Montir Janda Ku

Montir Janda Ku
Extra Part 1


__ADS_3

NIH OTHOR KASIH BONUS PART


"Shelly.. where are you?" Chelsea mencari anak bungsunya yang masih berumur 5 tahun. Anak perempuannya yang satu itu memang sering menghilang di mansion yang luas. Tapi Chelsea selalu bisa menemukannya.


Garasi


Yup


Keturunan montir ya mainannya konci dan...


"Ou.. my.. God..."


"DADY BEAR... LIAT KELAKUAN ANAKMU...." teriak Chelsea yang jengah dengan kelakuan putri bungsunya yang sedang menuang minyak kelapa pada tanki carburator.


"Momyy..." sapanya ceria melihat momy nya berhasil menemukannya.


"Chelly udah kasih ail bial mobil nya gak mogok lagi" Shelly memperhatikan ibunya kala Humvee nya mogok gara gara carburator nya mengepul. Lalu ia menuangkan air ke dalamnya.


"Tapi itu untuk masak, honey. Ya ampun, turun mesin lagi inimah"


"But it's liquid, momy" keukeuhnya.


"It is. But it's not the same" Chelsea menjelaskan perlahan, tak mau memarahinya berlebihan. Meski mobil kesayangannya berkali kali harus jadi korban.


"What happen, honey. Heii my princess, here you are. Finally momy got you huh"


"DADY BEAR..." Shelly memekik girang kala melihat ayahnya datang.


Brian langsung menggendong putri bungsunya yang sangat mirip dengan istrinya. Brian segera menyelamatkannya dari amukan sang bidadari. Tapi dia senang kala anak bungsunya ini membuat masalah. Karena bisa dipastikan jika Chelsea akan melampiaskan padanya.

__ADS_1


"C'mon my princess. Let's take a bath"


"Bear... Aku lagi marah. Gimana nasib humvee?"


"Nanti kita benerin lagi berdua sayang. cup" dengan enteng Brian mengecup bibir Chelsea sekilas. Menenangkannya. Dia tau Chelsea selalu menyukai hal itu.


"Tapi anak mu ini nanti merusaknya lagi"


"Kita bisa beli lagi. cup"


"Aku gak mau tau. Bawa anakmu jauh jauh dari humvee"


"Anakmu, sayang. cup"


"Anakmu"


"Anakmu"


"Anakmu"


"Iya, Anakmu"


"Kamu cantik. cup"


Shelly terkikik memperhatikan perseteruan kedua orang tuanya sambil bertepuk tangan.


"Au ah. Pokoknya awasin anakmu dari humvee-ku. Ayo sayang, kita mandi"


"Lah si emak. Tadi diancem. Malah mo dimandiin. Sayang, mandiin aku juga ya..." Brian berlari kecil mengikuti langkah bidadarinya yang tengah bersenandung sambil menggendong putrinya.

__ADS_1


Di ruang tengah terlihat Alexa yang baru saja pulang dari kantor sedang celingukan.


"Hai mom. Liat Axel ga?"


Chelsea memutar matanya malas masih menggendong Shelly yang lompat lompat di gendongan Chelsea.


Langkahnya mengarah ke dapur.


"Hey boy. Are you done yet?" tanya Chelsea pada cucu laki lakinya yang sedang sibuk memecahkan telur ke dalam mangkok mangkok.


"My god, Axel. What are you doing?" Alexa kaget dengan apa yang dilakukan putranya yang usianya terpaut 1 tahun dengan Shelly.


"Tek, ecel mo bitin tek" alis Alexa melipat dan melihat ke arah Chelsea si penerjemah.


"Pinternya cucu momy mau bikin cake. Ya ampun abis persediaan telur aku" gumam Chelsea di kalimat terakhirnya.


"C'mon boy, dady wait for us"


"Gak mau, ecel mo cama momy aja bitin tek" Alexa bingung karena anaknya ini lebih menempel pada Chelsea dibanding padanya. Dia bahkan menyebut Chelsea dengan momy karena Shelly dan dirinya memanggilnya seperti itu. Dan hanya dia yang harus memanggilnya grany.


"Tapi nanti dady nangis lagi boy, gada temennya. Besok kesini lagi ya" bujuk Alexa sambil mencuci tangan Axel yang lengket karena telur.


"Ecel mo main kuda kudaan kek mama and dady ya"


"My god Lexa" Chelsea menahan tawa.


KEPOIN KEHIDUPAN SHELLY DAN AXEL DI SPIN OFF NYA YA


😘😘😘

__ADS_1



__ADS_2