MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
11


__ADS_3

"Kamu tadi pagi kemana sayang,aku hubungi gak kamu angkat lagi?" tanya ema ke gerry yang lagi tadi dia hubungi untuk minta maaf tapi tidak diangkat gerry.


"Aku lagi ngurus mamaku jadi gak dengar kalau handphone aku bunyi lagian handphone nya di silent,maaf ya gak diangkat."jawab gerry,mereka sekarang sudah berada di kursi dekat taman tak jauh dari duduk iban dan jhon,padahal tadi gerry mau ngajak ema untuk bergabung tapi ema menolak karna dia tidak menyukai teman gerry yang selalu mengejeknya.


Setelah menjawab ucapan ema gerry kembali termenung,dia terus teringat yang diucapkan salwa tadi pagi,dan benar yang diucapkan salwa,dia lagi membutuhkan uang banyak untuk mama nya,jika tidak segera diobati kasian mama nya selalu menahan sakit, salwa menyuruhnya memikirkan kembali tawaran salwa.


"Apa aku terima aja ya,toh aku juga tidak rugi dan mama juga secepatnya akan terobati." Pikir gerry.


Puk


"kamu mikirin apa yang,dari tadi aku panggil gak disahut." Ema menepuk bahu gerry yang tampak sedang termenung dan tidak menjawab panggilannya dari tadi,gerry pun memandang ke ema.


"Kalau aku terima,bagaimana dengan ema,aku merasa bersalah menduakannya."batinnya,kini gerry merasa dilema antara memenuhi kebutuhan berobat mamanya dengan wanita yang dicintainya ini.


" gak ada apa-apa kok,ya udah aku balik ke kelas dulu ya bentar lagi kelas kami akan masuk."pamit gerry dan mengusap rambut pacarnya itu,sedangkan ema hanya melongo ditinggal gerry padahal mereka baru saja sampai ditaman.


"Jhon...ban...masuk kelas yuk." ajak gerry ke temannya,tentu saja membuat jhon dan gerry saling pandang.


"tumban tuh anak cepat pisah sama si ulat bulu." Ucap iban pelan ke jhon,dan jhon hanya mengangkat bahunya karna juga tidak tahu.


Mereka bertiga pun masuk ke kelas dan disana masih sepi karna mereka belum lama istirahat,gerry hanya alasan saja ngomong begitu dengan ema karna dia sekarang memang lagi tidak mau diganggu sama pacarnya.


"lu kenapa ger,dari tadi kita lihat lu kayak banyak masalah,apa karna uang pengobatan mama lu ya?" tanya jhon,karna dia merasa heran sama temannya ini dari pagi tadi banyak termenung.

__ADS_1


"hm iya,aku kasih mikirin gimana dapat uang untuk pengobatan mama ku." Jawab gerry lalu menundukkan kepalanya diatas meja.


Jhon dan iban hanya bisa terdiam karna mereka juga tidak bisa menolong gerry,tiba-tiba gerry berdiri dan mengagetkan teman disamping nya.


"Ada apa?" tanya iban dengan masih raut wajah terkejut.


"Aku mau izin pulang saja,aku mau lihat keadaan mamaku dulu." alasan gerry,padahal dia ingin menghubungi salwa kalau dia Terima tawaran wanita dewasa itu.


"tua ya tua lah situ,yang penting mama bisa di obati." batinnya dan ingin beranjak dari sana untuk pulang melihat mama nya dulu baru menghubungi salwa.


"tapi ger,bentar lagi kita masuk." ucap jhon


"Izinkan,aku khawatir dengan mama ku."


"Oh ya udah sampaikan salam kita ya,ntar kita ke rumah lu lihatin mama lu."balas jhon lagi dan diangguki dengan iban, gerry pun meninggalkan sahabatnya itu menuju parkiran untuk mengambil motor nya.


"Oh aku mau pulang lihatin mamaku,kamu mau ikut gak?" tanya nya ke ema.


"Enggak ah,aku ada kelas nanti,salam aja ya." padahal ema tau kalau mama gerry sedang sakit tapi dia tidak pernah sekali pun mengunjunginya.


Setelah kepergian gerry teman yang bersama ema pun berbicara ke ema.


"Kok lu mau sih sama si gerry,udah miskin,mamanya sakit-sakitan pula,aku tau sih dia tampan,tapi kan masih banyak yang mau sama lu,tuh ivan juga naksir sama lu,dan dia juga seorang model di perusahaan besar di kota itu." temannya menghasut ema atas suruhan ivan,karna ivan sudah lama naksir sama ema tapi ema cuek saja sama dia.

__ADS_1


Ema sebenarnya sangat mencintai gerry,selain gerry terkenal tampan di kampus mereka,gerry juga anak yang baik,tapi karna gerry dari kalangan bawah itu yang membuat ema tidak mau terlalu dekat dengan mamanya gerry,dia hanya menyukai gerry saja tapi tidak dengan mamanya.


Ema hanya terdiam mendengar ucapan temannya itu,dia merasa apa yang diucapkan temannya itu benar."mungkin aku memang harus berpacaran dengan ivan,selain dia juga tampan,dia juga seorang model,pasti dia bisa memenuhi keinginanku."batin ema.


Mereka pun pergi dari sana untuk kembali ke dalam kelas mereka setelah ema mengatakan ke temannya kalau dia setuju dengan ucapan temannya itu, temannya itu pun langsung mengirim pesan ke ivan mengatakan kalau rencana mereka berhasil.


***


"Maaf mengganggu waktunya lagi buk." ucap gerry yang saat ini tengah berada di kafe dengan salwa, mereka memutuskan untuk ketemu setelah gerry tadi menghubunginya ingin membahas penawaran salwa,gerry hanya takut kalau waktu yang diberikan salwa akan habis karna hari sudah sore, setelah memastikan mamanya tidak apa-apa,dia pun langsung menemui salwa di kafe yang tak jauh dari kantor mereka.


"Gak papa kok ger,jadi bagaimana keputusan kamu?"


"Saya mau buk asalkan dia bisa membiayai rumah sakit mamahku." Ucap gerry yakin.


"Mama mu sakit?" tanya salwa pura-pura kaget,padahal dia sudah tau karna dia memerintah kan orang cari latar belakang gerry.


"Eh...iya buk." gerry gelagapan karna sudah memberitahukan kalau mamanya sakit padahal dia tidak mau kasi tau ke siapa-siapa,apalagi salwa dan gerry masih hitung hari baru kenal.


"Sakit apa?" tanya salwa basa basi yang sudah basi.


"Ehm...leukimia buk." jawab gerry pelan dengan menundukkan kepala,dia sangat malu dan sedih karna demi mamanya dia harus menyetujui pekerjaan itu.


Leukemia adalah kanker jaringan pembentuk darah, termasuk tulang sumsum. Ada banyak jenisnya, seperti leukemia limfoblastik akut, leukemia mieloid akut, dan leukemia limfositik kronis,sebenarnya ada beberapa cara mengobatinya,dan salah satunya kemoterapi dan transfusi darah,dan gerry terkadang melakukan kemo untuk mamanya dan itu pun terkadang bisa dia lewati karna faktor biaya.

__ADS_1


(kalau ada kesalahan mohon dimaafkan dalam penjelasan saya,dan sebagian ambil di mbah google)


"Oh maaf...dan sebaiknya memang kau harus menerima pekerjaan ini,sepertinya hanya ini jalan yang bisa kau ambil untuk mengobati mama mu,dan maafkan aku tidak bisa menolong mu lebih." ucap salwa,sebenarnya dia merasa bersalah,seperti dirinya dan eva memanfaatkan kesusahan orang,tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa juga,karna mereka juga baru kenal,dan setidaknya mereka bantu dari jalan seperti itu.


__ADS_2