
...****************...
Semua orang yang melihat itu sebagian ada yang merasa kagum,iri, dan juga ada yang merasa kesal sendiri.
Tak lama dari arah masuk ke kantin tampak tiga perempuan muda yang masuk kesana.
"HAY semuanya...MOHON PERHATIAN NYA SEBENTAR YA...GUE MALAM INI NGUNDANG KALIAN SEMUA KE ACARA ULANG TAHUN GUE DI HOTEL ROMANOV." teriak livy dengan wajah tengilnya dan tentu senyum yang membuat kakaknya merasa ilfeel dengan adiknya itu.
"Bukan adek gue." gumamnya tapi masih didengar teman-temannya disitu,mereka hanya tertawa melihat wajah kesal arsen melihat adeknya.
Arsen memiliki sifat yang jauh berbeda dari adiknya itu,kalau livy anaknya yang ceria dan murah senyum berbanding terbalik dari kakaknya arsen,arsen itu kebalikan dari livy,arsen cowok yang dingin dengan wajah datarnya,dan juga masa bodoh dengan orang yang tidak dikenalnya.
"Tapi adik lo cantik ar...sama gue aja ya." Ucap andi dengan senyuman yang dibuat-buat dan tampak enek dilihat orang.
"Mana mau arsen punya ipar kayak lo,muka lo gak masuk daftar kk keluarga dia an,lebih baik lo mundur alon-alon dari sekarang,gue hanya ngingatin lo sebelum hal yang lain berlaku." Kata jimmy dan dapat geplakan dari teo.
"Apaan sih yok,memang benarkan kalau keluarga arsen mana ada wajahnya di bawah UMR." ucapan jimmy dan disambut tawa yang lain selain andi yang justru memasang monyok mulutnya.
"Kamu entar malam pergikan grace?" tanya teo ke grace yang duduk di hadapannya bersama arsen.
"Gak tau juga kak,rumah aku kan jauh dari tempat livy,lagian belum tentu di bolehin orang tua kalau keluar malam." ucapnya sambil sekilas melirik ke arsen,sedangkan yang dilirik hanya acuh saja.
"Biar gue aja jemput lo dan minta izin sama orang tua lo kalau mau pergi." Tawar teo.
"Lain niat lain yang didapat,tapi tidak papa yang penting gue bisa hadir disana." batin grace sambil tersenyum membalas ucapan teo.
Saat ini semua siswa di SMA Jackson telah keluar dari sana dan melangkahkan kaki mereka untuk pergi ke kendaraan masing-masing,sedangkan livy masih saja berdiri di samping sebuah motor gede menunggu yang empu keluar dari sekolahan itu.
"Ck...kakak cepat donkkkkkk." teriaknya saat melihat arsen yang sudah tampak di pintu masuk sekolah itu.
__ADS_1
"Gue duluan." ucapnya pada temannya dan dapat anggukan dari teman-temannya itu.
"By by adek livy yang cantik." ujar andi dan dapat tatapan tajam dari arsen,andi pun hanya memasang cengiran gak jelas melihat itu.
"Ayok." ucap arsen ke livy,livy pun menaiki motor kakaknya itu dan pergi meninggalkan sekolahnya untuk menuju ke hotel untuk acara nanti malam,mommy mereka sudah menyiapkan semua kebutuhan mereka jadi mereka hanya tinggal datang daja ke sana dan masuk ke kamar yang sudah disediakan untuk bersiap.
"Mommy." Teriak livy dengan riang sambil berlari kecil ke mommy nya yang sedang melakukan persiapan untuk nanti malam.
"Hay sayang,sebaiknya kamu segera mandi dan pakaiannya udah mommy letakkan di sana." ucap mommy sambil menunjuk ke patung yang dibalut dengan gaun yang akan digunakan livy nanti malam,sedangkan ana masih di rias oleh perias yang sudah didatangkannya untuk menghias keluarga nya.
Livy pun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan berendam sebentar disana.
"Aaahhhh...coba saja ada athaya disini." gumamnya dan memejamkan mata sambil menunggu gilirannya untuk dirias.
Sedangkan kini arsen masih dengan santai dibalkon hotel itu sambil bermain ponselnya,dan tampak terlihat sedikit senyuman disana,entah apa yang membuat seorang thomas arsenio tersenyum.
Saat malam tiba,athaya sudah siap dengan pakaian yang dia beli tadi dan merias wajahnya sendiri,dia pun melangkah keluar dari apartemen nya menuju mobil yang sudah menjemputnya dari tadi.
Livy pun berkeliling untuk menyapa tamu nya dengan berdua temannya yang menemani,tak lama rombongan arsen dan teman-temannya pun datang yang membuat sebagian orang disana teriak histeris karna melihat kedatangan most wanted sekolah mereka,yang jelas para perempuan yang terdengar histeris.
"Ckl...ngapain tu biji terong sok akrab sama kakak gue,enek banget gua lihat tu mukanya." ucap livu kepada sahabatnya saat melihat ada satu cewek yang berjalan disamping kakaknya itu.
"Gue juga anjir...sok polos banget,kok kakak lo gak risih ya dekat dengan dia." jawab angel dan diangguki luna.
"Gak tau gue,gila kali." Tukasnya kesal saat arsen sudah dekat dengannya.
"Heh mulut." ucap arsen yang mendengar ucapan livy tadi bersama temannya.
Seperti yang dijanjikan teo tadi,ternyata dia menjemput grace ke rumahnya dan izin ke orang tua grace,makanya saat ini grace berada diantara arsen dan yang lain.
__ADS_1
Acara pun dimulai dengan meriah sampai saat penyanyian lagu ulang tahun tiba-tiba lampu mati dan ada lampu sorot yang hidup diatas tubuh seseorang yang baru masuk disana dan membuat semua orang menatap kearahnya.
"Ya ampun mom...ini berlebihan sekali." Batinnya tapi masih melangkah ingin mendekati livy.
Semua orang disana tampak terpaku melihat sosok yang tengah berjalan itu termasuk juga dengan livy yang masih terdiam kaku,pikirannya sudah berhamburan kemana tapi tak lama dia pun memaksa pikiran nya untuk kali ke tempat asalnya.
"ATHAYAAAAAAAAA..." Teriak livy sambil berlari mendekati thaya.
Deg
Seseorang yang dari sekian banyak hadir disana yang masih belum melihat siapa yang jadi pusat perhatian disana tampak membeku,tubuhnya kaku dan dadanya berdegup dengan kencang,dia pun mengalihkan pandangan nya ke arah orang yang di panggil adiknya tadi.
Deg deg deg deg..
"Hati-hati sayang jangan lari." Ucap ana mengingatkan anaknya itu.
Pluk...
"Lo jahat banget baru datang." isak livy dipelukan thaya,dia sudah tidak perduli lagi dengan riasannya.
"Omg...hey riasan you mengerikan liv." ucap thaya setelah melepaskan pelukannya dan mentertawakan saat melihat riasan livy yang sedikit rusak.
Mereka pun mendekati keluarga mereka dan berkumpul bersama.
"Gila...gue kira livy udah paling cantik,dia siapa bos?" tanya andi ke arsen,sedangkan yang ditanya masih terdiam kaku.
"Kak." panggil grace sambil memegang pelan bahu pemuda itu.
"Eh ya." ucapnya baru sadar.
__ADS_1
"Dia siapa?" tanya grace dan diangguki teman-temannya.