Montir Janda Ku

Montir Janda Ku
#8.


__ADS_3

tok


tok


pintu ruang tunggu VIP diketuk, lalu kepala seorang wanita menyembul


"permisi, pak bos, mobil anda sudah siap"


Tangan Brian mengangkat sebelah tanda tunggu, karena dia tengah melakukan panggilan telpon.


"Baik, saya kesana sekarang"


tut


telpon dimatikan


"sudah selesai?" dia mengangkat tangannya menelisik rolex nya.


"hmm, 35 menit, lumayan"


Diapun bangkit dari duduknya, berjalan menuju ke bawah, dimana Pajero nya selesai diperbaiki.


tring tring


tring tring


ponselnya kembali berbunyi


"Halo... ya... sudah saya bilang tahan dulu.. ya...ya....20 menit lagi saya sampai"


tut


"ada yang biasa drifting?"

__ADS_1


Reflek, tangan kananku mengangkat, langsung kuturunkan saat tersadar.


"Bagus, kamu ikut saya"


perintahnya seraya masuk ke kursi depan namun bagian penumpang, tampak ia membuka jas nya dan melemparnya ke kursi belakang, lalu menggulung lengan bajunya.


"Ayo cepat, tunggu apa lagi ? tenang saja, nanti biar saya yang bilang sama bos kamu, cepat kalo ga mau kehilangan uang 2juta"


Perintahnya sambil mengiming imingi, aku langsung terkesiap


"hah, 2 juta?" 'cuma nyupirin dapet 2 juta sekali nganter? semangat ini mah'


Chelsea bergegas masuk ke kursi kemudi, memasang seat belt, lalu menyalakan mesin, dan memindahkan persneleng nya, bergerak mundur, dengan tangan hanya sebelah yang mengendalikan stir, sebelahnya lagi memegang sandaran kursi jok samping agar mudah melihat kebelakang. Sekali gerakan, mobil sudah berada di pinggir jalan, lalu ia menyalakan audio mobil, mencari lagu yang bisa menyalakan semangatnya, Brian memperhatikannya mengotak atik audio nya.


"Kita harus sampai di kawasan ini dalam wajtu 15 menit, dan ksu sudah membuang waktu 2 menit" sambil menyodorkan tabletnya yang berisi map dimana lokasi tujuannya sekarang.


Chelsea melihatnya sejenak, menganggukan kepala, mem-play lagu yang ia pilih.


I think I'm drowning, asphyxiated


Your something beautiful, a contradiction


I wanna play the game, I want the friction


You will be the death of me


Yeah, you will be the death of me


Bury it


I won't let you bury it


I won't let you smother it

__ADS_1


I won't let you murder it


And our time is running out


And our time is running out


You can't push it underground


You can't stop it screaming out


(The Muse - Time Is Running Out)


Dengan lihainya, Chelsea mengendalikan jeep Pajero sport dengan mode drifting tanpa mengerutkan alis sedikitpun, sesekali mengikuti lirik lagu yang ia stel.


Diam diam Brian melirik dan tersenyum tipis padanya. Jalanan tidak terlalu padat namun tidak lengang juga, mobil jeep besar itu dengan lincahnya bisa menyalip dan melewati mobil mobil lain.


Dalam 12 menit mereka sampai.


Chelsea mematikan audio, lalu menoleh ke arah Brian, begitupun Brian yang juga menoleh ke arahnya.


"Bagaimana?" tanya Chelsea


"Bisa diperhitungkan" Brian langsung membuka seat belt lalu turun. Dia berjalan ke arah loket pembayaran.


"Bos, honor saya gimana?" tanya Chelsea yang sebelumnya terperangah dengan lokasi mereka berada kini.


'Taman Hiburan'


"Nanti saya tambah honormu saat pulang, sekarang ikuti saya" sambil berjalan di depan Chelsea tanpa menoleh ke belakang, ia terlihat mencari seseorang.


"What... ga gini juga konsep awalnya" gerutu Chelsea


"Bisa dipecat di hari pertama gue kalo kek gini" namun Chelsea tetap malangkahkan kakinya mengikuti Brian

__ADS_1


"DADY...."


__ADS_2