MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
117


__ADS_3

Selama 3 hari semenjak arsen nginap tempat thaya hubungan mereka sudah membaik,thaya tak lagi menjauhinya,bahkan kadang dia datang ke rumah mom ana hanya untuk bermain dan ketemu ana yang sudah dianggap nya mom nya sendiri.


Seperti hari ini,setelah pulang kampus seharusnya thaya pergi ke kantor untuk belajar lagi dengan om joan,tapi livy mengajaknya untuk kerumah dulu karna mom ana membuat kan mereka lontong sayur kesukaan nya.


Ya agak aneh sih bule makan lontong,tapi tau sendiri kan sekarang yang aneh bisa saja terjadi,begitu juga dengan thaya yang suka lontong buatan mom ana.


"Besok aja ke kantor nya,kan libur besok...lagian udah sore juga." Kata livy jarna thaya yang sudah selesai makan mau pergi ke kantor nya.


"Ehm ya udah deh."


"Nambah lagi nggak thay?" Tanya mom ana


"Udah mom,ntar ayya gendut lagi."


"Masih mau kok." terdengar suara orang yang baru masuk ke rumah dengan masih menggunakan pakaian kerjanya.


Livy langsung mencebik sinis"ayya nya nggak mau."


"Beneran nggak mau?" Tanya arsen dengan memasang wajah cemberut nya duduk di samping thaya.


"Gak ah...livy udah ngenalin ayya dengan teman kelvin." bohongnya,jelas-jelas rombongan mereka itu-itu saja orang nya,tapi perkataan thaya langsung ditanggapi arsen dengan serius,dia pun langsung memandang tajam ke livy.


"Bukannya mau bantuin kakak,kenapa kenalin dengan yang lain?"


"Biar ada tantangan nya aja sih,masak udah nyakitin mau kembali dengan mudah,ya enggak kah ya nggak thay." Thaya langsung mengangguk yakin, k sedangkan ana hanya senyum sambil geleng-geleng melihat kelakuan mereka.


"Mom...udah ah,lamarin aja langsung thayanya,enggak mau kalau diambil orang lagi." Rengek arsen, arsen kalau sudah bersama ana dan thaya dia akan jadi kucing manis.


"Yeeee maksa....udah yuk thay kita kekamar,geli gue liat orang tua manja."


"Mom kami ke atas dulu ya." Pamit thaya yang tangannya udah ditarik livy sedangkan arsen cepat bangkit untuk mengikuti dua orang itu,kamar nya juga diatas disebelah kamar livy.


***


Malam harinya dikediaman


"Kamu mau kemana?" Tanya Siska,dia sekarang berada dirumah papa nya karna anak dari mama tirinya baru pulang beberapa hari dan baru hari ini dia datang kesana karna dipaksa papanya.


"Ngurus." Jawab nya malas dan terus melanjutkan langkahnya untuk keluar dan pergi dari sana


Amber pun membawa mobilnya dan berencana pergi ke rumah arsen,mantan kekasih nya dulu,dulu sekali sebelum thaya pindah ke Indonesia dan dia pindah ke Inggris,dan saat kuliah dia tak menyangka akan bertemu dengan arsen lagi.

__ADS_1


Ting tong...


Cklak...


"Amber??? "


"Malam tante...arsen ada? Aku sudah menghubungi nya tapi nomornya tidak aktif."


"Oh...arsen ada,ayo masuk...tunggu sebentar." Ana pun memanggil pembantunya untuk memanggilkan arsen dan mengatakan kalau ada Amber datang ke rumah.


Arsen yang sedang bersama livy dan thaya dikamar mengerutkan dahi mereka,untuk apa orang itu datang kesana pikirnya.


Arsen pun keluar dan pergi untuk turun kebawah,sedangkan livy dan thaya masih dikamar.


"Siapa dia?" Tanya thaya memang tak kenal dengan amber.


"Itu cewek yang kemarin bersama kakak jemput kita." Ucap livy mencoba mengingat kan thaya,dengan mata agak membesar thaya pun berbicara."oh...perempuan yang genit itu kan?"jawabnya seru dan membuat livy langsung ngakak.


"Hahahahha iya itu dia."


"Ngapain malam-malam kesini,mereka ada hubungan?"


"Lalu kalau udah putus ngapain masih dekat?"


"Menurut kamu kenapa orang udah putus masih dekat,kan kalian juga gitu." Tanya balik livy skak kena sasaran membuat thaya langsung diam.


"Apa kak arsen masih suka juga?" Lirihnya pelan tapi masih didengar livy.


"Masa lo gak bisa menilai sih yya,kalau dia masih suka kenapa dia minta mom untuk lamar kamu tadi?"


"Tapi itu kan lagi bercanda liv,beda dong."


"Memang susah ya kalau suka itu,hal yang mudah orang lain lihat malah susah bagi dianya." Kata livy sok pintar


Kening thaya mengerut karna tak paham ucapan livy."maksudnya?"


"Ya gini ya thay...semua orang juga tau kalau kak arsen itu suka dan sayang dan bucin banget sama lo,dari dulu sampai sekarang dia masih stay love sama lo,tapi karna lo yang juga suka sama kakak gue lo nggak bisa melihat itu karna kalian belum kembali bersama dan ada keraguan dari lo sendiri." Jelas livy sok tau banget nih anak,dia aja sekarang masih sering bertengkar dengan kelvin,ini mau sok ngajarin orang.


Thaya hanya angguk-angguk paham lalu masih diam memikirkan sesuatu.


"Dari pada lo pusing gimana kalau kita ajak teman-teman pergi ke club?" (Agak sesat ni anak)lagian kita akan liat gimana reaksi kak arsen."alis livy turun naik mengode ke thaya,lalu mereka pun menghubungi teman mereka dan bersiap-siap mengganti baju,thaya malam ini yang mendadak nginap tempat livy akhirnya memakai pakaian milik livy tapi its okay aja,ukuran mereka juga agak sama ya walau kalau thaya yang pakai agak memperjelas lekukan tubuhnya.

__ADS_1


(Untuk yang seperti ini harap maklum ya guys,walaupun visualnya nggak cocok yang diterangkan di cerita, saya harap tidak mempermasalahkan nya)



"Ssssttttt gila...keren banget baju gueeee." Livy histeris saat melihat thaya baru keluar dari walk in closet nya dan memperlihatkan dirinya.


"Kebuka banget nggak sih?"


"Ckk...sok lu,biasanya pakai baju apa lo kesana." Thaya hanya cengengesan karna benar kata livy,biasanya juga modelan bajunya juga seperti itu kalau ke club,lalu dia meminta livy untuk mengambilkan blazer agar menutupi bahunya dulu.


Sedangkan livy menggunakan warna baju senada dengan thaya "hitam" Hanya beda gaya dan bahan.




"Apa nggak papa kita keluar begini,gimana kalau dad and mom liat?" Thata merasakan miris memikirkan nya takut jika ana dan gerry marah, yang ada buat malu mereka sendiri didepan mantan arsen.


"Lo tenang aja...taraaaa" Livy memperlihatkan ponselnya yang berisi chatan dia sama ana,dan wanita itu membolehkan nya karna dia tau anaknya akan mengerjai arsen.


"Watsaaahhh...mom gue itu." Loncat thaya kesenangan lalu mereka memasang masing-masing blazer untuk mereka pakai ke kuar dan akan melepaskan nya saat sampai nanti.


Sambil berjalan untuk turun thaya bertanya ke livy,"bawa mobil sendiri apa di jemput kelvin?"


"Sama kelvin,dia udah diluar kayak nya baru sampai deh."


Tak


Tak


Tak


Semua mata terpaku melihat dua perempuan ini turun dengan pakaian itu,apalagi arsen yang sudah menatap tajam ke thaya seakan siap menelanjangi perempuan itu.


"Jadi mau perginya?" Tanya ana saat livy udah didepan mereka,daddy gerry masih diruang kerja katanya masih banyak pekerjaannya.


"Kamu mau kemana dengan pakaian kayak gitu?" Tanya arsen ketus


"Mau pergi pengajian." Jawab livy santai tapi membuat ana tertawa dengan thaya.


"Permisi...malam mama mertua." Sapa kelvin yang baru masuk setelah pintu tadi di bukain pembantu mereka.

__ADS_1


__ADS_2