
Setelah mengantarkan mommy nya pulang kerumah,arsen langsung pergi ke kafe yang sudah dia janjian dengan grace, dan tak lama dia pun sampai disana.
"Sayang." Panggil seorang wanita yang sedang menunggunya sendirian.
Cup cup...
Grace mencium pipi kiri-kanan arsen dan mereka berpelukan selayaknya orang pacaran."aku udah pesanin makanan kamu."ucap grace.
"Iya terimakasih ya." jawab arsen lembut,sebenarnya arsen tipe orang yang lembut dengan grace,hanya saja kemarin mood nya lagi buruk aja,makanya dia bersikap cuek kemarin dengan grace.
"Tadi kamu jemput siapa?" tanya grace.
"Oh...keluarga aku,dia mau kuliah disini." jawab arsen dan menerima makanan yang baru datang, mereka pun mulai makan sambil mengobrol.
"Kamu habis ini mau kemana?" tanya arsen
"Mau belanja,kamu temanin ya." Pinta grace dan disetujui arsen.
__ADS_1
Setelah makan mereka pun pergi ke mall dan menemani grace memilih belanjaan,tapi saat sedang memilih...arsen tak sengaja melihat seseorang dia oun mendekati nya dan menarik telinga orang itu.
"Ivyyyyy." geramnya,anak ini selalu saja bertemu dengannya dan bersama joy,dia bukan tidak membolehkan ivy pacaran tapi walaupun ivy sudah lama pacaran dengan joy,arsen sangat tau sifat cowok itu,walaupun joy anak dari sahabat mommy nya tak membuat arsen merasa tidak enak,joy beberapa kali dia lihat berjalan dengan wanita lain bahkan cowok itu sempat ketakutan karna arsen melihatnya lagi berpegangan tangan dengan cewek lain.
"Aduh kakakkkk,lepasinnnnn." Teriak ivy sambil memegang telinganya,joy yang melihat itu membuat nya melebarkan matanya lagi.
"Aku peringatin sama kamu ya,jauhin ivy...dan masalah kemarin aku anggap hilang." ucal arsen membuat ivy,joy,dan grace terkejut.
Sebenarnya grace bukan terkejut dengan ucapan arsen taoi dia terkejut larna bertemu orang yang kemarin dia tampar,dan joy pun tambah terkejut karna melihat ada grace disana, dia pun memandang tangan grace dan arsen yang berpegangan.
"****...pacar kak arsen."batinnya.
Arsen oun langsung melepaskan tangan grace dan membawa ivy pergi dari sana,grace yang ditinggalkan begitu saja merasa kesal dan ingin mengejar arsen,tapi tangannya di tarik oleh joy.
"Kamu mau kemana,urusan kita kemarin belum selesai." Ucap joy,bukan nya mengejar ivy,joy malah ingin memanfaatkan situasi.
"Apaan sih,lepasin gak." Kesal grace ingin melepaskan tangannya dari joy,joy langsung membawa grace pergi dari sana dan memasukkan nya dalam mobilnya.
__ADS_1
Banyak mata memandang kearah mereka tapi seakan pura tidak perduli selagi masih wajar dan juga mereka beranggapan kalau mereka sepasang kekasih yang sedang bertengkar.
"Kamu apa-apaan sih,kita gak kenal ya...keluarin aku."teriak grace yang sudah didalam mobil joy dan di kunci nya,joy tidak memperdulikan ucapan grace,dia langsung membawa grace pergi dari sana.
" Kamu harus tanggung jawab atas tamparan kamu kemarin."ujar joy dingin,dia ingin mengerjai grace yang kemarin sudah berani menamparnya.
"Bukankah sudah selesai dan kamu juga kemarin langsung pergi sebelum balas aku,kenapa sekarang tiba-tiba ingin balas." Jawab grace merasa tak terima.
Joy hanya menyunggingkan senyum sinisnya mendengar jawaban grace,dua oun menghentikan mobilnya ditempat yang agak sepi tapi masih ada mobil yang berlalu lalang.
"K kkamu mau apa?" ucap grace ketakutan karena joy memandang nya seperti hewan buas ketemu mangsa,grace memundurkan tubuhnya dan sudah tertumbur pintu mobil,tapi joy semakin mendekati nya dan tangannya mengulur ke belakang grace.
"Jangan dekat-dekat,jauh brengsekkkk.... Aaaaaa"
Klak
Pintu mobil tiba-tiba langsung terbuka dan membuat grace jatuh dari sana."auuuuu..."grace meringis dan memegang pantatnya yang mencium aspal.
__ADS_1
"Hahahaha rasain." ujar joy dan menutup pintu mobilnya dan pergi dari sana meninggalkan grace sendiri yang marah-marah disana.
"Woy brengsekkkkkkkk." Teriak grace merasa sangat marah dan kesal,kesal karena tadi ditinggal arsen dan marah gara-gara joy meninggalkan dirinya sendirian disana,dia pun bangkit dari duduknya dan mencari taksi disekitar sana,untung saja joy meninggalkan nya tak jauh dari keramaian,dia pun mencoba menghubungi arsen untuk minta jemput tapi arsen tidak mengangkat panggilan nya dan membuat dia tambah kesal.