MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
77


__ADS_3

"Kelvin tai bukan caplin." Semprot kelvin karna thaya salah menyebutkan namanya yang menjadi caplin,seperti nama kartun pria yang menggunakan kostum seperti pesulap.


"You juga sama,nama ai tha-ya bukan tai,you yang tai." Kesal thaya,dia yang tadi lagi sedih kini dibuat kesal dengan cowok yang membuat dia beberapa kali ketemu itu selalu ngajakin war terus.


"Ya jadi sama-sama dong,udah ah...ribut mulu tu cangkem,entar sore mau ikut gak?" tanya kelvin mengalihkan pembahasan,dia tau kalau saat ini thaya pasti lagi dalam mood jelek jadi dia berencana untuk ngajakin thaya untuk nonton basket entar sore di sekolahan mereka,ya itung-itung mau kenal gimana sekolah mereka sekarang.


"Ih apaan you...sok akrab." Ketus thaya melirik sengit ke kelvin.


"Kenapa disini?" Tiba-tiba sudah ada arsen datang kesana dengan tiga sahabat nya.


"Eh kak...enggak,tadi perut thaya agak gak enak jadi pergi kesini dulu duduk bentar." jawab thaya cepat,dia kaget karna tiba-tiba arsen ada disana,sedangkan kelvin hanya menatap datar ke arsen dan kawannya dan begitu juga arsen,menatap tidak suka ke kelvin yang dari tadi masih berada disamping athaya.


"Siapa?" tanya arsen tanpa mengalihkan pandangannya ke thaya dan masih menataoa tajam ke kelvin.


"Apa nya siapa?" tanya thaya pula tak mengerti.


"Ini loh neng bule,yang disamping neng bule teh saha'... " jawab jimmy yang membuat thaua tambah bingung jimmy ngomong apa.


Plak


"Aduh!!! " ringis jimmy sambil mengelus kepala belakang nya yang digeplak teo.


"Dia mana ngerti anjirrrr,lo ngejelasin apa nambah bingung orang." Katanya


"Siapa dia?" Tanya arsen lagi yang sedikit jelas dari pada pertanyaan pertama dengan masih menatap kelvin.


"Kelvin,teman kelas thaya." ucap kelvin seraya mengulurkan tangannya,tapi sepertinya arsen tidak ada niat membalas,kelvin pun hanya memajukan bibir bawahnya dan mengedikkan bahunya sebentar.


"Oh ya udah vin,ntar pulang sekolah ai tunggu di depan,kita berangkat bareng." Ucap thaya tiba-tiba yang membuat kelvin mengernyitkan dahinya tapi sebentar setelah dia sadar maksud dari gadis itu,dia hanya tersenyum miring saja.

__ADS_1


"Dasar cuaca." Batinnya.


"Oh ya udah ntar gua tunggu lo didepan,gua antar lo pulang dulu." Ucap kelvin ingin melangkah taoi berhenti sekejab untuk membisikkan sesuatu ke thaya.


"Dasar cuaca,untung gua suka...kalau enggak udah gua buat malu lu." Bisiknya ditelinga athaya membuat arsen dan temannya sedikit melotot apalagi arsen yang tampak sudah mengepalkan tangannya melihat ada cowok yang dekat dengan thaya padahal dia baru aja pindah ke sekolah itu.


Kelvin pun langsung meninggalkan thaya dan empat cowok disana yang masih saja diam,sedangkan thaya mengerjap lucu karna ucapan kelvin tadi.


"Suka apaan?" batinnya bertanya lalu cepat-cepat menggeleng kan kepalanya.


"Kamu mau kemana ya?" Tanya arsen dingin sampai membuat thaya sedikit merinding,dia tau pasti kakaknya itu kini tengah cemburu,tapi dia rasa ini sudah waktunya dia mulai menjauh dari arsen dan belajar untuk tidak tergantung dengan kakaknya tersebut.


"Ehm...entar sore dia ngajakin kesekolah liatin dia main basket dan keliling sekolah ini sekalian mau kenal dengan sekolah baru." Jawab thaya.


"Jangan percaya thay,modus tu...palingan dia mau PDKT sama lo." jawab andi menghidukan kompor biar keadaan jadi panas,dia tahu kalau bosnya itu memiliki perasaan lain ke adiknya itu,walaupun dia tak tau hubungan seperti apa thaya dan arsen itu.


"Iya thaya...sepertinya dia suka sama lo deh,tapi kayaknya dia anak baru juga ya,soalnya gua kayak baru lihat tuh muka." Balas jimmy ikut menimbrungi ucapan andi tadi,sedangkan jimmy hanya geleng-geleng kepala tidak mau ikut campur karna dia tahu apa yang akan didapatkan temannya nanti kalau berani mancing singa jantan.


"Besok aja kakak temani keliling sekolah,ntar sore istirahat aja." Jawab arsen masih dengan wajah kebonya itu.


"Tapi gak enak kak,kan udah janjian tadi,gak papalah,lagian juga bentar aja."


"Terserah." Arsen langsung bervalik meninggalkan thaya sendirian disana,sepertinya cowok itu marah dengan thaya,tapi ya sudahlah...ceoat atau lambat pasti akan bertemu juga dengan keadaan begini.


"Hay kak arsen, dari mana?" sapa grace yang melihat arsen and the geng lewat didepan kelas mereka,bukannya menjawab arsen malah sama sekali tidak melirik ke grace dan membuat Grace manyun sedih.


"Hay grace,kita dari taman belakang tadi." Malah teo yang menjawab dan berhenti dekat grace.


"Oh...ngapain kak,kayaknya kak arsen lagi marah ya." tanya grace

__ADS_1


"Ehmm...sedikit ngambek aja,entar juga berenti sendiri."


Kring


"Ya udah...kakak ke kelas duluan ya,udah masuk nih." Pamit teo dan langsung berlari mengejar arsen dan dua teman lainnya yang meninggalkannya tadi.


"Apaan sih lu yok,yang ditanya itu arsen,ngapain lo jawab...kayak gak punya muka aja lo,jelas-jelas tu cewek suka sama bos. " Pas dikelas jimmy langsung mengutarakan pikiran nya yang melihat teo yang terlalu menampakan naksir grace,sedangkan grace jelas naksir dari bos mereka.


"Ck...biarin,lagian jugakan dianggurin bos,dari pada mubazir,ada celah itu harus dimanfaatin jangan diam aja." Bela teo.


"Gimana...jadi?" tanya kelvin memberikan sebuah kertas yang terdapat sedikit tulisan ke thaya.


"Hm...tapi antar ai pulang ke apartemen dulu." Tulis thaya dikertas yang dikasi kelvin tadi,sedangkan matanya masih fokus ke guru yang sedang menjelaskan didepan kelas mereka.


"Kelvin!!!" panggil pak jarwo membuat semua murid memandang kearah kelvin,sedangkan yang dipandang meneguk sulit ludahnya.


"I i iya pak." Jawabnya gugup


"Maju kamu,dan bawa kertas yang kamu tulis tadi dengan thaya." Ucap pak jarwo dengan suara kuat mbuat dua manusia yang namanya disebut tadi saling pandang sebentar dengan wajah sedikit pucat.


Ya ampun,ai memang bakalan sial kalau terus berhubungan ni anak." Batin thaya.


Kelvin telah maju dan membawa kertas yang dia tulis tadi dengan athaya dan memberikan nya ke pak jarwo.


Shut... Shut shut


Livy mengode ke thaya seakan bertanya ada apa,thaua hanya diam saja menunggu namanya akan diucapkan pak jarwo.


"Kelvin dan thaya silahkan keluar dari kelas saya dan berlari dilapangan 10 kali,kalian harus tau kalau saya tidak suka kalau dalam pelajaran saya orang tidak memperhatikan."dan benar,nama thaya akhirnya disebut kembali dengan pak jarwo dan siapnya dia harus terkena hukuman juga.

__ADS_1


Dengan langkah gontai thaya dan kelvin keluar dari kelas dan ingin melaksanakan hukuman mereka.


"Ya ampunnnnn...ai baru pindah udah dapat hukuman seperti ini,kayaknya ai memang sial kalau dekat sama you." Kesal thaya sambil berjalan mendahului kelvin,dan saat lewat depan kelas arsen thaya mendadak memperlambat jalannya dan mensejajarkan langkahnya dengan kelvin.


__ADS_2