Montir Janda Ku

Montir Janda Ku
#22. Make Her Stay


__ADS_3

Tiba tiba dia terisak, gurat kesedihan dan penyesalan tergambarkan di mata hijaunya. Aku menghapus jejak air matanya yang lolos satu persatu.


"Apa dia membenciku dady?" tanya nya, sambil menahan tangisnya agar tak pecah, terlihat menyesakkan tenggorokannya.


"Perhaps.. kalau kamu melangkah lebih jauh lagi, kalau dady sampai kelepasan, mungkin dia akan membenci kita berdua"


Hening...


"No, I don't want that happen, dady.. please forgive me, dady, make her stay, I promise I won't do that anymore, please dady, I'm sorry.. So sorry... make her stay please..." tangisnya pecah seraya menghambur dalam pelukanku. Pedih rasanya membayangkannya kembali merasakan kehilangan untuk yang kedua kalinya. Aku memeluknya erat, memberikannya penghiburan dan kekuatan, mengusap kepala belakangnya, lalu ku kecup keningnya, namun dia menutupnya dengan tangannya, sehingga punggung tangannya yang ku kecup. Aku terheran dan menunduk menatapnya, menuntut penjelasan.


"Nanti momy marah" tukasnya sambil masih terisak.


Aku tertawa sambil kembali memeluknya.


"Apa kau sangat menyukainya honey?" tanyaku.


"Tidak" seketika kulonggarkan pelukanku hendak menuntut penjelasannya lagi.

__ADS_1


"Aku sangat sangat sangat menyukainya" dasar anak tengil.


"Dady"


"hmm"


"Apa kau tidak normal?"


"What?"


"Maksudku, kalian... benarkah tidak melakukan apapun didalam sana? apa kau sudah lupa caranya?"


"Dengarkan dady, honey... yang namanya menjalin hubungan tidak sesimple itu, hanya dengan saling bersentuhan, saling memuaskan, itu bukan cinta, honey. Bukan itu intinya. Jika saja tadi dady terbawa suasana, lalu kelepasan, dan akhirnya kami terpaksa bersatu karena nafsu sesaat, suatu saat kami akan saling menyakiti. Apa kau mau itu terjadi?"


Dia hanya menggeleng.


"Sesuatu yang didasari oleh nafsu, bukanlah kesejatian, dan itu tidak akan abadi. Namun jika didasari oleh rasa saling mencintai, itulah yang sejati, hubungan itu akan abadi hingga akhir nanti. Itulah yang sedang dady lakukan. Dady ingin pelan pelan menjalaninya, hingga perasaan dady jelas mencintainya, hingga dady bisa membuatnya mencintai dady." entah darimana kata kata itu meluncur.

__ADS_1


"Apa dady sudah mencintainya?" pertanyaannya cukup menjebak. Aku sendiri tak yakin cinta itu seperti apa. Saat dulu aku dengan ibu kandung Alexa sendiri pun aku masih tak tau arti dari perasaan ku, namun yang ku tau, dia tidak mencintaiku, karena dia sudah mencintai lelaki lain sebelum kami dijodohkan.


"Itu yang sedang dady cari tau"


"jangan lama lama ya dad"


cup


Anak itu mencium pipiku sekilas lalu berlari keluar kamar. Mungkin mencari calon momy nya. Ehh...?


'Hahhhh....' kuhempaskan kasar nafasku. Sungguh rumit. Kuputuskan untuk mengisi perutku yang sedari tadi meminta asupan, kulangkahkan kaki ke arah dapur, aroma menggugah selera menggelitik hidung dan perutku.


Sesampinya di dapur, aku takjub akan apa yang terjadi di dapur. Dia memasak? benarkah penglihatanku? Bahkan terdapat 4 jenis masakan tersaji di meja makan. Kupikir wanita itu hanya mengenal kunci dan dongkrak. Kulihat 2 wanita itu saling berpelukan, dengan Alexa yang tergugu di dekapannya. Kurasa mereka telah berbaikan. Ada perasaan haru melihat pemandangan itu.


Betapa indah, semoga bisa selamanya. Entah apa yang membuatnya amat menyukai wanita itu. Entah apa yang membuatku menyukainya.


TEMPEL JEMPOL BEIBZ 👍🏻👍🏻👍🏻😘

__ADS_1


RAMAIKAN KOMEN YAAA😉


__ADS_2