ivy sedangkan ivy tidak tau kalau disana ada kakaknya.

__ADS_1


"Gak ada apa-apa." jawab arsen langsung karna langsung teringat kalau dia memiliki kelemahan yang diketahui oleh ivy,dia oun langsung berdiri dan mengajak temannya untuk pulang saja,lagian sore ini dia merasa bad mood.


"Yah Kak...kenapa cepat sekali pulangnya,baru juga ngumpul disini." ucap teman ivy.


"Iiihh kalian apa-apaan sih,biarin aja dia pulang." kesal ivy melihat temannya yang tak mengizinkan kak arsen pergi dari sana.


"Lain kali kita ketemu lagi ya." ucap alif sok cool dan dapat ledekan dari jack.


"Lu mah gak papa kalau pulang lif,yang mereka gak mau itu aku dan arsen."


"Kepedean lu." dorong alif,mereka pun memutuskan keluar dan malam nanti akan keluar untuk bertemu sahabat mereka yang satu nya yang baru pulang dan ingin berkumpul di club yang ada disana.


"Jangan lupa malam nanti." ucap jack dipersimpang jalan tempat mereka berpisah,arsen dan alif hanya melambaikan tangannya tanda setuju,arsen pun melakukan motornya untuk cepat sampai pulang kerumahnya.


Ckit...

__ADS_1


__ADS_2