MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
79


__ADS_3

"Itu thay..." Jawab angel menunjuk ke arsen menggunakan mulut nya.


Mata athaya melebar saat melihat mata tajam arsen yang kini melihatnya seakan ingin mencabik tubuhnya.


"Mati gue." Gumamnya pelan tapi masih didengar kelvin.


"Lo kenapa,kayak habis lihat hantu." Ucap kelvin sambil berjalan disamping athaya,kini mereka sudah dekat dengan arsen and the geng.


"Watsahhhh...rupanya lebih seram dari hantu." Ucap kelvin pelan saat melihat orang yang berada didepannya.


"Ngapain keluar kesini?" Tanya arsen dingin ke thaya.


"E e eeenggak papa,tadi livy ngajakin nonton katanya." Ucap thaya tergagap,dia sekarang sungguh takut kalau arsen akan bertambah marah,lagian mana dia tau kalau ada arsen disana.tak lama dia mengalihkan pandangannya ke grace yang berbicara kepadanya.


"Kalian berduaan terus,udah jadian ya." Tanya grace sok polos dan dapat tatapan sinis dari livy dan temannya.


"Apaan sih lu beban,jangan ngomong sembarangan lo ya." Kesal livy sedangkan arsen tambah marah dan menatap tajam ke kelvin.


"Apaan sih,kita emang udah janjian tadi siang,lagian juga kenapa kalau kita dekat,bukannya thaya gak punya pacar." Jawab kelvin dan dapat geplakan dikepalanya.

__ADS_1


Plak...


"Ngomong apa sih." dengan wajah menekuk dan alis kedua ke atas memandang kesal ke kelvin.


"Aduh... Emang salah omongan gua dimana sih,memang lo punya pacar,enggakkan...lagian kita emang udah janjian tadi siang."


Arsen yang mendengar itu langsung menarik athaya dan membawanya masuk kedalam mobilnya lalu pergi begitu saja dari sana.


"Ehhhhh... Gua kok ditinggal,ini gara-gara lo ya sialan,kalau thaya kenapa-napa,abis lo gue buat." Ucap livy tapi tidak juga beranjak dari sana karna dia tau kakaknua pasti tidak akan macam-macam dengan thaya,sedangkan kelvin terdiam dengan mata menatap tajam ketempat dimana mobil arsen tadi diparkirkan,tangannya mengepal erat padahal malam ini dia mau semakin dekat dengan athaya.


"Kita mau kemana kak?" Tanya thaya pelan karna dia takut soalnya atsen dari tadi diam dan membawa mobil dengan cepat.


"Ngapain kakak antarin ayya pulang ke apartemen,ayya masih mau lihat balapan kak." Ucap thaya tapi masih tidak direspon arsen malahan kini dia membukakan pintu thaya dan menarik tangan thaya untuk keluar dari mobil.


"Masuk" Ucap arsen menyuruh thaya masuk kedalam lift bersamanya dan masih saling bergandengan.


"Kak..." Panggil thaya tapi arsen masih diam,thaya pun akhirnya diam saja karna percuma,arsen tidak bakalan mau menjawab ucapannya.


Ting...

__ADS_1


Pintu lift terbuka karna telah sampai di lantai apartemen thaya,dia pun membawa thaya untuk pergi ke apartemen nya sampai didepan pintu masuk apartemen thaya.


"Kakak kok tau." Kaget thaya saat melihat pintu apartemen nya terbuka karna arsen yang menekan sandi apartemen tersebut.


Bukannya menjawab,arsen malah langsung menarik tangan thaya untuk segera masuk."lepas kak... Sakit."arsen menggenggam erat athaya sampai tangan itu memerah.


"Kamu kenapa sih ay...kamu kan tau kalau kakak gak suka lihat kamu sama cowok lain,kamu itu milik kakak,kakak gak perduli walaupun daddy tidak setuju,yang kakak mau itu cuman kamu,kamu harusnya dengerin ucapan kakak,apa kamu gak bisa nunggu setelah kakak lulus sekolah dan kuliah,kakak akan jadi orang yang sukses ayy... Dan kakak lakukan hanya untuk kamu,kakak mau kamu itu sabar tunggu kakak,bukannya menyerah larna daddy tidak setuju hubungan kita."ucap arsen menggebu,laki-laki yang dari tadi diam kini mengeluarkan semua unek-unek nya,dia thu kalau athaya yang menjauhinya hari ini ada sangkut pautnya dengan daddy gerry,tapi dia tidak akan membiarkan itu,thaya hanya boleh jadi miliknya.


Thaya yang mendengar ucapan arsen hanya bisa menangis,dia juga ingin selalu dengan arsen taoi dia juga tidak mau membuat daddy gerry marah dengannya dan membuat hubungan ayah dan anak itu jadi renggang.


"Maaf kak,tapi thaya gak bisa,thaya gak mau buat daddy sedih." Ucao thaya sambil masih nangis dan sesegukan.


"Kamu gak mau buat daddy sedih taoi kamu gak masalah buat kakak sedih ay...kamu tau kan ay... Kakak sangat menyayangi kamu,kakak cinta sama kamu,kamu itu milik kakak,tak ada seorang pun yang bisa pisahin kita." Jelas arsen yang sudah mengklaim thaya hanya miliknya.


Tiba-tiba arsen langsung ******* bibir thaya dengan kasar,dilumat nya bibir yang selalu menjadi candu nya itu,thaya berusaha nolak karna arsen melakukannya dengan kasar,tapi arsen tidak peduli dia sudah gelap mata untuk menyadari itu.


(sensor karna adegan yang tak bisa diterima)


(sebenarnya bab ini ada 1500 lebih tapi karna mengandung zat yang berbahaya jadi saya hapus,jadi berfantasi sendiri aja ya)

__ADS_1


__ADS_2