MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
30


__ADS_3

Sudah sebulan meninggalnya mama gerry dan selama itu gerry hanya ingin tinggal dirumah yang biasa dia tinggali dengan mama nya,sedangkan eva tampak sibuk di perusahaan nya dan mereka juga sudah tiga minggu tidak bertemu,dan itu oun eva yang datang ke tempatnya dengan salwa di malam hari.


Hari ini gerry terpaksa keluar rumah karna sudah lama tidak masuk kuliah,dan hari ini dia pun pergi dengan menggunakan motor yang biasa gunakan,tua leon sering membujuknya untuk tinggal dirumah mereka dan dia juga sudah menjelaskan tentang anita istrinya.


Gerry tak masalah dengan itu karna bagaimana pun selama ini memang sudah terjadi kesalahpahaman.


"Ger..." panggil iban,gerry pun memandang orang yang telah memanggilnya dan nampaklah ada iban di belakangnya tanpa ada jhon disana,bahkan kematian mama gerry jhon pun tidak hadir,gerry bertanya ke iban tapi iban sendiri tidak tau jhon ada dimana.


"Lu udah hubungin si jhon?" tanya gerry ke iban.


"Udah...tapi tu anak gak ada."


"Apa dia udah tau kalau aku dekat dengan eva ya."batinnya,semenjak kejadian malam mama gerry meninggal,eva meminta gerry memanggilnya nama saja,ya walaupun tua eva tapi kalau orang melihatnya pasti menilai kalau eva lebih muda dari gerry.


" Ya udah lah,kita masuk ke kelas aja yuk."ajak iban,dan mereka pun memutuskan untuk langsung masuk ke kelas mereka.


Setelah beberapa jam mengikuti materi yaang disampaikan dosen kini mereka telah keluar kampus karna akan pulang,tak ada yang spesial hari ini,hanya saja membahas jhon yang hilang tak ada kabar.


Saat ini iban ikut gerry pulang ke rumahnya,dia sudah tau kalau gerry telah bertemu dengan papa nya saat mengikuti pemakaman mama gerry dulu.


"Ger...lu gak ada niatan ikut dengan papa lu?" tanya iban yang saat ini mereka duduk di belakang rumah gerry yang dulu pernah mamanya duduk melihat persawahan disana.


"Ada...tapi nanti lah,aku juga gak enak sama tante anita."

__ADS_1


"Tapi kayaknya tante anita wanita yang baik ger,ya itu sih menurut aku...dan lagian aku kasian liat lu sendirian disini,setidaknya lu ngumpul lagi dengan papa lu."


"Hm...nanti aku pikirkan." iban malam ini memutuskan untuk tidur ditempat gerry untuk menemaninya,terkadang dia melihat gerry tengah telfonan tanpa tau gerry berbicara dengan siapa,seperti saat ini dia melihat lagi gerry yang sedang tersenyum saat berbicara dengan seseorang di ponsel nya.


"Lu ngomong sama siapa sih ger,dari tadi aku liat gigi lu keluar terus,lu balikan dengan ema ya?"tebak iban dan dapat tonjokan di lengannya dari gerry.


" Sembarangan."


"Terus siapa,kalian sekarang senang ya rahasiaan sama aku,gak lu gak jhon sama aja." sungut iban dan membuat gerry tersenyum,iban pun masuk kedalam kamar meninggalkan gerry yang kini masih diruang tamunya sedang telfonan dengan eva.


"Ada apa dengan jhon?" tanya eva yang mendengar ucapan iban tadi.


"Dari mama ku meninggal dulu sampai sekarang tu anak hilang gak ada kabar,oh ya non..eh va." gerry kesusahan menyebut nama eva karna dia merasa gak enak memanggil nama dengan eva.


"Aku gak terbiasa aja."


"Honey..." panggil eva tiba-tiba dan membuat gerry membeku.


"Honey." panggil eva lagi karna gerry tak menjawabnya sedangkan eva senyum-senyum karna tau kalau gerry pasti terkejut mendengar panggilan nya.


"Ya udah kalau kamu gak jawab berarti kamu gak suka." eva pura-pura merajuk karna ingin melihat reaksi gerry bagaimana.


"Sayang..." ucap gerry,dia merasa sangat malu menyebutnya...dia merasa seperti anak SD yang baru tau pacaran.

__ADS_1


"Aku pengen ketemu." eva sangat suka membuat gerry tak tentu perasaan dengan kata-kata nya,dan kalimat satu ini membuat gerry terdiam lagi.


"Aku rindu,bisa tinggalkan iban bentar gak...aku tunggu didalam mobil depan gang kamu." Ucap eva lagi dan langsung dijawab gerry.


"Aku langsung kedepan." Gerry pun langsung berdiri dan masuk kekamar untuk izin dengan iban.


"Aku keluar dulu bentar,lu mau mesan apa?" Tawarnya ke iban.


"Tumben...belikan aku seblak gak pake ceker."


"Oh oke...aku tinggal dulu ya." ucap gerry dan langsung mengambil jaket nya yang terletak di belakang pintu kamar nya.


Cklek...brak...


Cittttt...eva langsung membawa gerry untuk jauh dari sana,dan gerry hanya tersenyum melihat wanita yang sudah lama yang dia tidak lihat beberapa minggu ini tidak bertemu.


Sepanjang jalan mereka hanya diam merasakan jantung mereka masing-masing,gerry tampak pasrah eva membawanya kemana,sampai dia merasa heran karna melihat keadaan diluar mobil yang dibawa.


"Kita mau kemana?"


"Kita akan ke pantai,kamu mau?"


"Terserah kamu saja." ucap gerry tersenyum menatap wanita dewasa itu.

__ADS_1


Dan tak lama eva oun memarkirkan mobilnya ditepian pantai dan menghadap ke laut,saat mesin mobilnya mati gerry pun langsung mendekat ke eva.


__ADS_2