MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
37


__ADS_3

Aaaaaaa


Gerry langsung menggendong eva dengan gaya bridal style dan membuat eva terkejut dan berteriak,dia langsung melingkarkan tangannya dileher gerry karna takut jatuh.


Mereka masih sama-sama diam sampai gerry sudah membawanya masuk kedalam kamar di resort itu dan menurunkan eva di atas ranjang sana.


Gerry oun mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi seseorang."hallo pa...malam ini aku tidak pulang,sebaiknya papa segera beristirahat."ucap gerry lalu mendengarkan ucapan papanya yang bertanya alasannya.


"Aku sudah menemukannya,dan aku akan minta maaf kepada keluarga enzi nanti." Tak lama mendengar jawaban papanya gerry pun mematikan panggilan itu.


"Sebaiknya kau pikirkan apa yang akan kau katakan padaku karna aku tak akan melepaskanmu dengan mudah malam ini." ucap gerry dingin ke eva sampai eva kesusahan menelan ludahnya.


Gerry pun meninggalkan eva yang masih terdiam disana untuk pergi kekamar mandi.


Eva pun mendengar kalau gerry seperti nya sedang mandi,dia pun memutuskan untuk pergi dari sana dan berjalan pelan-pelan ke arah pintu.


"Ck...dikuncinya." Ucap eva pelan saat ingin membuka pintu kamar itu,dia tau kalau malam ini jika dia masih disana dia akan melewati malam yang panjang karna gerry pasti akan bertanya masalah dulu mereka.


Akhirnya eva pun menyerah karna tak menemukan jalan untuk kabur,dia pun kembali lagi dan duduk di kursi dekat kamar itu.


Cklek...

__ADS_1


"Ini sungguh berbahaya untukku." batin eva saat melihat sosok yang keluar dari kamar mandi.



"Itu bukan enam,tapi delapan." batinnya lagi dengan mata melebar melihat pemandangan yang makin indah,lalu dia membuang wajahnya saat gerry menatap kearahnya.


"Mengapa membuang muka,bukankah tadi kau sangat menikmatinya?" ucap gerry mendekat ke eva dan berdiri didepannya,eva hanya menatap kesamping karna tak sanggup menatap ke gerry.


"Biarkan aku pulang." ucap eva kemudian.


"Aku akan melepaskanmu tapi kau harus mengatakan dulu alasan kau meninggalkan aku dahulu." Ucap gerry dengan dingin membuat eva berfikir kalau oria yang didepannya ini telah berubah.


"Eva!!!" teriak gerry,dia merasa sangat marah eva menyebut kata anak didepannya,dia masih berfikir kalau anak itu anak dari suami eva.


"Kenapa kau berteriak padaku ha?" balas eva.


"Jangan memancing kemarahan ku,cepat katakan mengapa kau meninggalkan aku."


"Apa yang bisa ku harapkan dari mu?" ucapan kali ini membuat gerry tambah yakin kalau eva meninggalkannya dulu karna dia memang miskin.


"Hah...hah...hahahahaha." gerry tertawa seperti orang gila dan membuat eva ketakutan melihatnya dia pun berdiri dan menjauh dari gerry.

__ADS_1


"Kau memang wanita jahat va,aku sangat mencintaimu tapi kau sanggup mengatakan itu padaku,hahhaha...aku merasa seperti pria bodoh yang selalu memikirkan mengapa kau meninggalkanku tanpa menyadari diri sendiri." tawa gerry tampak sambil menahan amarahnya dan merasa miris dengan kisah cintanya ini.


"Ger...lepaskan aku,biarkan aku pulang." pinta eva lagi merasa takut melihat kondisi gerry sekarang.


"Pergilah."ucap gerry langsung memasang wajah datar dan memberikan kunci kamar itu ke eva,lalu eva oun mengambil kunci itu dari gerry dan keluar dari sana,dia pun mencari taksi yang ada di sekitar jalan besar di depan resort pantai itu.


" Maafkan aku ger...aku belum bisa jujur dengan kamu."eva menangis setelah berada didalam taksi yang dia naiki,dia merasa bersalah kembali karna telah melukai hati pria yang masih dicintainya itu.


Gerry masih didalam kamar dan mengeluarkan rokoknya dan duduk diluar resort itu yang langsung menampakkan pemandangan pantai malam hari.


"Aku kira malam ini kau akan kembali padaku,tapi aku terlalu percaya diri sampai sangat sakit perasaan ku kau jatuhkan tadi."dia pun memutuskan untuk pulang kerumah karna tak ada eva lagi disana,dan mulai sekarang dia akan benar-benar melupakan wanita itu.


Tak berapa lama eva pun sampai dirumahnya lalu menghubungi salwa untuk menanyakan keberadaan sahabatnya itu,karna dia fikir tadi telah meninggalkannya sendirian disana.


Tut.... Tut....sampai bunyi yang terakhir salwa masih tak mengangkat panggilannya.


" Kemana ni orang,apa dia marah denganku?


selamat tahun baru semuanya,semoga kita menjadi manusia yang lebih baik.


i love you all,perbanyak sedekah ya...

__ADS_1


__ADS_2