MENJADI SUGAR MOMMY

MENJADI SUGAR MOMMY
41


__ADS_3

"Ngapain dia ke kafe sendirian taoi tadi menolak saat aku mengajak makan siang bersama." saat mereka telah sampai di sebuah kafe dan enzy masih membututi gerry,sampai matanya melebar saat melihat kalau gerry bertemu dengan seorang wanita yang lumayan dewasa dari umur mereka.


"Apa dia wanita itu?" batin enzy,dia merasa sakit melihat gerry hanya duduk berdua dengan seorang wanita yang dia kira wanita masa lalu gerry,dia pun masih mengawasi pergerakan mereka sambil menahan air matanya.


"Kau sudah datang?" tanya salwa yang dari tadi menunggu gerry untuk menemuinya tapi ternyata pria itu baru datang.


"Maaf aku telat...sebaiknya ibuk langsung mulai agar aku cepat mengetahuinya dan tak ada alasan lagi aku tidak bisa mengetahui hari ini." pinta gerry serius.


"Hm baiklah..." salwa pun mulai menceritakan awal mula kejadian eva dulu saat dia menghubungi salwa untuk pergi ke Inggris menikah dengan uno,semuanya diceritakan salwa dan hanya tinggal anak yang ada bersama eva sekarang dia belum memberitahu ke gerry karna dia sudah sepakat dengan iban kalau ingin menemukan gerry langsung dengan anak itu,iban telah mengetahuinya karna saat itu dia pergi ke apartemen salwa dan langsung masuk karna sudah tau sandi apartemen itu,iban sangat terkejut saat melihat sosok anak kecil yang berada dalam apartemen kekasihnya itu,dan tambah kaget karna disana juga ada eva.


"Jangan katakan padanya." ucap eva saat itu memberitahu kan ke iban,lalu dia membawa anaknya pulang karna tidak nyaman ada iban juga disana,dia takut kalau gerry juga akan datang nantinya.


"Jadi selama ini aku salah paham dengannya." ucap gerry pelan dengan suara bergetar antara sedih dan senang,tapi tidak tau menampilkan reaksi seperti apa.

__ADS_1


Dia langsung menggenggam tangan salwa dan berterima kasih padanya,karna dari dulu salwa adalah orang yang menyelamatkannya dan menemukan nya dengan eva.


"Terima kasih buk,anda selalu menolong ku dari dulu,aku pasti akan membalas nya." ucap gerry yang masih menggenggam tangan salwa dan membuat salwa tersenyum karna akhirnya dia bisa meluruskan kesalahpahaman antara dua orang itu.


Tapi tidak dengan satu orang yang dari tadi selalu mengawasi gerry dan salwa,dengan sambil menangis dia berjalan cepat kearah dua orang itu lalu langsung menampar kuat ke wajah salwa.


Plak...


"Apa-apaan kau en!!!" teriak gerry sangat marah melihat hal itu dan membentak enzy didepan orang ramai,semua orang menatap kearah mereka.


"Jadi benarkan ucapan ku kalau kau memang tak bisa melupakan wanita tua ini!!!" balas enzy berteriak,dia sangat marah saat tadi melihat gerry menggenggam tangan wanita itu.


"Aku memang tak bisa melupakannya tapi wanita itu bukan dia,dan kau sudah membuat kesalahan besar." ucap gerry dengan penuh penekanan dan enzy langsung terdiam dan melihat wanita yang ditampar nya tadi,dia memang tidak terlalu memperhatikan wanita itu yang dia hanya pikirkan saat melihat salwa wanita itu memang lebih dewasa dari gerry,lalu dia baru ingat kalau wanita yang ditampar nya itu adalah orang yang berada saat mereka makan siang bersama beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


Enzy menutup mulutnya yang membulat karna baru sadar kalau dia sudah membuat kesalahan.


"Maafkan aku ger...aku tak tau kalau dia wanita yang kemarin,aku terlalu cemburu ger karna aku tau kalau kau masih menyukai wanita tua itu."


Plak... Plak...


"Jaga ucapan mu nona,kau sudah buat kesalahan besar karna menyebut orang dengan salah didepan orang yang sangat menyukai nya." ucap salwa dingin dan membalas tamparan enzy dua kali.


Enzy merasa shock dan juga merasa sakit di pipinya lalu memandang ke gerry untuk meminta perlawanan,tapi sayang...gerry mengabaikannya dan pergi meninggalkan mereka disana,salwa pun akhirnya menyusul gerry dan pergi dari tempat itu meninggalkan enzy yang telah menangis disana.


"Enzy...


guys guys kembali lagi ni,jangan lupa sajen nya ya

__ADS_1


__ADS_2