MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
18


__ADS_3

"Ahhhhhh sayang" auman eva saat gerry menye*** kuat di leher untanya.


"Aku tak tau kalau kamu sangat ahli dalam ini,apakah kau berbohong kalau ini yang pertama kalinya untukmu?" ucap eva disela suara bajingannya.


"Percayalah kalau ini yang pertama untukku." Jawab gerry sambil membuat kue lapis dengan eva.


"Nona...aku akan memulainya." suara gerry pelan menahan nafas naganya yang sudah ingin dilepaskan.


"lakukan ger." kata eva yang sudah diletak gerry diatas ranjang itu,gerry pun membuka semua bungkus coklat batangnya eva tapi sayang dia tidak bisa melihat tubuh yang indah itu,dia hanya tahu kalau wanita didepannya ini memiliki tubuh yang indah.


Mulanya mereka mengalami kesusahan karena mereka sama-sama baru mengalami hal seperti ini,tapi karna mereka sudah sama-sama dikuasai dengan gejolak terjun payung,mereka pun terus mencobanya sampai gerry berhasil masuk kesarang sumbun dengan eva yang meringis kesakitan,gerry merasa ada yang keluar diantara sumbunnya dan sarangnya itu.


"Maafkan saya nona." ucap gerry menghentikan pergerakannya karna mendengar wanita itu meringis.


"Tak apa ger,lanjutkan saja." pinta eva,dia menahan sakitnya karna mereka sudah sama-sama ditengah perjalanan dan akan tanggung untuk dihentikan,gerry pun mulai melanjutkan pergerakan nya.


Karna ini pertama kali bagi mereka jadi mereka tak lama melakukan nya,mereka sudah sampai dipuncak air laut keluar dari sarang eva dan sumbunnya gerry.


Mereka sama-sama terkapar diatas ranjang dan masing-masing masih mengatur nafas mereka,lalu gerry memiringkan baring nya untuk berhadapan dengan eva yang berada disampingnya.

__ADS_1


"Apakah masih sakit?" tanyanya lembut,dia masih ingat suara eva tadi meringis di telinganya,dan dia merasa sedikit khawatir.


"lumayan,dan kurasa nanti aku akan kesusahan untuk buang air." ucap eva sambil terkekeh karna memang dia merasa akan kesakitan pada miliknya itu saat buang air kecil nanti.


"maafkan saya nona,saya tak tau kalau itu akan menyakitkan nona." gerry merasa bersalah,bagaimana oun dia tak tau kalau sumbunnya akan menyakitkan eva.


"hey...ini bukan kesalahanmu,dan ini wajar karna ini pertama untukku,jika sudah sering pasti tidak akan sakit lagi." eva berusaha menenangkan gerry yang sepertinya merasa bersalah dengannya.


"dari mana nona tau?" heran gerry,padahal kan eva juga pertama kali melakukannya.


"ya...aku baca di internet lah." eva memalingkan wajahnya karna malu ditanya seperti itu dengan gerry."sok sokan lu nenangin gerry,lu aja baru pertama kali."bisik dia di hatinya sendiri mengejek kebodohannya itu.


"Kau sangat tampan ger,apakah kau mempunyai kekasih?" tanya eva sambil membelai wajah gerry dengan telunjuknya.


"tadi pagi masih ada..." ucap gerry dan menggantung ucapannya


"lalu?"


"dan siang tadi sudah tidak ada." gerry pun tertawa mengingat nasibnya yang diselingkuhi pacarnya karna dia merasa kalau dia tak sepadan dengan selingkuhan pacarnya itu.

__ADS_1


"Maksudnya?"


Gerry oun membuang nafasnya pelan-pelan dan menceritakan kejadian siang tadi,sebenarnya eva tau sebagian tapi dia tidak tau kapan gerry memutuskan pacarnya itu.


"pasti berat sekali menjadi seperti mu." ucap eva lirih,dia merasa kasian dengan gerry,diumurnya yang masih muda dia harus menghidupi dirinya dan Ibunya,belum lagi pengobatan ibunya,dan biaya kuliahnya,kini dia diselingkuhin oleh pacarnya karna dia orang kurang berada.


"Sudah takdir saya buk,tapi setidaknya saya bisa berbakti kepada mama saya." jawab gerry dan memegang tangan wanita itu yang dari tadi mengelus wajahnya lalu menciumnya,entah mengapa dia merasa hangat dengan ucapan wanita yang menjadi sugar mommy nya ini,ada suatu kenyamanan saat bersamanya.


"Oh ya,mungkin saya akan merusak mod anda sekarang nona,tapi saya harus jujur dan mungkin anda nanti bisa membuat saya mengalihkan pikiran saya." ucap gerry,mereka sekarang malah curhatan tapi lebih tepatnya gerry yang bercerita dan eva mendengarkan,karna eva belum mau terbuka dengan gerry takut dia menyadari siapa dirinya.


"Apa maksudmu?" tanya eva tak paham maksud ucapan gerry.


"Ehm begini nona,maafkan saya...tadi ketika kita sedang bermain saya bukan berfikir sedang melayani nona..." ucap gerry tergantung karna langsung dipotong eva dan dia merasa ingin marah atas ucapan gerry ini."bisa-bisanya menikmati tubuhku tapi bukan aku yang dipikirkan nya."dengus eva didalam hatinya.


"Apa maksudmu ger!? "


"Maafkan saya nona,tadi saya tiba-tiba teringat seseorang yang beberapa hari ini mengganggu pikiran saya." gerry tak enak hati telah merusak mood wanita itu,dan dia menyesal mengapa harus memberitahu masalah ini,tapi sudah kepalang tanggung.


"Katakan siapa!?" eva merasa benar-benar marah,tak habis pikir berani-beraninya cowok ini memikirkan orang lain tapi sedang menikmati tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2