MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
83


__ADS_3

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalaninya,


Jangan lupa sering berbagi ya... 😉


"Udah ngomong nya?" Tanya thaya dengan masih dingin,dia tau apa yang dikatakan livy itu benar,tapi dia juga tak tau kenapa dia merasa marah dengan semua yang berhubungan dengan arsen.


Livy tercekat,air matanya terus keluar,dia juga sakit melihat perubahan thaya,dia juga sangat marah dengan kakaknya yang sudah berbuat seperti itu dengan athaya,bahkan sebenarnya sampai saat ini dia masih tidak berteguran dengan kakaknya,tapi karna tadi tak kuasa melihat kakaknya ditampar hati livy terasa sakit,padahal dulu hubungan mereka sangat baik,tapi sekarang semua telah berubah saat arsen berbuat demikian ke athaya.


"Menurut lo apa yang sebenarnya terjadi antara mereka,gue lihat kayaknya masalah mereka sangat besar." Ucap ina,mereka kini tengah berada di kantin danereka tak sadar kalau dibelakang mereka ada kelvin yang mendengar ucapan mereka.


"Gue juga gak tau,tapi gue juga rasa masalah mereka memang besar,nanti gue tanyain ke kak teo." jawab grace


Kelvin yang mendengar ucapan mereka tadi langsung bangkit ingin menjemput athaya karna mereka dia sudah cukup lama meninggalkan mereka,dia tak mau kecolongan lagi seperti malam itu.


Brak...


"Ayya... Plis maafin kakak,kakak tau kakak salah,kakak terpaksa melakukan itu ayy,kakak janji akan tanggung jawab." Arsen menggenggam tangan thaya berharap gadis itu mau memaafinnya,bukannya menjawab athaya bahkan melepaskan tangan arsen dengan kasar.


"Siapa yang butuh tanggung jawab lo,gue bahkan muak lihat wajah lo sekarang." Ucap thaya dingin,"dan asal lo tau,gue...gak bakalan sudi bersama lo,ngerti!! "Tekan thaya menekan dada arsen dengan kuat dan menatap nyalang ke arsen.


" Sebaiknya mulai sekarang kalian gak usah dekat gue lagi,karna gue merasa jijik dengan diri gue sendiri jadinya."tekan thaya lagi dan langsung meninggalkan dua beradik itu yang terdiam mendengar ucapan thaya.


Hiks hiks... "Kak...thaya benci livy kak... Hiks,livy salah kenapa livy gak nyusul dia malam itu." Livy sudah tak sanggup lagi,dia memeluk erat kakaknya dan menangis disana,tak jauh berbeda dengan livy,arsen pun sesekali mengusap air matanya yang keluar dengan kurang ajarnya.


"Thaya..." Kaget kelvin dan teman arsen yang ternyata dari tadi menunggu didepan kelas menjaga pintu masuk disana.


"Ayok." Ajak thaya ke kelvin dan meraih tangan kelvin pergi dari sana,selera makannya telah hilang kini dia mengajak kelvin pergi ke taman belakang sekolah.

__ADS_1


Tiba-tiba Athaya langsung bersandar dibahu samping kelvin,kelvin tentu terkejut bukan main,tapi juga merasa sedikit senang karna Athaya seperti nya membutuhkan dia,padahal mereka baru saja kenal dan juga dekat.


"Lo gak papakan ayy." Tanya kelvin memecahkan keheningan disana.


"Jangan sebut nama itu,panggil seperti biasa saja." jawab thaya masih memejamkan matanya.


"Lo jijik kan sama gue?" tanya thaya tiba-tiba.


"Jijik kenapa?"


"Lo pasti sudah tahu cerita gue,dan mungkin satu sekolah juga sudah tahu." Ucap thaua dengan menghembuskan nafasnya dengan berat lalu menegakkan tubuhnya.


"Biarin seperti ini." Kelvin buru-buru menarik tangan thaya dan menarik kepalanya agar bersandar kembali dengannya.


"Benar...gua tau apa yang terjadi,tapi yang lain tak ada yang tahu,seperti nya hanya kami bertiga saja." Jelas kelvin,kini dia memberanikan diri mengelus kepala thaya,thaya tidak menolak karna dia juga merasa tenang dengan usapan itu.


"Gua gak jijik sama lo thay,gue malahan jijik sama arsen....maafin gua malam itu gak ngejar lo,gua merasa gak ada hak saat itu ngejar lo yang gua tau kalau arsen itu kakak lo dan gua juga gak ada kepikiran dia akan berbuat nekat dengan lo." Terang kelvin dengan pelan,dia merasakan pedih dihatinya saat mendengar percakapan livy dan arsen waktu itu,dia tak munafik kalau dia menyukai gadis ini,orang bodoh mana yang menolak pesona athaya,walaupun dia anak baru kelvin rasa tak ada yang tak mengenal dengan kecantikan nya.


"Aaa aapa maksud lo?" Tanya kelvin pura-pura tidak mengerti.


"Oh enggak ya...ya bagus,lo jangan sampai menyukai gue kel,gue...


"Gue suka sama lo thay,dari pertama kita jumpa gua sudah punya rasa sama lo." Kelvin langsung memotong ucapan athaya,dia tak mau melewati kesempatan ini.


"Jangan menyukai gue." Ucap thaya datar memandang kelvin,dia sudah menegakkan kepalanya dan memandang kelvin dengan datar.


"Why? Gue sudah suka sama lo bagaimana bisa lo nyuruh gua tidak menyukai lo." Kelvin tak Terima dengan ucapan thaya.

__ADS_1


"Gue gak mau kita jauh hanya karna perasaan lo,gue mau lo tetap jadi teman baik gue tanpa melibatkan perasaan diantara kita."


"Tapi kenapa thaya?? Kasi gua alasan. " Tegas kelvin.


"Gue kotor kel,gue gak pantas buat lo maupun siapapun." Tekan thaya,dia masih menjaga nadanya agar tak ada yang mendengar ucapan mereka,tapi tetap saja ada yang mendengar ucapan mereka,orang itu menangis kembali dan memeluk kakaknya.


"Shutttt...,gua gak masalah dengan semua itu,gua juga bisa membuat diri gua kotor biar lo tidak merasa kotor sendiri,entar pulang sekolah gua main sabun biar lo gak merasa seperti itu sendirian." Ucap kelvin ambigu mbuat thaya mengernyit tak mengerti.


"Ada apa dengan sabun." Ucap thaya polos,seketika wajah kelvin memerah dan memalingkan wajahnya.


"Anjirrrrr... Gua apa-apaan sih,buat malu aja lo mulut."batin kelvin menepuk pelan mulut nya.


" Udah ah...lo jangan mikir yang aneh-aneh lagi,kita kembali ke kelas aja yuk,bentar lagi masuk."ajak kelvin menggenggam tangan athaya.


"Gue serius kel,gue gak bisa nerima lo,kita hanya teman...ngerti."


"Ckkk...iya iya,belum juga berjuang udah ditolak aja, ya udah yuk. " Decak kelvin,sambil bersungut-sungut ke athaya,athaya hanya tersenyum melihat tingkah kelvin.


Kringgggg


Setelah menghabiskan mata pelajaran dengan tenang kini jam terakhir telah berakhir,athaya yang masih diam membuat livy tak berani mendekati nya lagi,berbeda dengan grace yang sepertinya ingin cari gara-gara ke thaya.


"Thaya,...lo kemana aja beberapa hari ini,dan tadi juga gue lihat lo datang berdua dengan kelvin,kalian udah jadian ya?" Ucap grace membuat thaya dan kelvin memutar matanya malas.


"Lo pulang pakai apa?" tanya kelvin tanpa memperdulikan ucapan grace tadi,grace yang merasa di acuhkan kini sok-sokan sedih karna dia juga melihat arsen and the geng masuk ke kelas mereka.


"Kamu kenapa sih thay,gue kan cuman tanya kenapa lo marah-marah sama gue." Ucap grace tiba-tiba.

__ADS_1


Athaya menaikkan satu alis ny dan menatap datar ke grace yang berada dibelakang kelvin.Saat melihat ada arsen masuk ke kelas thaya dengan cepat menarik tangan kelvin untuk pergi dari sana.


"Lo gak papakan grace?" Tanya teo yang melihat grace yang di acuh kan athaya.


__ADS_2