
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Dia siapa?"
"Keluarga." Jawabnya santai setelah mengontrol perasaannya.
"Gue tinggal dulu bentar." ucapnya lagi dan meninggalkan mereka disana.
"Gila...cantik bener tu cewek,minta arsen urusin ahhhh." ucap jimmy
Seakan suasana disana menjadi lambat seperti adegan slowmo saat arsen melangkah mendekati dua gadis yang tengah berbicara dengan keluarga nya,sedangkan athaya tampak sambil menengok-nengok seperti mencari sesuatu.
"Lo cari kak arsen ya?" Bisik livy sambil cengengesan memandang ke thaya.
"Shuuuttt.. " Thaya mengedipkan matanya memberi kode ke livy.
Saat ini waktunya semua tamu mencari pasangan untuk berdansa,sedangkan thaya dan mommy masih berdiri berdua setelah ditinggal livy dan suaminya berdansa.
"Kak arsen." Gumam thaya saat yang dicari tadi telah berada di dekat nya,matanya memancarkan kerinduan yang selama ini dia tahan,sedangkan arsen sudah memberikan senyum terbaik nya ke thaya saat itu.
Perempuan disana yang hadir oun berteriak histeris karna selama ini belum pernah melihat arsen tersenyum,mereka oun mulai bertanya lagi siapa perempuan yang kini berada didepan arsen,mereka dapat melihat mata arsen mandang perempuan itu dengan penuh damba.
"Sepertinya kak arsen punya hubungan dengan perempuan itu,gak mungkin kan kalau dia akan selembut itu dengan orang lain." Bisik-bisik mulai terdengar dan sampai ketelinga grace.
"Siapa sebenarnya perempuan itu,ini gak bisa di biarkan,arsen hanya untuk gue seorang." Batinnya.
"Jadi kak thomas untuk malam ini saja ya." Ucapnya pelan di telinga arsen saat mereka berpelukan dan arsen pun mengangguk tanda setuju,dia pun menginginkan hal itu juga,karna jika dia dalam mode menjadi arsen berarti dia akan menjadi orang yang menyebalkan menurut thaya.
Itu cerita lama,disaat dulu arsen juga tinggal di Inggris,keluarga mereka sering berkumpul bersama,disaat itulah hubungan mereka sangat dekat,arsen yang dulu sering di panggil kak thomas oleh thaya, dia sangat menyayangi thaya dan selalu memanjakannya,tapi suatu sebab yang membuat hubungan mereka agak jauh karna arsen tiba-tiba meminta kedua orang tuanya untuk pindah ke Indonesia.
Mereka pun berdansa bersama tanpa menghiraukan pandangan dan ucapan orang yang berada disana,mereka hanya ingin melepaskan rasa rindu mereka dari tatapan mereka saat ini.
Decakan kagum terus terdengar dari orang-orang yang ada disana,tapi tidak untuk satu orang disana yang tampak sangat kesalahan tapi ditutupi wajah sok polosnya yang membuat livy yang dari tadi mengawasinya merasa ingin menyiram air kewajah orang itu.
"Heh...ternyata memang dunia tak selebar daun kelor." ucap seorang pemuda yang juga melihat pasangan yang tak jauh dari nya sedang berdansa.
Setelah selesai berdansa mereka pun akhirnya berkumpul bersama dengan keluarga mereka,arsen tampak menggenggam tangan thaya dibelakang tubuh mereka agar seseorang yang ada didepan mereka tidak melihat tangan itu.
"Tidak apa-apa." Ucap arsen pelan memberitahukan ke thaya,diusapnya punggung gadis itu memberikan ketenangan bahwa tidak akan terjadi apa-apa nantinya.
"Vy...siapa dia?" tanya angel sambil berbisik dan sedikit melirik ke thaya.
__ADS_1
"Saudara gue." jawab nya tapi malah dapat kekehan dari kedua temannya.
"Kenapa???" Sambil melirik tajam ke angel karna menurut nya tidak ada yang lucu jawabannya tadi.
"Gue gak percaya." ucap angel dengan masih ketawa pelan.
"Kenapa lo gak percaya?" tanya livy heran.
"Gak mungkin dia saudara lo,gue rasa posisinya jauh lebih tinggi dari lo yang adiknya kak arsen,lo yang adiknya aja gak pernah buat dia tersenyum."
Jleb...
"Akhhh..." Drama livy sambil memegang dadanya seperti tengah terkena panah dijantungnya,ana dan gerry yang melihat dan me dengar itu pun langsung memandang hawatir ke livy.
"Ada apa sayang?" tanya ana panik
"Lo gak papa vi?" Angel dan luna pun tampak panik padahal tadi gadis itu baik-baik saja.
"" Mereka menyerang ku dengan tepat mom."jawab livy sambil menunjuk ke angel dengan masih posisi tangan didadanya.
"Kok kita...memangnya kita ngapain lo?" angel tentu saja tidak Terima di tuduh oleh livy.
"Ada apa sayang...kamu kenapa?'tanya ana lagi sambil memegang tubuh livy yang makin jadi kelakuannya,sedangkan gerry dan arsen sudah tau maksud dari livy itu.
Semua orang yang mendengar ucapan livy hanya memandang livy dengan datar.
"Apa-apaan dia...dia bukan teman gue,ambil untuk lo aja angel." ucap luna masih dengan wajah datar dan sedikit jijik dengan kelakuan temannya itu yang sangat random.
"Livyyyyy kamu ini yaaaaa."
"Aduh... Aduh...sakit mom...aduh mom kan malu dilihatin teman-teman livy." bibir livy memaju kedepan dan membuat lengkungan kebawah karna mommy nya kini tengah menjewer telinganya,tapi tak lama tampak grace dan teman kakaknya mendekat ke mereka.
"Livy...selamat ulang tahun ya." ucapnya seraya memberikan kado ke livy.
"Eh biji terong... Lo datang juga,gue kirain gak datang." ucap livy dengan wajah tak suka melihat wanita jadi-jadian yang ada didepannya itu.
"Livy." Tekan thaya sedangkan orang tua mereka telah pergi untuk menyapa kolega bisnis mereka yang juga datang malam itu.
"Ya terimakasih." ucap livy mencoba untuk mengalah karna dia anggap malam ini hari yang paling menyenangkan karna sahabat atau sudah dianggap nya saudaranya itu telah datang.
Tiba-tiba arsen pun membisikkan sesuatu ke thaya dan di angguki oleh gadis itu,arsen pun pergi dari sana setelah teman-temannya memberikan selamat ke livy.
__ADS_1
Acara malam ini tampak sangat meriah,livy yang tak menyangka akan kedatangan thaya pun tampak tambah bahagia saat mendengar ucapan mommy nya kalau thaya akan pindah ke sekolah nya jiga.
"Sayang...kamu beneran gak mau nginap disini juga?" bujuk ana ke thaya.
"Kapan-kapan thaya akan nginap fi tempat mommy,malam ini thaya mau istirahat di tempat thaya dulu,lagian besok thaya juga masuk sekolah." Digenggam nya wanita yang sudah dianggap nya ibunya sendiri,karna mommy thaya sudah lama meninggal,dan juga hubungan keluarga mereka dulu juga bisa dianggap dekat.
Ana pun akhirnya dengan terpaksa melepaskan thaya,toh juga thaya bakalan tinggal disana juga nantinya jadi masi lh banyak waktu untuk mereka nanti.
Thaya oun diantar oleh supir keluarga gerry dan meninggalkan tiga orang yang mengantarnaya didepan hotel itu,sedangkan arsen sudah hilang entah kemana setelah membisikkan thaya tadi.
Disaat persimpangan jalan mobil thaya tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan thaya dari sana.
"Jangan bilang-bilang dengan tuan,pak djarot sebaiknya tunggu disini sebentar,sekira sudah selesai mengantarkan thaya ke apartemen nya,thaya biar saya yang antarin." ucap arsen panjang menjelaskan ke pak djarot,pak djarot oun setuju-setuju saja.
Ya itu arsen yang mencoba menghentikan mobil yang membawa thaya tadi dan mengajak thaya untuk masuk kedalam mobil miliknya.
*VISUAL BARU*
Athaya Jackson
Thomas arsenio
Daren
Kelvin
Livy
Grace
__ADS_1
jangan lupa guys cek di ig ku @mama_aal07