
Hai gais...sorry sering telat,
lesu broh,tak ada penyemangat...
butuh kopi
"Eh kelvin,sini nak." Ajak mom ana menyuruh kelvin mendekat,hubungan mereka lumayan dekat karna kelvin juga sering datang kerumah untuk malmingan atau mengajak livy jalan,bahkan juga mereka pernah makan malam bersama.
"Kakak tanya yang bener,mau kemana,thay mau kemana?"
"Mau clubbing." Jawabnya dengan wajah menjengkelkan bagi arsen tapi juga gemes.
"Mom kok biasa-biasa aja,mereka mau clubbing lo mom bukan pengajian."
"Yang bilang pengajian juga siapa,memang nya ada orang pengajian pakai baju kayak gini,lagian kita Kristen arrrrrr." Pecah sudah ketawa orang disana mendengar jawaban mom ana yang savage.
"Lagian ada kelvin,pasti kelvin jagain mereka yakan nak?" Lanjut ana kelvin langsung memberi hormat.
"Tentu mom,mereka ini biar kelvin jaga."
Arsen hanya mendengus kesal,Amber yang dari tadi diam akhirnya bersuara."bukankah pakaian kalian terlalu terbuka."soknya membuat livy melebar kan matanya dan ingin mencak-mencak amber.
"Nyambung!!!....udah ah,kita pergi dulu ya mom,nanti mau tidur ditempat thaya aja...janji nggak mabuk"
"Ya udah...gih pergi sana."
"Ngusir mom?" Tanya thaya
"Enggak...ntar kelewat malam."
"Ya udah...by by, emmuachh." Thaya livy dan kelvin bergantian mencium pipi wanita itu dan pergi meninggalkan arsen yang masih disana bersama ana dan amber.
"Arsen ke atas dulu." Pamitnya ke mom ana meninggalkan Amber begitu saja.
"Ar...gue kan masih ada,kok ditinggalin?"
"Kalau gitu pulang." Cueknya masih melanjutkan langkahnya,dia juga akan menyusul anak-anak itu.
Amber hanya bisa mengepalkan tangannya dengan diam karna disitu masih ada ana."ya udah kalau gitu tan,Amber pulang dulu."
"Iya...kamu hati-hati ya." Jawab ana lembut,dia merasa tak enak dengan Amber yang dari tadi tidak di hiraukan arsen,dia tadi kesini ingin mengajaknya pergi besok dan dia akan menyusul ke kantor arsen,receh kan...terlalu banget alasannya,ya lagian itu memang alasan nya datang kesana karna arsen tidak bisa dihubungi tadi.
__ADS_1
Tak
Tak
Tak
Baru saja Amber mau keluar dia melihat ke tangga arsen yang turun lagi tapi sudah mengganti pakaian nya.
"Kamu mau kemana ar?" Tanya mom ana
"Nyusul mereka,arsen pergi dulu." Lalu mencium dahi ana dan langsung berlalu tanpa memperdulikan amber.
"Apa kamu nggak bisa maafin aku ar,aku udah kembali...tak bisakah kita seperti dulu."batin amber melihat kepergian arsen dia pun berencana mengikuti kemana mereka pergi.
CLUB COLOSSEUM

Yang menjadi pilihan athaya dan yang lainnya,mereka telah sampai dan menemui angel, luna dan yang lainnya yang sudah datang.
" Wuoooo..."teriak livy dan mereka saling berpelukan menyambut kedatangannya.
"Bertiga aja? Arsen mana,jarang kita ngumpul semenjak dia pulang." Kata jimmy
"Dia lagi main sama ulat bulu." Jawab thaya cuek sambil memandang ke orang yang tengah menari dilantai,dia tak tau saja ucapannya tadi dipandang heran dengan teman-teman nya.
"Kayaknya dia cemburu." bisik kelvin ke livy,livy pun tersenyum menyeringai.
"KENAPA DIA?" teriak angel tiba-tiba saat musik semakin kuat yang mengharuskan mereka untuk berteriak jika ingin berbicara.
"CEMBURU...AMBER DATANG KERUMAH." balas livy
"WHAT...AMBER!!! " tanya Jimmy dan teori bareng dan diangguki kelvin.
"MANTAN KAK ARSEN? " tanya luna untuk memastikan,siapa yang tak tau tentang itu karna amber berpacaran dengan most wanted nya sekolahannya dari semenjak dia baru masuk,wajahnya dan semua miliknya mendukung semua itu,jadi orang pada tau dengan amber yang pernah pacaran dengan arsen.
"YAPS...
" KOK BISA??"
"SATU UNIVERSITAS DI INGGRIS TRUS KETEMU DEH." jawab livy sambil kepalanya digerak-gerakkan mengikuti musik,kelvin pun sama dengan tangan memegang pinggang livy.
__ADS_1
"UDAHLAH... LAGIAN KAKAK GUE GAK MAU LAGI KOK,TURUN YUK." ajaknya langsung menarik tangan thaya yang dari tadi diam memikirkan arsen dan amber yang mengganggunya.
Mereka semua pun turun dengan pasangan masing-masing kecuali thaya,dia pun mencoba untuk melupakan masalah nya dia oun ikut bergabung dengan temannya dan menari bersama,mereka tertawa dan saling menggoda bersama.
Tiba-tiba ada seseorang pria yang datang mendekat ke thaya,dia melihat thaya hanya sendiri tanpa pasangan,apalagi dia juga mengenal thaya.
"Sendirian?" Tanya nya.
Thaya pun menggeleng sambil tersenyum simpul."no...they my friend."tunjuknya ke teman-teman nya yang sedang bernari.
"Boleh gabung?" Lanjutnya,thaya pun mengangguk dan tersenyum kepada pria tampan itu tapi tak setampan arsen,pria ini seperti ada potongan arab-arabnya,mereka oun menari bersama saling berhadapan.
"THAYA." Panggil pria itu dengan tersenyum membuat thaya mengerut kan dahinya, dari mana orang ini tau,dia bahkan tak ingat jika pernah bertemu nya.
"KENAL???"pria itu hanya tersenyum dan mengangguk pasti lalu mengulurkan tangannya.
" ADAM."ucapnya masih teriak karna berisik,thaya masih diam memikirkan apa dia mengenal pria ini,kapan?
"SIAPA THAY...GANTENG,SIKAT AJA."teriak sambil berbisik ke telinga thaya,angel masih melihat ke adam dengan tersenyum,Jimmy yang melihat itu langsung menarik kepala angel.
" DUDUK YUK."ajaknya,thaya pun mengangguk kembali dia juga ingin tahu dimana pria ini mengenalnya,mereka pun pergi dari sana setelah thaya menunjuk ke kursi ke livy memberitahu kan kalau dia duduk disana.
Karna sudah agak jauh dari sana jadi mereka oun bicara tidak terlalu kuat lagi.
"Dari mana kenal,perasaan saya nggak pernah lihat muka anda." Tanya thaya sopan karna menurut nya adam lebih tua darinya, medan dilihat-lihat seperti umuran kak daren.
"Adam...jangan tuan,apakah saya terlalu tua?"
"No...masih kelihatan muda,tapi aneh kalau panggil nama,kayaknya lebih tua dari saya kan?"
"Panggil kakak aja." Dan diangguki thaya.
"Jadi dari mana tau ini saya?"
Adam hanya bisa menghembuskan nafasnya pelan lalu menjawabnya."saya sering lihat instagram kamu,dan juga sering nonton live kamu thay,malahan juga sering komen walau nggak pernah dibalas."ucapnya agak lirih.
Thaya agak terkejut mendengar nya,lalu adam mengeluarkan ponselnya untuk menunjukkan live thaya yang dia komen.
Lagi-lagi thaya kaget karna adam selalu orang pertama yang komen livy atau postingan nya,dia pun menatap ke adam,apakah adam mengidolakan nya,geli nggak sih kalau ada yang mengidolakan nya yang bukan artis.
"Kamu pasti akan tambah kaget jika saya katakan siapa sebenarnya saya." Lanjut adam.
__ADS_1
"Masih adalagi."batinnya." Siapa?"tanya thaya kemudian.
"Saya anak dari rekan bisnis daddy kamu malam itu." Jawabnya membuat mata thaya membulat.