
"Ya ampunnnnn...ai baru pindah udah dapat hukuman seperti ini,kayaknya ai memang sial kalau dekat sama you." Kesal thaya sambil berjalan mendahului kelvin,dan saat lewat depan kelas arsen thaya mendadak memperlambat jalannya dan mensejajarkan langkahnya dengan kelvin.
"Kenapa lo,sakit?" dia heran dengan thaya yang seperti cuaca yang tiba-tiba bisa langsung berubah,tapi setelah melihat ke dalam kelas yang mereka lewati kini kelvin paham maksud thaya,cuman dia heran...ada apa dengan thaya dan arsen,padahal malam itu dia melihat mereka berdua baik-baik saja saat berdansa di acara ultah livy,tapi sekarang seakan thaya berusaha menjauh dari arsen.
"Ada hubungan apa mereka berdua?" batin kelvin,kini mereka sudah sampai dilapangan dan mulai untuk berlari bersama.
"Lo bilang kalau arsen itu kakak lo kan?" tanya kelvin membuka bicara sambil berlari kecil mengimbangi thaya.
Thaya melirik sebentar dan bertanya ke kelvin. "Emangnya kenapa?"
"Tapi yang gua dengar adiknya arsen itu cuman livy,jadi lo siapanya?"
"Ya ai adiknya juga." Jawab thaya seadanya tanpa berniat menjelaskan.
"Maksud lo daddy lo pernah nikah sama mommy arsen trus cerai,atau mommy lo yang nikah sama bokapnya arsen?"
"Is... Apaan sih lo,ngurus!!!'kesal thaya dan langsung berlari cepat meninggalkan kelvin,kelvin bulannya mengalah malah kini dia mengejar thaya,kelakuan mereka berdua tidak lepas dari tatapan seseorang yang melihat thaya dan kelvin tadi melewati kelasnya.
" Ada apa dengannya,sepertinya dia menjaga jarak dengan ku."batin arsen yang melihat thaya yang kini berlari sambil bercanda dengan kelvin,padahal bukan itu kenyataannya, malah lebih tepat kelvin yang selalu menyagil thaya.
"" Ya ampun ayyyy...baru juga pindah udah bekelakuan aja kalian."ucap livy sambul menyodorkan sebotol air ke thaya dan langsung diminum habis thaya.
"Gila...lo haus apa tamak,tinggalin gua dikit ngapa,gua juga haus." Bawel kelvin saat melihat air yang diberi livy tadi sudah habis.
"Lo gak butakan,ini air livy kasi gue gak ada bilang untuk lo."
"Ca elah... Udah lo guean segala,aneh kan rasa mulut lo ngomong aneh pada yang lain." Ejek kelvin,mereka bertiga kini duduk di samping lapangan,sedangkan murid lain sudah sebagian keluar dari sekolah untuk pulang kerumah masing-masing.
"Vy... Ayok." Ucal arsen agak keras karna jarak nya dengan livy agak jauh,dia mengajak livy untuk pulang.
"Ayok thay,tuh kakak lo hampir jadi reog kalau lambat."ajak livy yang sudah berdiri dari duduknya dan memberikan tas thaya yang dia bawakan tadi.
" Gue bareng kelvin,ada janji tadi."jawab thaya membuat dahi livy mengerut.
"Sejak kapan lo dekat sama ni bocah."
__ADS_1
"Bocah pala lo,gua udah gede ya," Kelvin tidak Terima dikatain bocah oleh livy.
"Lo hati-hatj aja ya,soalnya gue curiga dengan ni bocah." Ucao livy lagi yang membuat kelvin tambah kesal.
"Lo kok mau barengan sama gue,kan kita baru kenal?" tanya kelvin saat ini mereka sudah ada didalam mobil kelvin dan ingin mengantar thaya ke apartemen nya untuk pulang,dan untuk pergi kesekolah mereka batalkan karna kelvi mendadak ada rencana keluarga nya jadi dia hanya mengantarkan thaha pulang saja.
"Lo nyadar kita baru kenal juga ngapain banyak tanya." Judes thaya
"Ya elah gua nanya bukannya dijawab malah nanya balik,lo emang sepertinya suka ngajak gelud ya." Kata kelvin sambil sebentar melirik thaya.
"Ck...udah ah...pusing gue." Thaya benar-benar dalam mood yang sangat buruk,tak lama mereka pun sampai di lantai dasar apartemen thaya,dan thaya langsung saja membuka pintu mobil kelvin.
"Thanks ya..."ucapnya melemah,ni anak memang aneh menurut kelvin karna cepat sekali berubah-ubah nya.
" Athaya."panggil kelvin menghentikan langkah thaya,thaya pun menoleh tanpa menjawab.
"Mau ikut entar malam?"
"Kemana?"
Cklek...
Terpesona...aku terpesona,memandang wajahmu yang cantik.
Itulah yang dipikirkan kelvin sekarang saat melihat thaya yang baru keluar dari apartemen nya dengan livy,tapi dia belum memperhatikan livy karna matanya langsung tertuju pada gadis yang dari awal bertemu dengannya sudah membuat dia terus kepikiran.
Siapa yang bisa menolak pesona seorang athaya,bule cantik yang memiliki kulit yang sangat putih,rambut panjang sedikit ikal di ujungnya yang berwarna abu-abu itu,belum lagi hidung mancung berwarna biru ke abu-abu anak yang membuat daya tarik nya semakin tidak bisa membuat orang memalingkan pandangan mereka.
"Lo mau kemana pake baju kayak gitu?"tanya kelvin yang melihat thaya dari atas sampai bawah,thaya malam ini hanya menggunakan baju kaos dan rok jeans mini untuk bawahan nya.
" Mau ngelonte."jawab thaya tidak memperdulikan pandangan jelvin yang kqget,thaya mah masa bodoh,langsung masuk saja dalam mobil kelvin.
"Ayok cepat." Ajak thaya mengeluarkan kepalanya di jendela melihat kelvin yang masih mematung disana dengan mulut masih terbuka.
"Siapa yang ngajarin lo ngomong kayak gitu,memangnya di Inggris ada ya bahasa kayak gitu." Tanya kelvin saat sudah dalam mobil dan beranjak dari sana.
__ADS_1
"Livy,tadi dia juga ngajak aku pergi melonte katanya." Jawab tgaya polos dan lagi membuat kelvin memandangnya kaget.
"YAAA...jangan ngomong gitu lagi,gila ya livy nyemari otak oon lo." Kesal kelvin
"Emangnya melonte itu apaan,tadi aku tanya livy dia cuman ketawa sama angel dan luna."
"Lo kalau gak tau jangan main ikut-ikut aja bodoh."
"Apaan sih langsung marah-marah,gue kan gak tau bodoh." Thaya jadi kesal dibilang bodoh oleh kelvin mana ada orang bidoh tapi masuk kelas anakan unggul.
"Udah...jangan ngomong gitu lagi,ni bentar lagi kita nyampe." Dan tak lama mereka pun sudah memasuki banyaknya mobil yang berjejer disana,thaya dan kelvin yang malam ini menggunakan Hennessey Venom F5 menjadi pusat perhatian,karna mereka tau kendaraan yang baru datang itu adalah salah satu mobil tercepat di dunia yang dimiliki hanya tiga didunia.
"Wahhhh....gila,siapa yang ada dibalik monster jalan itu?" Bisik-bisik mulai terdengar melihat mobil itu melewati mereka,dan ada yang juga penasaran dan berencana mencari perhatian kepada orang yang memiliki kendaraan itu.
Citt...
Setelah memarkirkan mobilnya dengan mulus thaya dan kelvin melepaskan seatbelt mereka dan ingin keluar dari sana.
"Lo sih,bawa mobil ginian segala,lihat...lo sukakan jadi perhatian." Nyolot thayaelihat semua orang kini masih memperhatikan mobil mereka.
"Merekanya aja yang norak,kayak gak pernah lihat mobil aja." Jawab kelvin enteng."ya udah yuk keluar."dan saat kelvin pertama keluar semua cewek-cewek yang ada disana berteriak histeris,gimana tidak berteriak saat melihat orang yang membawa mobil keren itu keluar dengan coolnya.
Dengan menggunakan jeans pendek diatas lutut dan agak kendor lalu menggunaka baju kaos yang ditutupi jaket levis.
"Aaaaaaaaa gila,ganteng banget...abang minta nomor nya donkkkk.... " Teriak cewek-cewek yang membuat seseorang disana berdecih melihat kelvin yang baru datang.
"Kenapa bos,takut kalah saing...lo tenang aja,lo lebih ganteng dari dia,ya walaupun gak jauh sih." Ucap jimmy ke arsen,iya...cowok yang berdecih tidak suka tadi adalah arsen,salah satu peserta balap mobil malam ini,akibat moodnya buruk saat melihat thaya dengan kelvin tadi disekolah,dia memutuskan untuk balapan malam ini supaya melampiaskan nya disini.
"Wah ini makin gila anjir... " Teriak andi tiba-tiba sambil menunjuk kearah orang ramai disana.
"Damn..." Mata arsen seakan menyala,memancarkan kemarahan saat melihat orang yang sudah membuat moodnya buruk kini datang lagi bersama-sama.
"Itu bukannya athaya." ucap grace polos,gadis itu juga dari tadi ada disana karna diajak oleh teo,sedangkan livy and the geng yang melihat athaya sudah datang buru-buru mendekati gadis itu.
"Gila lo,gue kira pergi sendirian...malah pergi sama ni bocah,dasar gak peka lo." Kata livy sambil merangkul lengan athaya.
__ADS_1
"Gak peka apaan?" Tanya thaya tidak paham.