
Saat Brian pergi ke kantor pada senin pagi, Mama Carol bersiap untuk mengunjungi mantu dan calon cucu nya. Alexa tentu saja sudah dipastikan berangkat sekolah.
Anak itu, benar benar menyayangi ibu sambungnya. Dia rela meninggalkan segala kemewahan demi menemani ibu sambungnya. Carol mengetahui keseharian mereka dari orang yang diutus Brian untuk mengawasi mereka.
✉️ "Jeng, aku otewe"
send➡️Betty
📩 "Ok. 2"
send➡️Carol
Betty dan Carol memutuskan untuk datang bersama ke kontrakan Chelsea, karena Chelsea belum mengetahui tentang kebenaran statusnya.
Betty merasa canggung jika dia harus sendirian datang berkunjung ke kontrakannya.
Chelsea sedang membereskan meja makan selepas Alexa pergi. Pikirannya masih kurang fokus. Beberapa kali tangannya menyentuh wajan panas, hingga mau tak mau Alexa yang menggantikan tugasnya. Alexa terlihat semakin mandiri, karena dia harus membagi waktu antara sekolah, belajar dan mengurus ibunya. Kesehatan psikis Chelsea cukup nge drop. Dia ingat apa yang harus dilakukan, namun tidak fokus dalam mengerjakan. Seringkali menangis kala mengerjakan pekerjaan yang tengah ia pegang. Dia pun belum sempat mengurus bengkel pemberian suaminya. 'Suami' kala mengingat kata itu, tangisnya pecah. Alexa tidak tega melihatnya, jadi dia seringkali mengambil alih pekerjaan yang sedang dikerjakan ibunya, tanpa mengeluh sedikitpun. Dia justru menikmati kemandirian yang selama ini ibunya jalani. Mengurus segala sesuatunya sendiri, menumbuhkan rasa kepuasan.
ting
tong
"Sebentar" teriak Chelsea dari dalam rumah. Dengan langkah gontai dia berjalan menuju pintu ruang tamu.
ceklek
"beeeeeeeb...... kemana aja lo gue chat ga dibales, telpon ga diangkat, gue susulin ke bengkel lo kagak ada. Ngebaso kuy" Komar langsung memeluk Chelsea kala melihat yang membukakan pintu adalah wanita idamannya.
"Bang Komar, ngapain lo kesini?" seperti biasa, Chelsea selalu ketus dan langsung mendorong tubuh Komar.
"Ah elah, kaga ada kengen kangen nya elo mah, mentang mentang dah punya lawan, gue di tendaang" ekpresi seolah menangis membuat Chelsea jengah.
"ck.. apaan sih, lawan apan coba" Chelsea masih menahan Komar di pintu depan. Sekarang dia tak mau membiarkan orang lain masuk sembarangan. Mengingat statusnya yang sudah menikah.
tes
Mengingat kata itu kembali membuat Chelsea melow.
"e eh.. kok mewek sih, kenapa? lo ada masalah sama tu jalu?"
Chelsea menggelengkan kepala sembari sebelah tangannya reflek mengelus perutnya, sebelah tangan lagi mengusap air mata yang tanpa ijin keluar dari sarangnya.
"Elu... ga lagi hamil kan?" tanya Komar yang memperhatikan gelagat wanita pujaannya. Tangis Chelsea pecah saat ditanya seperti itu. Dia kembali teringat dengan suaminya.
__ADS_1
Komar segera merengkuhnya kala melihat tangis pilu Chelsea. Namun Chelsea tetap mendorongnya.
"Jangan bilang kalo tu jalu ga mau tanggung jawab ya, enak aja buntingin cewek gue tapi ga mau tanggung jawab. Dimana alamatnya, biar gue hajar tuh orang"
plak
Chelsea menggeplak kepala belakang Komar dengan masih tergugu.
"aww... beb sakit ih, ko gue yang lo geplak. Si songong tu yang harus lo hajar"
plakk
"beb.... napa sih.. "
plakk
Chelsea terus memukul kepala belakang Komar kala komar mendumel kesal pada suaminya. Dia tak rela suaminya di kata katain.
"ampun beb.. iya iya.. gue ga bakalan ngapa ngapain tu jalu" Komar menarik tangan Chelsea agar bisa memeluknya. Chelsea menepis tangannya dan langsung masuk.
brakk
"Beeeeb.... tega lu yah... ko gue ditinggalin diluar"
"beeeeeeeb...."
Komar ditinggalkan Chelsea diluar rumah, dan langsung menguncinya. Membuat Komar komat kamit ga jelas sambil menyugar frustasi rambutnya.
Keduluan lagi dia. Hadeeeh....
Ef wai ai (FYI) guys, komar belum tau kalo Chelsea udah nikah ma Brayen🤫
tok
tok
10 menit kemudian terdengar lagi suara ketukan.
"Apaan lagi sih bang?" Chelsea membuka pintu sambil membentak
"aaa.... sayang... kamu ga apa apa?" Mama Carol terbata, kaget dengan bentakkan Chelsea yang tiba tiba begitu membuka pintu. Jejak air mata masih tercetak jelas di wajahnya, membuat Mama Carol spontan mengusap pipinya.
"Mama...." suaranya tercekat.
__ADS_1
"huhuuuuuu.... Mamaaaaa..... huhuhuuuu..... aku kangeeeeeen....."
Chelsea langsung menghambur kepelukan Mama Carol, menumpahkan rasa rindunya yang teramat sangat.
Mama menepuk nepuk pundaknya yang bergetar hebat. Mengusap rambut belakangnya sayang.
"sssshhh.... sshhh.... iya sayang, ini mama udah dateng, mama juga kangen..." Mama menenangkan, dia senang jika menantunya menganggapnya ibunya sendiri.
"Bukan sama mamaaaa.....huhuuuuu"
Gerakan mama tiba tiba berhenti, ingin mengumpat tapi takut dipecat. Lah, kebalik mak🙄
"Aku kangen beruangku maaa... huhuuuu.... my bear.... my bear.. huuuuu..." tanpa aba aba, mama meneteskan air mata. Apa sebaiknya Chelsea diberitahu juga kondisi anaknya yang tersiksa menahan rindu padanya?
"Iya sayang, nanti bear nya kesini, kamu tenang ya, kesian calon cucu mama kalo kamu sedih" Chelsea sontak melepas pelukan dan menghentikan tangisnya.
"hik... mama..hik... tau dari mana mau punya..hik..cucu..hik.." sambil terisak Chelsea melayangkan pertanyaan disusul usapan kasar ingus dan air matanya. Mama tertawa dalam hati, betapa polosnya wanita matang satu ini. Mama aja gemas, apa lagi Brian anaknya.
"Tau doong. Insting seorang nenek ga akan salah" Mama menuntun Chelsea ke ruang tengah, mendudukannya perlahan di sofa. Betty seolah terlupakan.
"Eh.. ada tante Betty, apa kabar tan. M Maaf, Chelsea cengeng"
'Aduh malu gue, mana tadi nangisnya kenceng banget lagi'
"Ga apa apa sayang. Namanya juga lagi hamil. Berapa minggu?"
"Jalan 5 minggu tan" Chelsea mengusap perutnya yang sedikit menonjol.
"Ya ampun, ga kerasa bentar lagi jadi nenek" ucapnya haru, matanya berkaca kaca.
"Iya, Mama bentar lagi punya cucu lagi" jawab polos Chelsea, dia menyangka Betty membicarakan mama Carol.
"Sebentar, Chelsea bikin minum dulu. Atau mau makan sekalian? Chelsea masak dulu ya" Chelsea hendak bangkit, namun ditahan keduanya.
"Udah, ga usah repot repot. Kamu jangan banyak bergerak, nanti cucu mama kecapean" Carol tak sadar saat mengucapkannya, Betty bersungut, ingin mengklaim bahwa itu adalah calon cucunya. Ngiri bilang boss😎
MAAF YA GUYS BARU BISA UP LAGI, KEMARIN SIBUK SAMA PENDAFTARAN SI BUNGSU KE SMP. VERIFIKASI INILAH ITULAH, BELUM HARUS NEMENIN TESTINGNYA. JADI MAAF BANGET YANG NUNGGUIN KARYAKU KO UP NYA GA KONSISTEN LAGI JAM NYA.
SABAR YA, INSHA ALLAH MULAI NABUNG BAB LAGI BIAR SESUAI JADWAL, OK😉
TERIMA KASIH BUAT PARA READERS YANG UDAH MENDUKUNG DAN MENGHARGAI KARYAKU SAMPAI SINI, SEMOGA YANG LAIN GA LUPA NINGGALIN JEJAK YA.
RAMAIKAN KOMEN YUK😘👍🏻
__ADS_1