MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
21


__ADS_3

Klak...


Suara pintu terbuka setelah beberapa menit tadi masih tertutup,dan menimbulkan dokter keluar dari ruangan itu,gerry pun buru-buru mendekati dokter tersebut dan bertanya tentang keadaan mamanya.


"Gimana dok dengan mama saya?" tanya gerry cepat karna dia terus merasa khawatir kondisi mamanya.


"Sebaiknya kita bicarakan diruangan saya." ucap dokter itu dan gerry pun mengikutinya menuju ruangannya.


"Ibuk anda sudah mencapai stadium 3 dan Pada pasien kanker stadium 3, remisi bisa tercapai apabila pasien sudah melakukan terapi dan sudah dievaluasi oleh dokter ahli bahwa pasien tersebut tidak memiliki sel kanker lagi di dalam tubuhnya." jelas dokter itu dan menyarankan untuk membawa mama gerry untuk berobat di luar negri saja karna jelas peralatan yang canggih dan dokter yang sudah handal.


Gerry hanya bisa terdiam mendengar penjelasan dokter,karna dia berfikir bagaimana dia bisa membawa mama nya untuk berobat keluar sedangkan mereka saja kesusahan untuk mencari uang,uang yang diberikan sugar mommy nya mungkin saja cukup untuk pengobatan pertama,tapi bagaimana selanjutnya,sedangkan mamanya harus menjalani terapi disana,sudah pasti dia membutuhkan uang yang lebih.


Gerry pun keluar dari ruangan itu dengan wajah yang sulit dijelaskan,dia merasa hidupnya seakan berhenti disana karna dia merasa bersalah tidak bisa mengobati mamanya.


"Gimana ger,apa yang dibicarakan dokter?" tanya jhon saat melihat gerry berjalan kearah mereka.


"Mama aku harus diterapi dan dirawat dirumah sakit."ucapnya lemah


" Lu yang sabar ya ger,kita pasti bantuin lu jaga mama lu disini."jawab iban berniat ingin membantu gerry,tapi gerry tersenyum miris.


"Mama aku tak bisa dirawat disini ban,mama aku harus dibawa keluar negri baru bisa menjalani pengobatan,aku harus bagaimana?" tanya gerry frustasi,dia merasa hidup nya sangat berat,sampai dia tidak tahu harus berbuat apa.


Jhon dan iban merasa kaget dengan ungkapan gerry dan mereka hanya bisa terdiam karna mereka juga tidak bisa membantu gerry.

__ADS_1


"Jadi saat ini mama lu gimana ger?" tanya jhon


"Sementara mamaku harus dirawat disini dulu sampai aku bisa membawanya berobat keluar,setidaknya mamaku diterapi disini."


"Sorry ya ger,kita tak bisa bantu lu."ucap jhon lagi sedangkan iban hanya angguk-angguk.


Gerry menghelakan nafasnya panjang." Gak papa,aku juga ngerti kalian kok,ya udah...kita masuk dulu yuk."dan mereka pun masuk keruangan yang dimana mama gerry berada,wanita itu masih berbaring disana dengan dibantu alat dihidungnya dan jarum impus yang membuat gerry tambah merasa sedih.


"Ger...kita makan dulu yuk,udah siang nih." ucap iban mengajak gerry untuk makan dulu.


"Kalian duluan aja,aku masih mau disini." ucap gerry lagi,lalu mereka pun keluar berdua untuk mencari makanan dan akan membawakan sahabat nya itu makanan juga nanti.


Sedangkan saat ini eva dan salwa baru menyelesaikan rapat mereka,dan mereka kini melangkah ke luar perusahaan untuk mencari makanan,dan memutuskan untuk pergi ke kafe andalan mereka yang dekat dengan rumah sakit B yang mereka tidak tau tempat mama gerry dirawat.


"Jhon!" panggil salwa yang tak jauh dari duduk jhon dan iban,jhon pun melihat ke orang yang memanggilnya dan dia mengajak iban untuk ikut dia pindah ke tempat duduk dekat salwa.


"Eh kak eva." ucap jhon dan duduk disamping wanita itu.


"aku yang manggil jhon." ucap salwa malas.


"Iya aku tau,kan aku hanya mau nyapa kak eva." ucap jhon sambil tersenyum kepada eva.


"Kalian ngapain disini,bukannya tempat ini jauh dari kampus kalian?" tanya salwa sedangkan eva hanya diam saja dan memakan makanan mereka yang sudah datang.

__ADS_1


"Ya makan lah kak,mau ngapain lagi,lagian hari ini kita tidak masuk ke kampus." jawab jhon dan iban masih memakan makanannya sama seperti eva.


"Terus ngapa bisa sampai kesini?" tanya salwa lagi,dan membuat eva menjadi risih karna temannya ini terlalu banyak bicara.


"Makan lagi sal atau aku tinggal." ucap eva dan melanjutkan aktivitas nya lagi.


"Kita lagi nemanin gerry bawa mamanya kerumah sakit itu kak."kini iban yang menjawab karna jhon hanya diam setelah eva menegur salwa tadi.


Eva langsung terdiam mendengar nama cowok yang malam tadi telah menemaninya,dan reaksinya itu disadari jhon.


" Ada apa kak eva?"tanya jhon.


"Enggak papa."jawab eva cuek,eva kalau bukan dengan orang yang dekat dengannya dia malas melayani untuk berbicara.


" Jadi gimana keadaan mamanya sekarang?"tanya salwa mulai serius karna melihat reaksi eva yang sepertinya kaget mendengar kalau gerry sudah membawa mamanya kerumah sakit,wanita itu pasti juga merasa khawatir pikirnya.


"Hahh...berat banget jadi gerry,mamanya harus dirawat dulu dirumah sakit untuk diterapi,tapi dia harus membawa mamanya untuk berobat di luar negri." ucap iban sambil membuang nafas nya karna merasa sesak melihat kondisi sahabat nya itu.


"Sudah separah itu?" tanya salwa lagi,karna waktu dia menyelidiki mama gerry,mamanya masih stadium 1 dan masih bisa di obati di dalam negri saja.


"Hm...iya kak,mamanya sudah stadium 3."


Trang...

__ADS_1


__ADS_2