
Dan di tempat lain tiga sahabat lama juga tengah saling berpelukan karna telah lama tak bertemu.
"Gimana kabar lu jhon?" tanya gerry setelah melepaskan pelukan mereka,gerry sudah tau kalau saat mamanya meninggal dulu,jhon pergi ke luar negeri saat malam mereka bertengkar,dan dia tidak tau kalau dulu mama gerry meninggal,dia waktu itu merasa di khianati oleh gerry karna menyukai wanita yang sudah lama disukainya,tapi setelah bergulirnya waktu dia oun sadar kalau itu bukan salah gerry,dia mengetahui hubungan gerry dengan eva dari orang Suruhannya.
"Seperti yang lu lihat." jawab jhon dengan tersenyum ke gerry,mereka disana saling tersenyum dan tertawa bersama,gerry merasa telah lama tidak merasakan perasaan sesenang ini dan juga dia menjadi rindu dengan orang yang juga pernah membuatnya senang dahulu.
"Bro...aku ke toilet dulu ya,aku tinggal bentar." kata iban dan di anggukan oleh gerry dan jhon.
"Giman lu sekarang?" tanya jhon setelah kepergian iban.
"Apa nya?" tanya balik gerry sambil menatap orang yang berjoget di lantai bawah,karna mereka sekarang duduk di pinggir pagar lantai atas.
"Aku dengar lu udah tunangan sama enzi."
"Lu kenal dia?" tanya gerry lagi.
"Hanya kenal gitu-gitu saja,dia anak rekan bisnis papi ku juga,dan kami juga sempat kenalan."
"Tapi aku merasa gak gitu-gitu aja lu kenal sama dia." ucap gerry yang membuat jhon terdiam dan menatap kearahnya.
"Aku tau lu suka sama dia kan,dan setelah kepergian lu keluar negri dulu lu ketemu sama dia." ucap gerry lagi.
"Dari mana lu tau?"
"Dari enzi,tapi dia tidak tau kalau kita saling kenal."
"Jadi menurut lu gimana?"
"Entah lah,aku juga gak tau mau ngapain." gerry membuang nafas nya lagi mendengar pertanyaan yang membuatnya tak bisa menjawab apa-apa.
__ADS_1
"Lu masih memikirkan wanita itu?"tanya jhon,gerry hanya diam saja,dia malas harus membahas masalah ini terus karna tak akan ada yang berubah baginya.
Dia merasa konyol masih menyukai wanita yang menyakitinya dan memikirkan wanita yang telah memiliki suami dan anak.
Tak lama iban pun datang dengan wajah yang kesal."ada apa?"tanya jhon setelah iban duduk di tempat nya tadi.
"Aku ketemu wanita itu ger." ucap iban
"Heh bege'...aku yang tanya bukan gerry." sungut jhon.
"Aku tau lu tanya...tapi yang tau orang nya itu hanya gerry dan lu gak tau kan."
"Makanya kasi tau sama aku siapa orang yang lu ketemu dan membuat wajah lu kembali menjadi siburuk rupa."
"Ini anak...gak tau kita lagi serius." Kesal iban karna jhon malah meledeknya.
"Makanya cerita ke aku."
"Sepupu ku?"
"Hm." jawab iban tapi tidak dengan gerry,dadanya berdebar walaupun dia tau kalau yang dimaksud iban itu adalah salwa,tapi bukan itu yang dipikirkan nya,dia berfikir kalau ada salwa disana biasanya dulu juga ada wanita itu.
"Maksud lu kak salwa." tebak jhon dan di anggukin iban.
"Dan apa kalian tau dia dengan siapa?" ivan mencoba buat teka-teki kepada dia orang temannya itu,tapi percuma...kedua temannya itu langsung terdiam membeku mendengar pertanyaan iban.
Gerry langsung berlari ke arah toilet ingin membuktikan fikiran nya.
Deg
__ADS_1

Dada gerry bergemuruh melihat seseorang yang telah lama dia tidak lihat dan sekarang barada di dekatnya.
Dia masih terdiam melihat wanita itu tampak berbicara serius dengan orang yang dikatakan iban tadi,dia pun lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi iban.
"Aku mau lu mengurus yang satunya." ucapnya dan langsung mematikan panggilan itu.
"Ada apa?" tanya jhon melihat iban kesal setelah menerima panggilan.
"Jhon...aku pergi dulu mau mengurus masalahku." icao iban ingin meninggalkan jhon sendirian disana.
"Heh teman laknat,kalian ninggalin aku sendirian disini setelah bertemu dengan wanita,dasar tidak setia kawan."kesal jhon,dia tau kalau gerry pasti sudah menemukan eva yang berada dengan salwa,tapi kali ini dia tidak marah lagi mengetahui hal itu karna telah lama dia sudah menyerah,tepatnya saat bertemu dengan enzy.
Tapi yang dia tidak ketahui adalah iban dengan salwa,apa yang terjadi selama dia pergi dengan kedua orang itu.
" Besok aku ceritakan,sekarang aku harus mengurus yang ini dulu."iban pun langsung meninggalkan jhon yang sempat tertahan karna tangannya di pegang jhon.
"Aaaaaaa..."terdengar teriakan di club itu dan terlihat seseorang yang menggendong seorang wanita seperti menggendong beras.
Salwa tampak terkejut melihat gerry yang tiba-tiba datang dan langsung membawa eva pergi dari tempat itu,tapi dia semakin terkejut karna karna dia pun tak jauh beda dengan sahabat nya itu.
"Heh turunin aku bocah!!!" teriaknya saat tau kalau iban lah yang menggendongnya dan membawanya juga keluar dari tempat itu dan memasukkannya kedalam sebuah mobil yang mungkin mobil milik iban.
"GERRY!"eva terkejut karna orang yang membawanya adalah gerry dan kini mereka berada dalam mobilnya entah ingin dibawa kemana oleh gerry.
Mereka hanya diam karna eva tidak tau harus bereaksi seperti apa sedangkan gerry masih mengontrol hatinya,lalu dia oun membawa eva ke resort pribadi miliknya.
"Turun." ucap gerry setelah membuka pintu eva dan menyuruhnya untuk turun mengikutinya,tapi eva hanya diam ditempat dan membuat gerry berbalik lagi dekat mobilnya.
__ADS_1
Hup...
Aaaaa...