MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
24


__ADS_3

"Ger...tadi kita ketemu kak eva dan kak salwa di cafe depan sana." ucap iban memecahkan keheningan diruangan itu dan juga dia sama penasarannya sama jhon.


"Buk eva sama buk salwa?" ulang gerry mengerutkan kening nya.


"Hm...iya aku juga mau tanya sama lu,lu ada hubungan apa sama buk eva?" selidik jhon ikut menimpali ucapan mereka dan juga baru teringat.


"gak ada hubungan apa-apa,emang kenapa?" tanya gerry bingung dengan pertanyaan jhon.


"Begini ger tadi kita ceritain kalau lu sekarang dirumah sakit bawa mama lu,tapi reaksi buk eva itu yang membuat kita heran dan bertanya sama lu kayak gini."kata iban


"Memangnya bagaimana reaksi buk eva?" tanya gerry mulai meladeni dua orang ini berbicara karna tentang pujaan hatinya,walau hanya diam.


"Gak ada apa-apa,mungkin kita aja salah paham." ucap jhon karna merasa ada yang aneh antara gerry dan eva.


"gak ada apa-apa nya gimana,lu gak lihat kalau buk eva kayak khawatir juga dengan gerry dan mamanya." Celetuk iban karna padahal jhon sendiri yang merasa ada yang aneh dengan buk eva tadi tapi sekarang dia seperti ingin menutupi nya dari gerry.

__ADS_1


"khawatir sama aku?" tanya gerry,lalu dia memikirkan sesuatu yang menurutnya aneh.


"Apakah wanita itu dia." batinnya tapi lalu menggeleng kan kepalanya karna tak mungkin,karna kalau buk eva bertemu dengannya pasti dia hanya diam saja,bagaimana orang diam dan tampak cuek khawatir sama dia,dan itu membuat gerry senyum tidak percaya,tapi tiba-tiba dia mengingat sesuatu dan mulai menyusunnya.


"Buk eva tidak mau berbicara dengan ku,tapi nona berbicara namun tidak mau melihat siapa aku,apa Jangan-jangan dia meminta ditempat gelap karna tak ingin aku mengetahui nya?" batin eva masih diam tampa menjawab ucapan iban.


"Ya elah bengong,aku nanya gerrrr." kata iban sedangkan jhon menatap gerry curiga.


"Gak mungkin lah gerry ada hubungan apa-apa sama kak eva." ucap jhon.


"Emang nya kenapa,sah-sah aja kan kalau saling suka,iya gak ger?" tanya iban ke gerry sedangkan gerry menatap ke jhon.


"Lu kok diam ger,lu ada rencana mau dekatin kak eva ya,sebelum lu ingin dapatin kak eva,lu harus tau kalau dia bentar lagi akan tunangan dengan mantan pacarnya,dan di belakang pacar nya ada aku,jadi sebaiknya lu pisahkan diri." ucap jhon kasar membuat gerry dan iban langsung memandang nya.


"Lu apa-apaan jhon,itu aja belum tentu lu kenapa kayak gitu sama sahabat lu sendiri." kesal iban

__ADS_1


"Yaaa aku hanya ingatin gerry aja biar jangan terlalu berharap yang tak pasti."


"Ya udah ban, aku mau istirahat dulu,dan lu jhon...terima kasih udah nolong aku tadi." ucap gerry memutuskan pembicaraan mereka sepihak,karna itu belum tentu tapi jhon sudah mempersibukkannya.


"Lu gak papa kan ger,jhon hanya bercanda aja iya kan jhon."


"Aku gak bercanda." ucap jhon memandang gerry dengan tajam,dia yakin kalau gerry menyukai eva juga.


"Eh kalian apaan sih,kita kan sahabat kenapa harus bertengkar dengan yang belum pasti."


"Belum pasti apaan,lu gak lihat kalau si gerry itu suka sama kak eva dan apa kalian tidak ingat kalau aku udah lama menyukainya lebih dulu dari pada dia." marah jhon dan menunjuk ke gerry,sedangkan gerry menatap kesal ke jhon dan menariknya dari ruangan mamanya.


"Aku memang berterima kasih sama lu,tapi aku harap lu jangan ngomong sembarangan dan mengganggu istirahat mama aku."


"Dan lu ban,sorry ya aku malam ini gak bisa jadi teman yang baik buat lu,jadi aku minta kalian tinggalin aku dulu." marah gerry dan meninggalkan teman berduanya itu.

__ADS_1


"Lu apa-apaan sih jhon,lu gila ya bersikap seperti sama gerry,dia lagi bersedih jhon dan lu bisa-bisanya nyudutin dia kayak gitu." marah iban lalu meninggalkan jhon sendirian.


"Aku tau,lu pasti suka sama kak eva kan ver makanya lu dari tadi mengelak ucapan aku." gumam jhon menatap ruangan yang dimasuki gerry.


__ADS_2