MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
103


__ADS_3

"Sssttt...berisik,gue lagi cari yang mana paling cantik bodoh!!" Suara geo menekan agar tidak didengar guru karna saat ini keadaan hening hanya terdengar guru didepan sedang menyampaikan pesan-pesan.


Tak berapa lama setelah kedua belah pihak menyampaikan pembukaan kini murid yang mengikuti berbagai pertandingan kini berpisah mencari lapangan yang akan mereka gunakan untuk lomba. Ada lomba basket, voly, takraw, futsal, dan banyak lagi,tapi disini yang paling ditunggu penonton adalah basket karna disana tempatnya perkumpulan serbuk-serbuk berlian,dimana ada arsen dan geo yang jadi kapten dari kedua sekolah itu.


Permainan basket belum dimulai karna permainan voly yang akan dimulai dulu dengan permainan lainnya,basket sengaja diletakkan terakhir karna pada saat itu semua murid pasti ingin berkumpul untuk menonton permainan itu.


Geo yang tadi pagi belum sempat sarapan kini mengajak Alvin mencari kantin sekolah itu,disepanjang jalan mencari kantin dua orang itu seperti selebriti yang mengayunkan tangan mereka membalas salam dari siswi yang melihat mereka.


"Aaaaaa gila ganteng banget!!!" Angel menggigit jarinya merasa gemes melihat geo dari jauh karna saat ini mereka berada dipinggir lapangan untuk melihat lomba takraw.


"Berlebihan banget lo jadi cewek,yang model gitu aja lo bilang ganteng...jalan lo kurang jauh say." Dengan gaya lekong jimmy mengejek angel yang dari tadi tak bisa diam melihat dan memuji geo.


"Lo jangan ikut-ikutan lagi,jijik gue liat lo kayak tadi." Ketus kelvin yang kesal kembali melihat pandangan livy seperti tadi,sebelum livy melakukan seperti tadi dia sudah memperingatinya dulu.


"Guys...bau apaan nih." Teo mengendus-endus didepan kelvin membuat pemuda itu melirik jengkel.


"Kayaknya ada yang gosong deh." Tambah luna sambil mengikuti gaya teo.


"Aaaaaa apa-apaan kalian...jangan ngejekin gue ya!!!'


" Hahaha...ada yang diam-diam suka sama lo tu liv..."kode luna sambil menunjuk dengan ujung matanya ke kelvin.


"Ciaaaa bocah...gak selera gue." Ucap livy sok jijay padahal dalam hati bukan main senang di ejekin seperti itu.


"APA LO BILANG...GUE BOCAH,COBA TUNJUK...BAGIAN MANA YANG KAYAK BOCAH!!!" darah kelvin langsung naik tak Terima dikatain bocah.


"Yyyaa gitu aja marah,dasar bocah bocah." Kini andi yang memanasin kelvin membuat kelvin hanya melengos kasar dan menyilang tangannya menatap kelain.


"Tuh bocah merajuk liv,bujuk sono..." Dorong luna,dia tau kalau sebenarnya mereka itu sama-sama suka cuman kegedean gengsi aja.


"Yeee ngapa gue,emaknya bukan siapa nya bukan." Sewot livy malu-malu anj***membuat luna ikutan melengos.

__ADS_1


"Tuh vin...kode keras tuhhh." Teo makin jadi menggoda dua orang itu, sedangkan arsen sudah entah hilang kemana dari tadi.


"Anjirrrr...vin vin,lo kalau ditanya dia bilang aja nggak liat gue dimana ya,gue malas banget ketemu sama tu orang." Kata geo yang menyumput dibelakang Alvin agar orang yang lumayan masih jauh didepan nya tak melihat kearah mereka.


"Lo mau kemana?" Tanya alvin.


"Gue pergi ke UKS...ntar antarin makanan ya." Kedipnya lalu langsung berlari putar arah.


Dugh...


"Awhhh... Sssttt,kalau jalan liat-liat doo...ng" Suaranya langsung memelan saat melihat orang yang tadi menabraknya.


"Aaaa mimpi apa gue semalam." Batin grace yang masih terduduk dilantai akibat tetabrak geo.


"Eh...lo gak papakan." Geo memberi tangannya untuk menarik tubuh grace agar berdiri.


"Eee... Enggak papa kok." Katanya malu-malu,geo hanya tersenyum melihatnya karna perempuan mana yang tidak akan terpesona dengannya.


"Nama gue geo,anak kelas tiga garuda." Kenalkannya mengulurkan tangan didepan grace,tentu saja gadis itu kesenangan bukan main dan langsung meraih jabatan tangan geo.


Geo :"Oh ya udah gue duluan ya."


Grace :"Mau kemana?"


Geo :"Mau ke uks."


Grace :"iya,sakit perut."jawabnya sambil tertawa,memang benerkan kalau dia sakit perut,tapi sakit perut belum makan,padahal jalannya salah tujuan,ya kalau sakit perut belum makan bukan ke uks tapi ke kantin,tapi karna dijalan dia Melihat cewek yang selalu ngejar-ngejar nya membuat dia putar haluan dan menyuruh alvin untuk mengantarkan makanan,dia pun langsung pergi dari sana sebelum bertemu lagi dengan amel.


Cklek...


"Permisi." ucapnya saat masuk kedalam uks,tapi disana tampak sepi dia pun langsung saja masuk dan mencari tempat tidur yang kosong,ternyata semua hordeng di uks tampak terbuka kecuali yang ada diujung,geo pun melangkah untuk pergi ke sebelah tempat tidur yang sepertinya ada orang disana lalu berbaring sambil menunggu alvin.

__ADS_1


Dia oun mengeluarkan ponselnya untuk memutar musik agar tak tampak terlalu sunyi disana.


"Lo nggak bisa baca ya." Terdengar ada suara yang berbicara dan sepertinya dari sebelah tempat tidur nya yang tertutupi oleh kain pembatas.


"Ha." Geo cengok.


Lalu tak lama kain pembatas itu terbuka dan menampakkan seorang gadis yang sangat cantik dengan mata biru jernih menatapnya dengan datar.


"Tuh." tunjuk nya ke dinding yang berada dibelakang geo,geo pun ikut melihat arah telunjuk gadis itu.


*DILARANG MEMBUAT KERIBUTAN DI TEMPAT INI*


geo oun akhirnya mengerti maksud gadis itu,lalu saat dia memutar kembali tubuhnya dia sudah tak melihat gadis itu dan terdengar pintu luar terbuka kali tertutup.


"Siapa dia?" Gumam geo dengan senyum merekah,dia pun langsung berlari keluar untuk melihat kembali cewek itu tapi sampai di luar dia tidak bisa menemukannya.


"Cari apa?" Geo kaget saat bahunya ditepuk oleh alvin yang tampaknya baru datang dengan membawa kue ditangannya.


"Lo ada liat cewek yang keluar dari sini nggak,dia punya mata biru lalu rambutnya panjang yang di ujung nya warna abu-abu." Ucap geo sambil memperagakan letak benda yang disebutnya itu.


"Nggak ada,memangnya ada orang kayak gitu disini?" Alvin malah bertanya balik ke geo.


"Udah lah,sini...udah lapar banget nih." mereka pun berjalan untuk menuju ke rooftop gedung itu untuk makan karna dibawah kata yang dia lihat tadi ada kalimat tidak boleh makan didalam uks,dia oun mengajak alvin untuk ke atas,mana tau dia bertemu lagi dengan gadis itu.


"Kalian ingatkan dimana posisi kalian dan ingat...saling kerja sama." Ucap dian selaku kapten basket cewek dia sudah kelas tiga dan ini permainan terakhir mereka sebelum ujian.


"SIAP KAPTEN!!!" tegas mereka lalu membuat lingkaran dengan tangan kedepan.


"SEMANGAT.."teriak dia dan disahuti teman-temannya."SEMANGAT SEMANGAT SEMANGAT huuuuuu!!! " mereka pun keluar dari ruang ganti karna sebentar lagi permainan basket yang akan lomba.


"Ayok thay." Ajak dian saat dia lihat thaya masih disana malahan ingin berbaring di kursi didalam sana.

__ADS_1


"Bentar lagi kak...kakak duluan aja." Katanya.


"Ya udah...kakak duluan ya,jangan telat." Lanjut dian lalu pergi jalan duluan.


__ADS_2