
"Selamat ya." ucap seorang pria yang baru saja datang ke acara eva,sebenarnya telah lama sampai tapi baru masuk kesana karna dia merasa sedikit limbung ingin masuk ke acara itu,bagaimana oun mereka dulu pernah memiliki kisah yang manis,tapi karna ada kesalahpahaman dan uno juga pernah bersikap kasar dengan eva,membuat mereka harus berpisah,tapi sudahlah...dia tak boleh terus larut dalam kenangan masa lalu,ada karen dan thaya yang sudah ada untuknya.
"Terima kasih sudah mau datang." Jawab eva seraya berjabatan dengan uno dan tersenyum pada pria itu,gerry yang melihat kedatangan uno tadi sedikit merasa tak suka karna bagaimanapun uno adalah pria masa lalu istrinya,lalu gerry langsung menarik tangan istrinya dan beralih menjabat tangan uno yang tadi masih berpegangan dengan eva.
"Terima kasih juga telah menjaga istri saya dan anak saya tahun kebelakang ini." ucap gerry dengan memberikan senyum palsu di bibirnya,eva hanya bisa menggeleng kepala melihat suami brondong nya ini yang pasti tengah cemburu.
"Sama-sama,lagian memang seharusnya karna aku dulu suaminya." jawab uno membuat senyum gerry tadi langsung hilang,uno dan asistennya oun turun setelah memberi selamat ke eva dan gerry dan sempat di memeluk orang tua eva dan meminta maaf atas kesalahannya dulu.
"Semoga kau bahagia dengan pilihanmu." gumam uno yang sempat melihat kembali ke atas tempat eva dan gerry bersanding lalu pergi untuk pulang ke negaranya dan melihat anak istrinya.
"Daddy uno!" panggil thomas yang melihat uno ingin pergi,dia bersama dengan opa nya yang baru saja mengambil robot transformers nya yang tertinggal di kamarnya,robot itu dulu pemberian uno untuk ultah nya yang pertama,uno awalnya memang tak menyukai thomas karna anak itu milik oria lain,tapi karna lumayan lama tinggal bersama nya membuat dua orang itu menjadi dekat dan Uno juga mulai menyayangi nya.
"Hai arsen." jawab uno,uno memanggil arsen karna itu nama yang diberikannya dulu karna meminta ke eva mengizinkannya memberikan nama itu,eva pun tak keberatan dan sempat bingung karna dia tahu saat itu uno tak menyukai kehamilannya.
__ADS_1
Arsen pun berlari ke uno dan memeluk pria itu."dad...bagaimana kabar adikku,apakah dia sering menangis?"tanya arsen di pelukan uno dan mencium pipi pria yang di anggap nya daddynya juga.
"Adikmu anak yang pintar ar...dia jarang menangis,apakah kau ingin melihatnya?" tanya uno ke arsen.
"Aku mau,tapi kata mommy tunggu pergi bersama mommy dan daddy ku." uno tertawa kecil mendengar jawaban polos arsen.
"Ya baiklah,ajaklah mommy dan daddy mu juga,ya sudah...daddy harus pulang ke Inggris karna nanti athaya akan menangis bila terlalu lama disini." Uno pun memberikan arsen kepada tuan leon yang dari tadi memperhatikan mereka yang sedang berbicara,dia tak menyangka kalau hubungan thomas dan uno sangat dekat,tapi dia bersyukur karna eva masih memilih anaknya dari pada uno yang notabene nya mantab pacar dan suaminya dulu dan juga berhubungan baik dengan anaknya.
"Tampaknya kamu sudah berbaikan dengan masa lalu,aku ucapkan terimakasih sudah merelakan eva untuk anakku,dan aku harap kalian masih bisa berteman karna aku melihat kau juga menyayangi thomas." ucap tuan leon,dia tak mau ada masalah antara mereka karna hubungan masa lalu yang sempat ada selisih memperebutkan hati eva menantunya.
Tuan leon pun tertawa mendengar seorang uno yang dulu bisa dibilang kejam kini takut sama istrinya.
Uno pun pergi dari sana dan langsung ke bandara untuk pulang ke Inggris bertemu keluarga kecilnya itu.
__ADS_1
"Sayang...bisakah kau tak terlalu dekat dengannya,aku tak menyukainya bahkan dia mengambil perhatian dengan thomas kecilku." ucap gerry sambil memeluk wanita itu,mereka telah berada didalam kamar mereka dan thomas juga sedang bermain robotnya dikasur mereka.
"Apa maksudmu uno?" tanya eva yang lagi membersihkan wajahnya didepan cermin kamar mereka.
"Siapa lagi,apa ada oria lain yang dekat denganmu dan thomas?"
"Tidak ada...lagian aku tak dekat dengannya,tadi itu hanya rasa Terima kasih dia telah datang." jawab eva
"Benar dad...mommy tidak menyukai daddy uno,bahkan dulu kami hanya tidur berdua dikamar arsen."
"Kenapa kamu manggilnya daddy sayang,daddy kamu cuma satu yaitu daddy gerry,jangan memanggilnya daddy juga." Gerry cemberut karna anaknya itu terus menyebut kata daddy dengan uno,dia sangat tidak menyukainya.
"Sayang...kamu kenapa,kamu gak bisa memaksakan seperti itu ke thomas,dia memang telah dekat dengan uno dari kecil,dan kamu jangan cemburu seperti itu ya,kami berdua hanya untuk kamu saja iya kan sayang?" tanya eva ke anaknya,thomas oun berlari mendekati kedua orang tuanya itu dan memeluk gerry dan menciumnya.
__ADS_1
"Daddy...arsen menyayangi daddy,daddy jangan cemberut ya." gerry oun tersenyum ke anaknya itu dan mencium seluruh wajah thomas,mereka bertiga oun akhirnya bercanda bersama diatas ranjang mereka dan tertawa bersama.