My Hubby Is Ghost

My Hubby Is Ghost
Part 75. BETAPA BERUNTUNGNYA KAMU


__ADS_3

Dewi Fortuna memang seolah sedang mengitari kehidupan Cleo dan Tango. Banyak sekali kejutan yang terjadi ketika mereka semakin bersyukur.


Meskipun awalnya Tango sangat pesimis dengan sikap Cleo yang akan menerima kehadirannya ketika sudah menjadi hantu, tetapi apa yang ditakutkan olehnya ternyata hanya menjadi sebuah ketakutan semata. Cleo adalah seseorang yang mencintai dengan hatinya, bukan dengan kedua matanya.


Awal pertemuan yang dilakukan oleh mereka bukan berawal dari penglihatan melainkan dari sebuah tindakan. Tango benar-benar memenuhi ucapannya dan mewujudkan pernikahan dengan Cleo. Dari hal itu saja ia sudah tahu jika Tango adalah cinta sejatinya.


Ada banyak sekali doa yang diberikan kepada Cleo dan Tango agar perjalanan cinta beda dunia mereka langgeng. Namun, hal itu hanya diberikan oleh orang-orang yang mengerti jika Tango masih bersama dengan Cleo meskipun sudah menjadi arwah.


Sama halnya dengan doa yang telah diberikan oleh Pendeta Allert dan juga Pendeta Louis. Saat ini Tango masih mencoba menggoda Cleo.


"Bagaimana, apa kau terkesan dengan semua kejutan yang terjadi saat ini?"


"Biasa saja!" ucap Cleo sambil menyisir rambutnya.


Tango berkacak pinggang serta menatap tubuh istrinya itu.


"Nggak mungkin cuma biasa saja! Bukannya kamu sangat menikmati seluruh rangkaian pesta semalam?" ucap Tango tidak percaya.


"Ha ha ha, iya, aku sangat terkesan akan hal itu, hanya saja tidak menyangka jika kamu bisa melakukan semuanya dengan sangat sempurna. Aku sangat berterima kasih kepadamu Tuan Tango yang terhormat."


Raut wajah Tango seketika berubah membaik ketika menyadari jika istrinya terkesan dengan semuanya. Ternyata dia tetap sombong seperti saat ia masih menjadi manusia.


"Sama-sama istriku tersayang."


Cleo sebenarnya heran dengan sikap suaminya. Meskipun sudah menjadi hantu, tetapi ternyata ia tetapi saja narsis. Belum lagi terkadang sikap dominannya sangat terlihat.


Akan tetapi jika kedua sifat tadi sampai dihilangkan, maka ciri khas suaminya juga akan ikut menghilang. Maka dari itu Cleo membiarkannya.


"Meskipun kamu sangat narsis aku tetap mencintaimu, Sayang."

__ADS_1


"Sama-sama, apapun yang bisa membuatmu bahagia maka sekuat tenaga aku akan berusaha untuk mewujudkan hal tersebut."


Sikap saling terbuka di antara kedua pasangan mampu membuat Cleo dan Tango hidup serasi dalam beberapa waktu. Mereka bahkan tidak menyadari ada sebuah bahaya yang siap mendekati ke arah mereka.


"Seperti apapun kebaikan hati kita, terkadang masih ada orang lain yang merasa iri dan dengki terhadap kita. Oleh karena itu kita sebagai manusia tidak boleh iri dan dengki kepada pencapaian orang lain. Sebaiknya semakin banyak kita melakukan instrospeksi diri, kemampuan diri kita pasti akan meningkat."


......................


...👑Kediaman Presdir Lim...


"Buka pintunya, Kak. Kenapa kau tidak pernah adil kepadaku? Apa salahku hingga kau mengurungku sampai seperti ini?"


Mihiyo tampak kesal karena ia tidak mendapatkan hak untuk keluar dari rumah kembali. Saat ini Presdir Lim sengaja mengurung adiknya itu demi kedamaian semua orang.


"Sebaiknya kau berpikir sendiri tentang semua kesalahan yang diperbuat selama ini. Apa kau tahu jika ibu sampai berkorban hal-hal yang banyak daripada hal ini!" bentak Presdir Lim dari balik pintu.


"Memangnya si tua itu berkorban apa? Bukankah ia hanya memungutku dan selalu memanjakan aku. Apanya yang disebut berkorban?"


Sehingga sebelum ia merasa bisa hidup dengan kedua kakinya sendiri. Mihiyo masih membutuhkan kehadiran Nyonya Lim sebagai pendukungnya. Saat ini demi menarik simpati dari kakaknya ia terpaksa masih berbohong.


"Aku tahu, tapi aku tidak pernah mencoba menyinggung siapapun. Jadi aku berharap jika kamu bisa memberikan kelonggaran hukuman padaku! Aku mohon!"


Isak Mihiyo terdengar menyanyat hati. Namun, itu hanyalah sebuah akting. Dari layar monitor yang tersembunyi, Presdir Lim bisa mengetahui jika Mihiyo hanya bersandiwara. Ia sudah hafal dengan semua trik yang digunakan oleh adik tirinya itu.


"Sampai kapan kamu akan terus bersandiwara seperti itu? Aku tidak akan pernah memberikan rasa simpatiku kepadamu."


Banyak hal yang seringkali membuat Presdir Lim murka. Mihiyo banyak melakukan hal bodoh hanya sekedar untuk menyenangkan hatinya sendiri dan justru mencoreng nama baik Keluarga Besar Lim.


Jika Nyonya Lim bisa bersikap lunak kepadanya. Maka jangan harap jika Presdir Lim akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh ibunya. Ia orang yang bisa menilai sikap seseorang hanya dalam satu kali pertemuan.

__ADS_1


Tidak mau mendengar kebohongan demi kebohongan yang dilontarkan oleh Mihiyo, Presdir Lim bergegas pergi dari ruang bawah tanah. Ia bersyukur masih bisa menemukan kondisi awal tentang kesehatan ibunya yang tiba-tiba memburuk akibat Mihiyo.


Kini kabar itu sudah terlanjur menyebar secepat kilat hingga ia harus memberikan sebuah klarifikasi untuk membersihkan nama Cleo dan Keluarga El Vanezz.


"Jika hal ini sampai membuat semuanya tidak baik-baik saja, maka aku berpikir tidak akan melepasmu lagi, Mihiyo. Daripada kamu bisa hidup dengan bebas di luar sana. Jauh akan lebih baik jika kau tetap dikurung di ruangan bawah tanah!" ucapnya sambil meninggalkan ruang bawah tanah.


Tangan Presdir Lim tampak mengepal, menahan amarah karena mengingat semua sikap Mihiyo. Beruntung Presdir Lim bisa menahan emosinya, jika tidak sedari dulu sudah bisa dipastikan jika Mihiyo itu akan mendekam di jeruji besi.


Kini tujuan utamanya menuju ruang rawat ibunya. Beberapa tenaga medis tampak sedang memeriksa keadaan ibunya.


Seorang dokter tampak keluar dari dalam ruang perawatan ibunya. Karena kondisi Nyonya Lim berada dalam zona kritis, maka dari itu saat ini perawatan yang diberikan oleh pihak medis sudah dilakukan ke tahap paling akhir.


Hingga beberapa saat kemudian tampak seorang dokter keluar dari dalam ruang rawatnya.


"Bagaimana dengan kondisi daerah sekitarmu saat ini?"


"Sudah lebih terasa kondusif saat ini daripada beberapa hari yang lalu."


"Baguslah kalau begitu, yang terpenting adalah ketika kalian tahu bagaimana porsi kebaikan dan keburukan yang berada di dalam hatimu."


"Tentu dokter, mana mungkin aku berani menyalahi keseimbangan itu?"


"Oh, ya tentang kesehatan ibumu aku hanya menyarankan satu hal. Pertemukan dia dengan orang yang ia rindukan. Ada sebuah rasa bersalah yang dipendam sendirian olehnya hingga membuat kesehatan dirinya menjadi menurun sampai saat ini."


"Apakah tidak terlalu beresiko jika aku harus mempertemukan mereka kembali?"


"Tentu tidak, justru itu adalah obat mujarab yang bisa membuat kehidupan ibumu bisa berlangsung lebih lama lagi."


Melihat keraguan di dalam hatinya, membuat Presdir Lim terdiam untuk beberapa saat. Hingga sang dokter menepuk bahunya.

__ADS_1


"Percayalah dengan ucapanku, satu-satunya obat penyembuh adalah pertemuan ibumu dengan orang yang dirindukan itu."


__ADS_2