
"Mommy!!" panggil anak kecil saat melihat mommy nya pulang dari kerja,dia tadi masih bermain dengan omanya di taman belakang,tapi pengasuhnya mengatakan kalau mommy nya telah pulang kerja dan membuat anak laki-laki itu oun berlari keluar untuk menemui mommy nya.
"Hey bou...jangan lari nanti kamu terjatuh." teriak eva saat melihat anaknya berlari mendekatinya.
"No mom,omas anak kuat tak udah atuh." kata anak laki-laki itu yang masih berumur setahun lebih dan masih belum sampai berbicara tapi bisa dibilang cepat untuk anak kecil umurannya bisa bicara.
"Iya...anak mommy memang kuat." ucap eva sambil menggendong thomas dan membawanya masuk,eva sudah hampir sebulan pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan perpisahannya dengan uno.
Uno ketahuan berselingkuh dan eva langsung menggugat nya untuk bercerai,dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu,dia terus mencari bukti perselingkuhan Uno dan memberikannya pada pengadilan.
Dan sekarang dia telah lepas dari uno,taoi dia juga merasa bersalah karna selama pernikahan mereka dia benar-benar tidak bisa mencintai uno lagi seperti dulu,apalagi setelah sebulan pernikahannya dia mengetahui kalau dirinya tengah hamil dan sudah bisa dipastikan anak siapa itu,dan semenjak itu uno sudah jarang pulang kerumah.
Uno sebenarnya sadar kalau dia memang terlalu memaksa terhadap eva bahkan mengancam wanita yang di cintanya itu untuk menikah dengannya,dia melakukan itu hanya ingin terus bersama wanita itu dan memperbaiki kesalahan nya dulu,tapi semenjak tahu eva tengah mengandung anak pria lain,hatinya mulai sedikit terbuka tapi malu untuk meminta maaf ke eva,makanya dia memutuskan untuk berselingkuh walaupun dia tidak menyukai wanita lain selain eva,dia hanya ingin menebus kesalahannya dengan melepaskan eva cara seperti itu.
Tapi bagaimana oun hati Uno tetap merasa sakit mengetahui kalau eva mengandung anak orang lain bukan anaknya,dia mengetahui itu karna selama sebulan mereka menikah eva selalu menolaknya untuk disentuh,uno mewajarkan itu dan masih bersabar karna dia memutuskan memang ingin berubah jadi oria yang baik untuk eva,tapi satu bulan kemudian dia mendengar kalau eva tengah hamil dan sudah di pastikan itu bukan anaknya,dia awalnya ingin marah tapi dia menyadari itu bukan salah eva,karna dari awal eva mengatakan kalau dulu dia memiliki kekasih dan Uno yakin kekasihnya itu lah ayah dari anak yang dikandung eva.
__ADS_1
"Ya udah kamu mandi aja dulu,biar mommy jagain thomas." ucap aliya ke eva anaknya.
"Ya udah...mommy mandi dulu ya sayang entar kita makan bersama." eva mengelus kepala anaknya itu lalu meninggalkan dua orang itu ke kamarnya untuk membersihkan dirinya.
***
"Pa." panggil gerry di depan kamar papanya untuk mengajaknya makan bersama karna hari sudah malam.
Tak lama keluar lah papanya yang masih tampak segar walau oun usianya sudar tak muda lagi,semenjak istrinya meninggal tuan leon memang sudah tak bekerja lagi tapi masih menyibukkan dirinya untuk berkebun di belakang rumahnya untuk mengisi waktu kosong dan ber olahraga.
"Ayok." jawabnya,lalu mereka berdua pun turun ke ruang makan yang telah tersedia berbagai macam makanan,dan mereka pun memulai makan tanpa berbicara sampai makanan mereka habis.
"Bagaimana di kantor?" tanya papanya saat telah selesai makan dan duduk berdua gerry didepan rumah,mereka hanya tinggal berdua dan beberapa pelayan disana yang mengurus keperluan mereka.
"Baik-baik saja." ucap gerry sambil menghisap benda putih yang bisa mengeluarkan asap dari mulutnya.
__ADS_1
"Bagaimana hubunganmu dengan enzi,tadi om bram nelpon kalau tadi siang kalian makan bersama."
"Ya seperti biasa,tidak ada yang spesial."
"Apa kamu masih belum bisa melupakan nya?"tanya papanya lagi karna dia memang tahu kisah percintaan gerry dengan anak rekan bisnisnya dulu dan juga sempat bekerja sama dengannya,bahkan eva adalah orang yang berjasa dengannya karna telah menemukannya dengan gerry.
Gerry langsung terdiam lalu menghisap kembali rokoknya,dia merokok semenjak setahun belakangan ini saat dia mendengar kalau eva melahirkan seorang anak yang dia sangka anak dari suaminya sendiri,dia merasa frustasi saat itu dan berfikir bagaimana eva bisa begitu menyakitinya bahkan setelah pergi lama darinya.
"Aku juga tidak tau kenapa sangat sulit melupakannya...hahhhh..." gerry menghela nafas panjang mengeluarkan nafas yang membuat dia merasa berat di dadanya.
"Hahaha...pesona wanita dewasa sangat sulit di tolak ya." tuan leon mentertawakan ekspresi gerry sekarang karna merasa di permainkan dengan perasaan.
Drtt drrtt...
"Hallo."
__ADS_1
sajen sajen jangan lupa biar othor semangat buat up cerita nya...