
3 tahun kemudian
Didalam ruangan yang besar,tampak seorang gadis tengah duduk di balkon nya sambil bermain gitar,rambut terurai dengan warna rambut telah berganti warna biru untung ujung rambutnya kali ini,dia menghentikan petikan gitar nya untu mengambil ikat rambut karna angin sore itu lumayan kuat membuat dia susah untuk bermain gitar,sedangkan aksinya itu tampak membuat membuat suara ramai dari ponselnya yang sedang melakukan siaran langsung,tapi dia hanya mengambil sebagian sepertiga tubuhnya saja yang sisanya tidak dia lihat kan.
@sadamhusein :_udah lama ngikut belum di notice 😟
@jingga :_tanggung banget yya,atasnya juga dong
. Dan banyak lagi yang memberikan komenan thaya yang beberapa bulan ini sering aktif di dunia maya,terutama instagram,tanpa bicara banyak thaya mematikan livenya dan pergi untuk mandi karna malam ini dia dan teman-temannya pergi untuk keluar.
"Udah selesai?" Tanya seorang pria yang baru masuk keruangan bos nya yang meletakkan kembali ponselnya di atas meja,dia tau kalau bosnya itu baru selesai menonton live streaming pujaan hatinya,karna hanya seperti itu dia merasa kalau dia dekat dengan gadis itu.
"Apa lo udah ngatur penerbangan kita besok?" Tanpa menjawab pertanyaan andi,arsen malah bertanya pada pria yang dari dulu menjadi sahabat dan sekarang menjadi asisten nya.
"Hm...apa sudah tak sabar bertemu dengannya,tapi gue rasa dia masih nggak mau ketemu lo." Pancing andi yang memang sering menggoda arsen.
"Nggak papa,seperti ini juga nggak masalah." Ucapnya tenang padahal dalam hati terasa getir jika perempuan itu masih tak ingin bertemu dengannya, sudah 3 tahun dan selama itu juga mereka tidak pernah bertemu,hanya arsen saja yang sering memantau thaya dan terus menonton live atau hanya sekedar melihat apakah ada postingan hari itu.
Dia bukan tak pernah menghubungi thaya tapi memang perempuan itu yang selalu mengabaikannya.
Malam hari nya
"Thayaaa!!!" Teriak livy yang dari tadi sudah datang yang dijemput oleh kelvin ke rumahnya,mereka sebenarnya mau jemput thaya sekalian tapi perempuan itu nggak mau dan menyuruh mereka duluan,makanya dia baru sampai yang terakhir disana.
"Wuoooo akhirnya artis utama kita sudah datang." Seloroh luna yang juga ada disana pergi bersama teo,ya setahun terakhir ini mereka udah pacaran yang dimana teo senior di kampus mereka,sedangkan untuk angel...perempuan satu itu seperti nya masih dijalan karna barusan dia bilang baru akan berangkat karna tadi sempat tak mau pergi gara-gara sedang bertengkar dengan jimmy.
Malam ini thaya menggunakan dress sepaha yang berwarna putih dengan belahan dada dan paha yang bisa melihat sedikit dari yang disembunyikan itu.
"Anjirrr...seksi amat lo,mau mulai nakal yaaaa." Kerling livy yang pakaiannya masih dibilang aman.
"Hm...bosan gue jomblo terus,apa lagi harus jadi obat nyamuk kalian terus,kan ngenes gue."
__ADS_1
"Ya udah sama kakak gue aja." Sambung livy yang membuat thaya terdiam,raut wajahnya yang senyum tadi perlahan mengendur.
"Oh...masih nggak mau ya,padahal dia tanyain lo terus,...hadehhh bucin ngenes banget kakak gue." Ucap livy sok dramatis.
Ctak
"Aduh...kenapa dijitak yank." Ringis livy
"Kamu kenapa dari dulu nggak berenti jodohin orang,kenapa nggak sekalian buat biro jodoh aja." Ujar arsen yang heran dengan pacarnya itu yang tak pernah bosan menyuruh thaya kembali ke kk nya.
"Eh ude bagus tu,gimana kalau kita buka usaha itu aja yank untuk awal usaha kita."
"Iii jijay banget nggak sih liv,lo kayak kekurangan uang aja." Timpal luna.
"Ya gak papa lah."
"Udah lah...kalian udah pesan minum nggak,malam ini temani gue turun jangan pacaran mulu." Kata athaya yang duduk diantara luna dan livy,kelvin pun mengambil ponselnya dan memfoto 3 perempuan itu.
Anggap aja backgroundnya di club ya
Drrttt drrttt
"Dimana? "
"Kamu nanyakkk?" Jawab livy,arsen menghubunginya setelah tadi melihat postingan kelvin dan ingin memastikan apakah gambar itu baru diambil atau gambar lama,dan seperti nya baru diambil karna arsen mendengar suara sibuk di seberang telpon sana.
"LIVYYYY...KAMU NGAPAIN DISANA HAH...PULANG!!! SEBELUM KAKAK ADUKAN DENGAN DADDY." teriak arsen karna kalau pelan adiknya itu nggak akan dengar.
"IYA NANTI...MAU TEMANI THAYA TURUN DULU...BYYYYY." livy langsung mematikan sepihak membuat arsen marah,apalagi livy bilang tadi thaya mau turun,dia pun langsung berdiri dan bolak balik di kamarnya itu untuk memikirkan cara bagaimana supaya thaya tidak turun kesana yang pasti banyak pria yang akan mendekati nya apalagi melihat pakaian yang digunakan thaya tadi.
__ADS_1
"Shittttt....AAAAAAAARRRVGGHHHHH" buntu...jalannya buntu, Msia nggak bisa ngapa-ngapain,harapan nya cuman livy tapi perempuan itu juga malahan ikut.
Saat ini mereka semua sudah turun ke lantai,tak ada yang pasang-pasangan,mereka bercampur berjoget bersama-sama karna mengimbangi thaya yang sendirian.
"THAY...ITU BUKANNYA KAK DAREN." teriak livy dengan menunjuk ke orang yang tengah duduk berdua dengan seorang wanita dan tanpak sangat mabuk.
Thaya mengernyit untuk melihat lebih jelas,dan ternyata memang dia,tapi siapa wanita yang di sampingnya itu...sepertinya bukan siska.Dia awalnya tak peduli dan melanjutkan joget mereka tapi dia sendiri merasa risih karna penasaran dengan wanita itu,kenapa mereka tampak sangat intim dimana wanita itu bergelayut mengerikan di lengan daren,dia oun memutuskan untuk mendekati nya dan diikuti teman-teman perempuan nya.
"Kak daren." Panggil livy yang thaya hanya diam bersilang dada melihat keadaan daren yang lumayan memprihatinkan.
Daren menoleh kebelakang pelan,dan tampak kaget saat melihat wajah thaya,perempuan yang selama ini selalu memenuhi pikiran nya.
"Ayo pulang." Ajak thaya dengan mengambil paksa tangan daren yang berada di tangan wanita tadi.
"Heh...mau lo bawa kemana dia?" kesal wanita itu menunjuk ke thaya.
"Mau pulang lah...kalau dia disini nanti dilengketin ulat bulu." Jawab luna,livy terkekeh pelan mendengar luna yang beberapa terakhir ini mulai gesrek.
"APA KAMU BILANG...DASAR BOCAH INGUSAN,KEMBALIIN DIA!!!
" udah yuk biarin aja tante ini."kata thaya yang sudah membopong tubuh daren bersama livy,luna pun berjalan dulu untuk memanggil pacar dan teman-temannya untuk ikut pulang ke apartemen thaya,untuk angel dia akan hubunginya nanti di mobil.
"Gila...berat banget ni badan kak daren." Mereka sudah sampai di depan club dan menduduki kan daren yang sudah pingsan di kursi yang ada disana,mereka menunggu kelvin yang tengah mengambil mobil milik thaya sedangkan mobilnya di bawa luna dan sisanya bawa mobil masing-masing.
"Letakkan dikamar itu aja." Tunjuk thaya kamar yang dulu tempat arsen menginap bersama livy.
"Ini badan apa balok kayu sih,berat amat." Kelvin,livy dan thaya langsung terbaring di samping tubuh daren untuk mengatur nafas mereka.
Tok tok...
Luna yang diluar oun membuka pintu apartemen thaya dan melihat kedatangan angel dsn jimmy yang mukanya pada ditekuk.
__ADS_1
"Kenapa lo pada?" Tanyanya,angel langsung masuk begitu saja meninggalkan luna dan jimmy yang masih di pintu.
"Kenapa lagi,doyan banget bertengkar." Jimmy cuman bisa menghembuskan nafasnya saat melihat angel menatap tajam kearahnya seakan bilang"jangan cerita."