MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
105


__ADS_3

"UNTUK ABANG ADA NGGAK NGELLLL." jimmy membalas teriakan angel dari lapangan dan malah dapat teriakan mengejek dari teman-temannya.


Sekitar 30 menit bermain tim arsen oun dinyatakan menang dari point akhir di cetak oleh kelvin,semua orang berteriak dan memandang ke livy seakan meminta untuk menepati ucapan angel tadi.


"Cium...cium...cium..." Teriak teman-teman livy yang mendahului sorakannya,thaya yangelihat kericuhan itu hanya diam lalu melangkah untuk ke toilet,arsen yang melihat kepergian thaya oun langsung mengejarnya,tak peduli jika adiknya kini jadi bahan godaan teman-temannya.


"AYYA.!!!"panggil arsen kuat lalu berlari mendekati gadis yang sudah berhenti.


" Ada apa?"tanyanya datar.


"Mau kemana?"


"Toilet?"


"Kamu kenapa hm,kakak ada salah apa lagi sama kamu?" Tanya arsen lembut sambil memegang tangan thaya tapi dengan cepat thaya lepasin.


"Nggak papa kok kak,ayya nggak marah,udah ya mau ke toilet dulu." Thaya oun langsung pergi meninggalkan arsen sendirian yang masih menatap nya.


"Kenapa liatin mereka?" Tanya grace yang mendapatkan geo yang sedang mengintip arsen dan thaya.


"Eh...


" Grace."


"Ah.. Iya,nggak papa kok."


"Itu jak arsen sama thaya." Seolah tau apa yang dipikirkan geo.


"Pacaran?"


"Dulu...sekarang enggak,kenapa...naksir?"

__ADS_1


"Dia cantik." Puji geo sambil tersenyum,grace oun ikut tersenyum tapi tangannya terkepal erat.


"Iya...tapi cantik aja nggak cukup kan?" Grace malah bertanya yang membuat geo mengernyit tak paham.


"Maksudnya?"


"Dia itu anak pindahan dari Inggris,kakak tau sendiri kan bagaimana pergaulan disana." Geo pun menarik alisnya sebelah ke atas,apa maksud cewek depan ini ngomong seperti itu,tak lama dia pun melihay ke arah lain mendengar suara orang disana.


"Itu maksud gue." Tunjuk nya dengan dagu saat melihat thaya baru keluar dari toilet dan ada tubuh yang mendorongnya masuk sambil menyium paksa.


Seperti mendapatkan durian runtuh grace sebenarnya nggak ada niat bicara seperti itu tapi karna suatu kebetulan melihat kan mereka dengan kejadian didepan mata mereka,saat itu arsen masih ada disana dan melihat apa yang terjadi dengan thaya,dia oun bergegas ikut masuk ke toilet untuk melihat apa yang terjadi dengan gadis itu.


Plakk...


Langkah kaki arsen langsung terhenti melihat thaya berusan menampar daren,ya orang yang tadi cium paksa thaya adalah daren.


"Pergi dari sini." Ucap thaya dingin


"Ayy dengarin kakak dulu,kakak mau minta maaf." Daren yang barusan selesai pergi mengantar Siska pulang dari memesan baju untuk pertunangan mereka langsung menuju sekolah thaya,dia ingin menjelaskan semuanya,dan saat dia melihat thaya ke toilet tapi tidak melihat kalau disana juga ada arsen,dia oun mengambil kesempatan itu untuk mengajak thaya berbicara,tapi karna rindunta dengan gadis itu membuat dia langsung menarik cium paksa gadis itu dan membawanya kedalam toilet agar tak ada yang melihat mereka.


"Ssttt sakit...lepasin!!!"


Arsen yang melihat itu langsung mendekat dan menarik keras tangan daren yang mencekal thaya tadi,daren tentu terkejut atas kedatangan arsen disana yang tadinya dia belum tau kalau ada arsen juga.


"Lepasin...lo nyakitin dia." Kata arsen yang membuat daren tertawa sinis.


"Apa bedanya gue sama loh,lo aja yang maksain dia bisa dimaafkan dengan gampang kenapa gue yang harus terpaksa menerima perjodohan ini tidak dapat maaf dari nya."


Thaya bergeming tak sanggup mengucapkan apa-apa,"kenapa...kenapa kisah percintaan nya sangat miris,dua orang yang pernah hadir dihidupnya,Sama-sama masih mencintainya tapi sudah membuat luka yang besar."


"Gue mohon lepasin tangan gue...plis gue mohon,kalian nggak boleh giniin gue."air mata thaya pun merembes keluar, hatinya sakit,padahal dia sudah berusaha untuk mengabaikan ini tapi masih saja terasa sakit.

__ADS_1


" Gue mohon jangan ganggu gue lagi...kakak juga akan tunangan dan memiliki calon istri,jadi jangan membuat ayya dalam posisi sulit,lepasin ayya kak."kata thaya masih menangis menatap ke daren.


"Jadi kalau kakak lepasin kamu,kamu akan kembali sama di brengsek ini?" Tanya daren menatap tajam ke arsen.


"Nggak...ayya mau kalian berdua jauhi ayya,biarin ayya sendirian saja,plis..


" Jangan gini ayy,kakak sayang sama kamu kakak cinta sama kamu."melas daren suaranya jadi melemah dengan permintaan thaya.


"Lo ngakak denger dia bilang apa,lagian apa gunanya lo cinta sama dia,lo mau apa dengan itu haa,lo mau thaya jadi selingkuhan lo ha brengsek.!!! Arsen tak habis pikir dengan pria ini,mengatakan cinta tapi akan tunangan dengan orang lain,jangan kan thaya dia pun jika diposisi itu akan sakit.


Deg...


Perkataan arsen sanggu membuat tubuh daren mematung,apa yang dia harapkan sekarang?apa maksud kata cinta yang dia katakan tadi,tangannya pun perlahan melemah,dia menatap satu ke thaya yang masih menangis.


Sedangkan orang dua yang melihat mereka tadi masih menunggu di kuar tidak tau apa yang terjadi,sebenarnya grace sudah mau kesana untuk melihat tapi tangannya ditahan geo,geo sendiri dari tadi hanya terdiam pas melihat orang yang mendorong thaya tadi,dia oun menarik tangan grace untuk pergi dari sana.


"Thaya mana sih,kok lama banget." tanya dian yang tau tadi thaya pergi ke toilet,grce yang mendengar nya pun memiliki ide biar mereka melihat apa yang dilakukan thaya sekarang di toilet bersama dua cowok.


"Oh tadi dia ke toilet,gimana kalau kita nyusulin aja,bentar lagi kita mau mulai main." Ajak grace dan mereka pun sebagian pergi dari sana untuk menyusul thaya.


"Mampus lo thay,lo bakalan di cao buruk jika mereka melihat lo disana berdua cowok." Batin grace menyeringai,tapi seringaian itu langsung hilang saat melihat thaya berlari masuk kelapangan sambil sedikit mengelap pipinya yang sedikit basah sisa nangis tadi.


"Sorry telat."


"Kamu dari mana aja sih?" Keluh dian lalu mereka berbalik dan masuk kelapangan.


"Nyusahin banget,sok merasa diperlukan aja,asal lo sadar diri lo itu baru disini jadi kalau pun lo nggak main nggak akan ngaruh apa-aoa sama kita." Kata grace yang sudah di posisinya taoi masih ngocehhh,thaya hanya diam tak ambil pusing ucapan grace.


Peluit oun berbunyi dan bola siap dilemparkan keatas.


Hap...dia oun berhasil mendapatkan bolanya dan menggiring bola untukmu maju kedepan ring lawan,lalu bola itu dua operkan ke thaya.

__ADS_1


Hop... Ctakkk


Thaya melompat tinggi dengan membawa bola dan mencetak point pertama untuk sekolah mereka,teman-temannya pun berlarian kearahnya dan melakukan tos padanya.


__ADS_2