
Setelah panggilan mereka berakhir tak lama HP gerry berbunyi lagi karna ada telfon dari seseorang,lalu dia pun mengangkat panggilan itu.
"Hallo ma,..kok belum tidur?" tanya gerry kepada seseorang yang menghubungi nya tadi.
"kamu kemana aja,dari tadi aku hubungi tidak kamu angkat."
"Oh sorry...tadi aku lagi sama jhon dan iban,gak dengar HP ku bunyi."
"Kalian dari mana?" tanyanya lagi.
"Gak ada,hanya ngumpul depan rumahku,kamu kok belum tidur?" tanyanya lagi karna wanita yang menghubungi nya itu belum menjawab pertanyaan nya,wanita itu adalah pacarnya."EMA"mereka sudah tiga bulan menjalin hubungan,jadi wajar dia masih sibuk kalau gerry tidak ada mengabarinya.
"ya aku kangen kamu lah,tadi siang kan kita gak sempat ketemu karna motor mu masuk bengkel." ucapnya sambil memajukan bibir bawahnya,dan membuat gerry merasa gemas.
"iya maaf ya,aku janji nanti akan sering ngabari kamu."
"janji ya."
"iya...ya udah kamu tidur lagi,besok mau pergi ke kampus."
"kamu besok datang juga kan?"
"Seperti nya tidak,karna besok aku mau pergi cari kerja dulu."
"kamu masih belum menemukan kerjaan,jadi gimana acara ulang tahunku nanti,kamu gak bisa ngerayain ya."
"maaf ya ma,aku belum bisa lagian aku juga masih ngumpulkan uang untuk pengobatan mamaku."
"Ckk...ya udah aku tidur dulu." ema pun langsung mematikan panggilan mereka karena merasa kesal dengan gerry,sedangkan gerry hanya bisa mengusap wajahnya karna merasa frustasi,disaat dia harus mencari uang untuk mamanya,pacarnya sibuk ingin dirayakan ulang tahun,makanya hari ini dia tidak menghubungi ema dan pura-pura tidak dengar panggilan masuk.
__ADS_1
"Aaaaaah...sebaiknya kupikirkan untuk besok saja." dia pun pergi kebelakang untuk membersihkan tubuhnya dan pergi untuk tidur.
Esoknya diperusahaan eva semua staff penting dan pria yang semalam disuruh datang telah berkumpul di ruang rapat dan sekarang hanya menunggu eva dan asisten nya saja lagi,tak lama terdengar dua pasang kaki tengah masuk kedalam ruangan itu.

Eva hari ini menggunakan blazer terusan langsung tapi hanya batas atas lututnya,dan dia tampak sangat menawan seperti biasanya.
Pria yang semalam datang ke perusahaan nya pun sampai tertegun melihat wanita itu."dia semakin cantik saja."batinnya masih dengan terus menatap ke eva.
semua orang disana pun langsung berdiri dan memberi salam kepada nya.
"baiklah,kita mulai rapat ini." kata eva dan mempersilahkan pria itu untuk maju kedepan mempresentasikan proposal yang dia siapkan ke depan semua orang di sana.
pria itu pun maju dengan asisten nya dan me jelaskan rencana-rencana yang ingin dia tunjukkan untuk kerja sama kali ini ke perusahaan eva,semua orang pun mendengar termasuk eva dan salwa,eva merasa yang disampaikan alfin cukup untuk bisa diajak kerja sama,tapi dia ingin mendengarkan pendapat para staff disana dulu.
dan rapat itu pun selesai sekitar dua jam dijalani dan sekarang eva ingin menandatangani kontrak yang telah disiapkan oleh salwa dan ditandatangani juga oleh alfin.
"baik buk,saya juga berharap begitu." jawabnya.
lalu eva pun ingin melepaskan tangannya karna alfin masih terus memegang tangan dia.
"bisakah anda lepaskan tangan saya?"
"Oh maaf...bagaimana kalau kita makan siang bersama dulu untuk merayakan kerja sama kita."
"aku tidak ada waktu,baiklah aku tinggal dulu,seharusnya kamu tahukan jalan untuk keluar dari sini." ucap eva sarkas karna dia sudah malas meladeni pria ini.
pria ini dulunya adalah teman kuliahnya,alfin dari dulu suka sekali membuntuti nya dan sangat mengganggu bagi eva,karna setiap dia ingin jalan sama pacarnya,alfin selalu mengaku-ngaku sebagai pacarnya sehingga pria lain tidak ada yang mendekati nya,sebenarnya dia malas bekerja sama dengan perusahaan milik alfin,tapi dia harus menyampingkan perasaannya karna bagaimana pun perusahaan alfin salah satu perusahaan yang mulai maju dan rencana-rencana nyaman juga menarik,jadi eva pun memutuskan untuk menjalin kerja sama dengannya.
__ADS_1
dan saat eva keluar dari ruangan dengan salwa tiba-tiba langkah kaki mereka terhenti karna HP salwa dari tadi bergetar tanda ada yang menghubunginya,lalu dia pun membuka HP nya dan melihat siapa yang menghubunginya.
"Gerry va." kata salwa kepada eva.
"ya udah angkat." salwa oun akhirnya mengangkat panggilan itu.
"hallo ger,sorry ya tadi aku habis rapat jadi gak bisa angkat telpon kamu."
"oh gak papa kak,aku hanya ingin bilang kalau aku sudah didepan kantor karna resepsionis nya melarang aku masuk kalau tidak ada janji dengan kakak."
"oh baiklah,aku akan hubungi resepsionis dulu untuk memperbolehkan mu masuk." salwa pun langsung mematikan panggilan itu dan menghubungi resepsionis disana.
"biarkan dia masuk dan tunjukkan ruanganku." ucap salwa kepada resepsionis disana.
"ya udah...aku kembali keruangan aku dulu."
"Hm..." eva hanya berdehem menanggapi ucapan salwa.
...
tok tok tok...
"masuk." jawab salwa saat pintu ruangannya diketuk orang.
"permisi buk,ini orang nya." kata wanita yang mengantar gerry kesana, gerry pun melangkah kan kakinya perlahan-lahan sambil melihat-lihat isi ruangan itu,dia sangat terkagum-kagum melihatnya,dan dia berharap bisa memiliki ruangan seperti itu juga,tapi apalah daya ini pun dia hanya diminta menjadi model majalah.
"Duduk ger..
" Oh iya buk,Terima kasih."jawab gerry sungkan dan memanggil salwa dengan ibuk seperti yang dilakukan wanita tadi.
__ADS_1
Sedangkan wanita yang di ruangan sebelah mengangkat sudut bibirnya yang kanan saat melihat umpan yang dia taruh sudah mulai dimakan oleh ikannya.
"Sangat tampan." ucapnya