
"Lu yakin mau nemuinya malam ini?" tanya salwa sebelum eva menemui gerry.
"Iya yakin,aku harus cepat hamil biar daddy membatalkan tunangan dengan makhluk astral itu." ucap eva yang tengah berdandan didepan cermin hiasnya,mereka kini berada di kamar eva karna eva ingin melanjutkan cerita mereka tentang daddynya yang marah karena eva tak menemui uno malam tadi,dan eva memutuskan malam ini dia harus memulai permainannya,karna daddy nya tadi mengatakan kalau dia akan mempercepat pertunangan eva dan uno.
"Wah...lu memang gila va,aku salut sama otak lu ini karna berani mengambil keputusan yang besar seperti ini,apa lu gak takut kalau daddy lu manarik perusahaannya?"
"Kau kira aku tidak punya persiapan mengambil keputusan ini,lu tenang aja...jika aku diusir oleh daddy aku pasti ngajak lu juga." ucap eva menepuk bahu sahabatnya itu dan dia sudah siap untuk menemui gerry,salwa membulatkan matanya mendengar ucapan eva.
"Kenapa aku harus ikut juga,aku udah nasehatin lu ya,jangan bawa-bawa aku dong."
"Apa lu tak mau penghasilan lebih besar?" tanya eva ke salwa dan membuat salwa bingung.
"Maksudnya?"
"Udah lu tenang aja,jika aku diusir aku pasti ngajak lu tambah hidup enak." ucapnya dengan menaik turunkan alisnya.
"Udah ah,aku mau pergi,do'ain aku supaya bisa tahan sakit nya."
"Dasar orang gila." Maki salwa dan eva hanya tertawa.
***
__ADS_1
"Hallo." panggil gerry karna dia tak nampak apa-apa didalam kamar itu hanya tercium aroma parfum yang sangat enak,dia pun mengeluarkan handphone nya tapi seseorang berkata padanya.
"Jangan dihidupkan." ucap wanita yang gerry rasa itu yang jadi sugar mommynya.
"tapi kenapa suaranya nggak kayak tua ya." Pikirnya karna suara wanita itu sangat lembut,dia pun meletakkan lagi handphone nya di kantong celananya.
"Baiklah,tapi setidaknya kamu berbicara lagi biar aku tau kamu dimana." ucap gerry sambil meraba-raba didepannya.
"Kenapa sih harus main gelap-gelapan,apa dia tak PD jika aku lihat wajahnya ya." pikir gerry karna dia kesal karna harus meraba-raba seperti ini.
Gerry tak mendengar lagi suara wanita itu lalu dia pun memanggilnya lagi.
"Nyonya." panggilnya,sedangkan eva terkejut karna dipanggil nyonya.
Gerry segera berhenti saat menyadari seseorang berdiri di depannya dan tercium aroma harum dari tubuh orang itu.
"Nyonya." panggilnya lagi tapi dia langsung terdiam karena terkejut sesuatu yang lembut menempel di bibirnya.
Dan eva pun melepaskan ciuman itu dan mendekatkan wajahnya mereka."jangan panggil aku nyonya."ucap eva didepan wajah gerry dan gerry dapat dengan jelas merasakan hembusan nafas wanita yang ada di depannya itu,dia merasa tubuhnya bergetar saat ini,karna ini pengalaman pertama nya.
"Lalu?" tanya gerry dengan suara bergetar membuat eva melebarkan senyumannya,dia mau main-main dulu dengan cowok ini, kayaknya menyenangkan pikir nya.
"nona,panggil aku nona." ucap eva lagi dan melingkar kan tangannya dileher gerry yang terasa dingin.
__ADS_1
"Apa kau merasa grogi?" tanya eva,sebenarnya dia juga grogi tapi melihat gerry yang juga grogi membuat dia sedikit nyaman dan ingin mengusilinya.
"jujur saja,ini yang pertama kali untuk saya jadi maafkan saya nona kalau saya belum bisa melayani nona dengan baik,tapi saya akan terus belajar dengan nona." Kata gerry dan membuat eva sedikit tertawa.
"Ini juga pertama untukku jadi kita bisa saling belajar satu sama lain kan."
Gerry terkejut dia mengira sugar mommynya ini wanita yang sudah punya suami dan wanita yang berpengalaman tapi ternyata.
"lalu kenapa nona mau menyerahkan nya ke saya,kenapa tidak menikah saja." tanah kevin bingung.
"Kau tak perlu tau apa-apa,yang penting kau harus melayaniku dan membuatku hamil,itu saja."
"Maafkan saya nona."
Eva oun mulai mendekatkan tubuh dan wajahnya ke gerry."apa kau siap sayang?"tanya eva dengan suara seksi dan membuat inti tubuh gerry langsung menegang dan terkena ke bawah milik eva.
"Oh...sepertinya dia yang menjawab." ucap eva lagi dan membuat wajah gerry memerah menahan malu, untung saja gelap jadi wanita itu tidak tau kalau dirinya tengah malu.
Eva tiba-tiba menyatukan bibirnya lagi dengan gerry dan sedikit **********,awalnya gerry masih diam karna masih menyambungkan kabal yang membuat dia konslet sebentar,setelah memperbaikinya dia mulai sedikit membalasnya,kalau masih sebatas ciuman gerry masih bisa dan dia tidak munafik kalau dia sering berciuman dengan ema karna ema sering menggodanya jadi siapa bisa menolak kalau pacar yang memulai duluan.
Ciuman yang awalnya lembut kini terdengar decapan dari ruangan itu,mereka saling membelit lidah dan terkadang gerry merayap ke leher eva,dia tak tau kenapa sangat agresif dengan wanita di depannya ini padahal kalau dengan ema dulu dia sering menolak jika ema sudah merasa nafsu nya sudah melonjak,tapi dengan wanita ini dia merasa sangat bernafsu sampai dia memindahkan ciuman yang awalnya dibibir kini berpindah ke leher wanita itu dan menyesapnya dengan kuat sehingga membuat eva mengeluarkan suara laknatnya yang membuat tubuh gerry semakin panas.
Aahhhhh sayang...
__ADS_1
Kasi sawerannya dong biar othor semangat melanjutkan ceritanya.