MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
70


__ADS_3

Keesokan harinya,


Thaya sudah bersiap-siap untuk keluar dari apartemen nya dan turun untuk mencari taksi,thaya memutuskan menggunakan kendaraan itu untuk pergi ke kampus barunya,sedangkan mobil yang diberikan daddy nya disimpan di parkir khusus penyimpanan kendaraan,setelah sepulang kampus dia berencana untuk mencari motor untuk dia gunakan ke kampus dan jalan-jalan karna menurut nya lebih praktis.


Setelah membayar ongkos taksi thaya pun masuk ke gerbang yang tampak besar dan banyak para mahasiswa memperhatikan nya,tapi dia masa bodoh karna menurut nya itu tidak penting,dia pun mempercepat langkahnya untuk mencari ruang dosen.


Pendaftaran thaya sudah dilakukan sejak lama,makanya setelah kemarin baru datang, hari ini sudah bisa dia masuk ke kelas.


Ditempat lain tepatnya dirumah keluarga gerry tampak arsen sedang menunggu adiknya untuk berangkat bersama,dia terpaksa melakukannya karna adiknya itu memegang rahasia nya.


"Ivy!!!...lu cepat gak,atau kakak tinggal aja." teriak arsen,ivy mendengarnya menggerutu karna kakaknya pagi ini tumben lebih dulu siap dari pada dia.


"Gak sabaran banget,udah kangen ya sama kak tha...mmm." ucapan ivy terpotong karna arsen cepat-cepat menutup mulutnya karna ada mommy mereka juga disana,jangan sampai mulut bocor adiknya ini sampai ke telinga mommy mereka apalagi oleh daddy nya.


Arsen memberikan kode ke ivy untuk melihat kebelakang karna ada eva dibelakang ivy."kamu kenapa ar?"tanya eva.

__ADS_1


"Tidak papa kok mom." jawab arsen sedikit cengengesan dan melepaskan tangannya dari mulut ivy."udah yuk,entar kakak telat."ivy pun langsung naik ke atas motor kakaknya setelah tadi berpamitan dengan eva yang mengabatr mereka didepan rumah mereka,sedangkan gerry masih berada di indonesia katna pekerjaannya masih banyak,terkadang orang tua bucin itu selalu menghubungi istrinya,dia tak pernah berpisah lama seperti ini dari istrinya itu,tapi semenjak memiliki ivy,eva selalu tinggal karna dia tak mempercayai arsen untuk menjaga adiknya itu.


Setelah mengantar ivy dan melewati banyak drama dari teman ivy,akhirnya arsen sampai ke kampusnya,dia pun turun dari motor nya sambil membuang jauh pandangannya sambil melihat-lihat apakah anak baru itu sudah datang.


Malam tadi athaya sempat saja berbicara berdua dengannya,wanita itu mengatakan jika di kampus dia ingin arsen pura-pura tidak mengenalinya karna dia ingin di lihat dari dirinya sendiri bukan dari keberadaan arsen yang mengenalnya.


Athaya tau kalau arsen itu sangat populer disana karna malam tadi saat dirumah eva,ivy menceritakan bagaimana populer nya kakaknya itu sampai anak SMA disekolahnya oun terkadang menitipkan salam kepada ivy,terkadang ivy merasa jenuh karna bukan hanya salam,fans berat arsen kadang menitipkan hadiah untuk kakaknya itu,apalagi kalau sudah ulang tahun kakaknya,terkadang dia heran kenapa sampai begitu nya anak itu populer bahkan mereka mengetahui semua tentang arsen sampai ulang tahunnya pun mereka tahu.


"Sama siapa dia?" tanya arsen saat melihat orang yang dicarinya kini tampak berdebat dengan seorang wanita.


"Ngapain kamu disini?" (speaking english ya guys)tanya grace tidak suka melihat athaya,athaya bukannya menjawab...dia malah ingin melalui grace karna malas berurusan dengan orang seperti grace yang menurutnya terlalu caper.


"Heh...kamu gak dengar ya aku nanya?" sentak grace menarik tangan thaya membuat wanita muda itu menatap kesal ke grace.


"Kamu nanyak?" ucap thaya membawa sidrom terparah di Indonesia ke sana."biar aku kasih tau ya...ya jelas aku mau kuliah lah."dengan wajah menjengkelkan thaya melepaskan kasar tangannya dari genggaman grace.

__ADS_1


Arsen terus memperhatikan dua wanita itu yang sedang bertengkar,bukannya mau memisahkan dia malah menikmati tontonan itu,dia mau lihat siapa yang kuat dari dua wanita yang dikenalnya itu.


"Seru ya ar?" ucap Jack merangkul bahu arsen dan alif menepuk bahu sebelahnya.


"Siapa yang bersama grace itu,kayaknya aku baru lihat?" ucap charlos.


"Jangan dekati dia." arsen langsung memperingati charlos untuk jangan mendekati athaya karna dia tau kalau sudah charlos bertanya berarti dia tertarik dengan orang itu.


"Wow...lu kenapa?" tanya charlos lumayan takjub karna arsen memerintah kannya untuk tidak mendekati thaya,bukannya mendengar kan...charlos malah tambah penasaran dengan wanita itu,selain berani melawan grace yang notabene nya anak kaya yang tidak ada orang berani mengusiknya,dia tambah penasaran arsen yang langsung berbicara seperti itu dengannya.


"Bukannya lu masih dengan grace,jangan serakah bro...biar dia untuk aku aja." ucap charlos.


"Lu coba aja dekatin dia."ujar arsen dingin dan langsung meninggalkan ketiga sahabat nya itu dengan bingung.


" Ada apa dengan nya?"

__ADS_1


__ADS_2