MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
96


__ADS_3

Biasakan untuk like komen dan ulasannya karna sangat penting untuk saya😉


Happy reading


"Kenapa di apartemen,orang tua kamu dimana?" Tanya Nico heran karna dia mang belum tahu latar belakang pacar anaknya ini,lagian hari ini pun mendadak anaknya mengajak mereka makan malam dan ingin memperkenalkan pacar nya.


"Oh daddy tinggal di Inggris om,dia kerja disana."


"Siapa orang tua thaya daren?" Kini Nico malah bertanya ke daren.


"Uno jackson."tia nampak shock dengan nama itu.


"Itu daddy ku kak." Ingatkan thaya kalau nama itu orang tua thaya tapi daren tidak menyebutkan embel-embel tuan disana.


"Oh sorry sayang." Minta maafnya merasa sudah tak sopan menyebut nama daddy kekasih nya.


"Jackson Grup." Nico ingin memastikan nama itu.


"Ya...itu perusahaan daddy nya." Lagi-lagi daren yang menjawab,lagi-lagi Tia terkejut dan sudah dapat dipastikan nama yang disebut daren tadi adalah orang yang sama yang dia kenal.


"Apakah mama kamu namanya elsa?" Tanya Tia hati-hati.


"Tante kenal dengan mommy?" Kaget thaya,bukan hanya thaya tapi juga daren sedangkan Nico sudah bisa menebak reaksi istrinya.


"Hiks..hiks dimana mommy mu sekarang sayang?" tanya Tia yang sudah menangis membuat daren dan thaya semakin heran taoi thaya juga sedih.


"Mommy sudah meninggal tan." Ucaonya tertunduk sedih,daren meraih punggung gadis itu dan diusapnya dengan lembut,Tia semakin menangis kini bahkan dia masuk kedalam pelukan suaminya.


"Mommy kamu sepupu tante sayang." jawab Tia masih menangis dipelukan nico,sedangkan daren sangat terkejut bukan main,sungguh dia tidak pernah mencari tau sampai terlalu dalam seluk beluk keluarga Athaya,dia juga sebenarnya tau tante Elsa dan dulu wanita itu juga sangat dekat dengannya,tapi karna suatu masalah dan membuat tante Elsa milih laki-laki yang baru dikenalnya dan menolak keras perjodohan yang dilakukan kakek daren.

__ADS_1


"Jadi gue sama thaya sepupuan."batinnya merasa sakit,bukan tidak boleh sepupuan bersama tapi ini tentang kakeknya yang juga kakek thaya mungkin tidak akan menyetujui hubungan mereka karna sangat membenci uno Jackson.


Tia menghentikan tangisnya saat tak sengaja melihat kearah anaknya." Daren."panggilnya,daren masih mematung sambil memegang bahu thaya,thaya yang merasa daren tidak bergerak mengangkat pandangannya.


"Kak." Panggilnya lembut,lalu daren malah melihat kearah mamanya dengan mata yang sudah berembun.


"Ma..." Panggilnya lirih,sang mama semakin menangis melihat wajah sedih anaknya itu,padahal tadi mereka masih tertawa bersama dan sangat senang anaknya yang dingin kini bisa lembut terhadap seorang gadis yang tak lain sepupunya sendiri,Nico hanya terdiam,dia tau apa yang dipikirkan putranya itu,mertuanya sangat keras makanya Elsa dulu lebih milih pergi dari rumah bersama uno padahal mereka juga tau kalau uno tidak terlalu menyukainya,karna suatu kesalahan membuat Elsa hamil anak uno dan saat uno mengatakan ingin menikahinya dan bertanggungjawab,awalnya Elsa ragu untuk menerima karna dia tau kalau uno masih menyukai mantan istrinya tapi saat itu juga dia tak mau jika dijodohkan ayahnya dengan orang yang sangat tidak dia suka.


***


"Uekkkk..." Grace langsung keluar dari mobil arsen saat mobil itu berhenti dan menyatakan kalau arsen pemenangnya malam ini,sedangkan arsen tak ambil peduli dia keluar dari mobilnya menuju dimana adik dan teman-temannya berada.


"Seperti biasa selalu keren,jangan lupa makan-makannya bos." Andi menepuk bahu arsen dan sangat bersemangat atas kemenangan arsen.


"Udah yuk kak...antar kita ke apartemen Athaya ya,kita tadi janjian mau tidur disitu." tadi sambil menunggu daren thaya menghubungi livy dan luna,angel untuk menemaninya tidur disana malam ini,karna sama-sama keluar malam ini jadi tak masalah jika mereka terlambat datang.


"Ya udah." Langsung disetujui arsen dia pun berjalan kembali ke mobilnya,kelvin yang masih berada disana tiba-tiba memanggil livy.


"DASAR BOCAHHHH...UPILNYA ATHAYAAA."teriak angel kesal,mana pernah dia makan kayak orang kendurian cuman ya jika dibandingkan dengan tiga sahabat nya memang makan dia yang banyak.


" Udah yuk...malas banget ladenin si bocah."ajak livy ke temannya untuk masuk kedalam mobil kakaknya.


"Sering-sering dong liv ngajakin kita naik mobil kakak lo,mana harumnya kayak kak arsen lagi,betah gue disini mah." Bisik angel pelan agar tak didengar arsen karna bagaimana pun dia agak takut sama kakaknya livy ini.


"Ya iyalah inikan mobil dia jelas harumnya dialah." sewot luna,kadang dia gemes dengan temannya itu,otaknya kadang buat orang bertanyak-tanyak ngidam apa mamanya dulu.


Grace yang baru selesai muntah dan ditemani ina kini mencari arsen dan yang lainnya taoi tidak menemukan mereka,malahan mobilnya saja tidak ada lagi.


"Ckk...sepertinya kita ditinggal deh grace." Keluhan ina,dia merasa kesal karna menemani grace dia tidak sempat dekat dengan jimmy.

__ADS_1


"Kita pulang aja,besok gue traktir makan dikantin." Ucap arsen menghubungi temannya dan langsung mematikan panggilan itu,luna dan angel hanya tertawa dibelakang.


"Kak kita singgah didepan dulu ya,mau beli makanan untuk dibawa kesana,kayaknya thaya gak masak di apartemen." Pinta livy sambil menunjukkan kafe didepan persimpangan depan mereka,arsen pun menurut.


"Dari mana kamu tau thaya gak masak?" Tanya arsen sambil memarkirkan mobil mereka dan stop untuk masuk kedalam kafe.


"Dia kan malam ini pergi keluar dengan kak daren kak mana sempat masak dia nya." Bukannya livy yang jawab malah angel yang langsung nyerobot membuat livy langsung melebarkan matanya.


"Dasar mulut ember."batin livy kesal dengan mulut angel sedangkan luna diam aja karna dia tidak tau ada masalah apa antara mereka malahan dia juga mengangguki ucapan angel.


Arsen terdiam menahan amarahnya,dia tak tau jika malam ini thaya pergi bersama daren padahal tadi sore mereka masih bersama walaupun Athaya langsung pulang setelah kejadian di uks.


"Kayaknya hubungan kalian lancar aja,tapi gue masih gak rela kalau thaya sama orang lain."batin arsen masih terdiam tanpa menyaut ucapan angel.


" Eh kalian aja yang turun ya,kita tunggu disini."pinta livy menyuruh angel dan luna.


"Mau beli apa?" Tanya luna bersiap-siap mau turun.


"Gue dan thaya nasi goreng dengan roti bakar didepan sana kalau kalian terserah mau pilih apa,ni uangnya...nggak papa kan?"


"Ya elah...macam orang lain aja lo liv,lo harus ingat kalau gue pernah nyebokin lo." Kata angel dan dapat pukulan dilengannya dengan luna.


"Apaan sih lun,senang amat mukulin gue,kdrt lo..." Marah angel mengusap lengannya yang terasa pedas.


"Itu oon." Tunjuk luna pakai dagunya ke arsen.


"Opsss...calon iman gue dengar nggak ya."


"Ya udah yuk." Ajak luna lagi langsung menarik tangan angel agar tidak ngomong sembarangan lagi.

__ADS_1


"Kak." Panggil livy pelan saat mereka tinggal berdua dimobil menunggu angel dan luna.


"Kenapa nggak bilang?"


__ADS_2