MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
60


__ADS_3

"Ivy!!!" gumam arsen geram karena dia mengingat gadis itu sepertinya tau kalau dia menyukai athaya.


"Ada apa ar?" bisik alif yang duduk disamping arsen dan samar mendengar arsen bergumam.


"Gak papa." jawab arsen pula.


Beberapa jam kemudian mereka pun selsai dengan pelajaran mereka dan mereka oun memutuskan untuk langsung pergi ke kafe,tapi saat arsen mau pergi,grace menghentikan nya.


"Arsen."


"Ada apa?"jawab arsen malas


"kamu kok diamin aku,seharusnya kan aku yang marah karna kamu gak hubungi aku." ucap grace didepan sahabat arsen,sebenarnya mereka ber empat tapi charlos belum masuk karna dia masih berada di belanda,malam nanti baru dia akan pulang.


"Huhhhh...jadi kamu mau nya apa?" tanya arsen mencoba mengalah,sedangkan sahabat nya hanya memutar malas mata mereka karna grace akan bertingkah lagi.


"Ya kamu angkat donk telfon aku dan kabarin aku,aku kayak bukan pacar kamu tau gak." grace hendak menangis tapi langsung di bujuk arsen.


"Iya kamu jangan nangis,kamu gak malu ya di liatin orang." Alif dan jack seakan ingin muntah melihat tingkah grace yang menurutnya terlalu caper dengan orang,kalau memang mau ngomong seperti itu kenapa gak berdua arsen aja kenapa harus di tempat ramai,apa lagi seperti sekarang diparkiran dan jam anak pulang dari kelas mereka.


Grace pun tersenyum karna tau kalau arsen bakal mengalah Kalau dia sudah ingin menangis."pasti dia gak mau lihat aku sedih,jadi berarti dia mulai suka sama aku."batin grace sambil senyum-senyum.


"Kenapa cewek lu ar?" bisik alif melihat grace senyum-senyum tak jelas.


"Gila kali."celetuk jack cuek," Ya udah yuk kapan berangkat nya."ajaknya


"Kamu mau kemana sayang?" tanya grace pula.


"Lu gak boleh ikut."sentak jack langsung karna dia sangat kesal dengan makhluk satu ini kalau udah tau pasti mau ikut aja.


" Heh...aku gak ngomong sama lu ya."balas grace juga ikut kesal dengan jack,arsen hanya membuang nafasnya dan langsung menaiki motornya tanpa menawari grace lagi.


"Sayang...aku kok gak di ajak?"

__ADS_1


"Aku mau jemput mommy arisan." jawab arsen dan langsung pergi meninggalkan grace yang tampak kesal dengannya,dia tau pasti arsen sedang berbohong padanya.


Alif dan jack tampak mengejek grace dan tambah membuat wanita itu kesal,di bukanya sepatunya dan ingin melemparkan ke jack yang dari tadi buat dia kesal.


Puk


"Sepatu siapa ini?"matanya menajam mencari siapa yang sudah berani melemparkan sepatu ke kepalanya,semua yang disana hanya diam bahkan ada yang diam-diam tertawa melihat dosen mereka sedang marah.


"Oh my god." grace melebarkan matanya dan langsung lari dari sana karna lemparan nya meleset,bukannya kena jack tapi sepatu nya terkena dosen yang terkenal killer di kampus mereka,alif dan jack tampak puas mentertawakan grace sedangkan arsen dari tadi sudah berangkat duluan meninggalkan sahabatnya itu.


Grace terus berlari sampai di persimpangan dia langsung masuk kedalam sebuah ruangan yang didalamnya banyak ruangan kecil,dia oun memasuki salah satu ruangan itu tanpa melihat dimana dia sekarang.


"Aaaaaaaaaaaa...mesummmmm" terdengar teriakan dua suara yang terdengar berbeda,grace pun langsung berlari keluar dan melihat papan nama di pintu masuk ruangan itu.


"Aaaa kenapa sial banget." ucapnya,wajahnya memerah mengingat apa yang dilihat nya tadi di dalam.


"Heh...mau kemana lu?" tanya seseorang yang baru keluar juga dari ruangan yang dimasuki grace tadi.


"Lu merasa gak bersalah apa bukannya minta maaf malah nyelonong pergi aja."ujar pria itu,ruangan yang dimasuki grace tadi adalah toilet pria dan di dalamnya ada seorang pria yang sedang buang air kecil,karna mau cepat dia tadi lupa untuk menguncinya.


" Salah lu sendiri ngapain pintunya gak di kunci."sewot grace membuat pria itu shock mendengarnya.


"Walaupun aku gak ngunci gak ada juga orang yang nyelonong masuk kayak lu,dan lu apa gak lihat nih." tunjuk pria itu ke papan nama yang tertera di depan pintu toilet itu.


"Ini toilet pria,apa jangan-jangan lu..." gantung pria itu sambil melihat dari atas sampai kebawah diri grace,grace yang melihat itu seketika naik darahnya.


"apa maksud lu hah,lu pikir aku cowok jadi-jadian." grace tampak marah dan tak terima jika itu yang dipikirkan pria itu.


"Ya siapa tau,tapi aku gak merasa keberatan kok kalau lu memang pria setidaknya milik kita sama." jawab pria itu menggoda grace dan berencana pergi dari sana untuk pulang.


Plak...


"****." umpat pria itu dan memandang tajam ke grace yang sudah berani menampar nya.

__ADS_1


"A aa aaapa lu?" grace tergagap karna merasa sedikit takut melihat tatapan joy,joy hanya bisa menahan amarah nya dan langsung pergi dari sana.


*athaya*



*arsen*



*ivy*



*joy



*grace*



*alif*



*jack*



*charlos*


__ADS_1


__ADS_2