
Hari ini adalah satu Minggu setelah kelahiran bayi perempuan Nick dan Alenta. Bayi cantik itu kini sudah diberi nama, Nadine Anne Rezef Chloe. Perayaan untuk acara syukuran juga di gelar dengan mewah sebagai bentuk syukur keluarga Chloe dan juga Refez karena kehadiran anggota keluarga baru. Tetap ingin melindungi bayi mereka, Nick dan Alenta beserta keluarga besar sepakat untuk jangan sampai wajah cantik Anne di ketahui oleh orang luar, jadi jangan heran kalau orang pasti akan kesulitan untuk mencari tahu seperti apa wajah Anne.
Nick, pria itu kini mulai rajin membagikan momen bahagia keluarganya. Mulai dari saat Alenta menggendong Anne, juga photo nya sendiri bersama Anne yang sengaja di menutupi wajah Anne dengan Emotikon hati. Bak menjadi sosok yang baru, Nick kini sudah mulai belajar menjadi Ayah dan suami yang sigap selalu ada untuk kedua perempuannya. Jujur, masih ada rasa lelah dan mengeluh yang ia lakukan di dalam hati. Tapi demi Alenta agar tidak terlalu lelah dan sakit nantinya, Nick akhirnya mengalah dengan memasang alarm di ponselnya jadi bisa bangun di jam-jam yang sesuai dengan bayinya butuh minum atau di saat bayinya harus di ganti popoknya.
Setelah kelahiran Anne, tak lama Nick meminta Alenta untuk memakai alat pencegah kehamilan, beruntung Alenta tidak keberatan karena berbagai hal. Mulai dari tidak mungkin kalau harus memiliki anak lagi sementara Anne masih sangat kecil, dan lagi Alenta juga masih agak trauma dengan sakitnya kontraksi saat akan melahirkan.
Di sebuah perusahaan yang sudah melambung tinggi namanya dari puluhan tahun lalu, itu adalah Chloe. Perusahaan yang dikenal dengan generasi terbaik kini melekat kepada Nick. Iya, pria itu benar-benar berubah menjadi sosok lain begitu Alenta menepati posisi spesial di hatinya, ditambah lagi dia juga sudah memiliki bayi yang cantik, maka tak ada lagi yang Nick inginkan selain kebahagian Istri, anak, dan keluarga besarnya. Sudah tidak ada Nick yang tergoda melihat benda kembar berukuran besar, pantat bohai, atau perempuan berpakaian super seksi sekalipun tak ada yang mampu menggetarkan hatinya. Kenapa? Alasan utamanya adalah dia terlalu takut untuk mengkhianati Alenta dan menanggung konsekuensi nya nanti, kedua adalah Anne. Gadis cantik yang lahir dari benihnya itu membuat Nick berpikir puluhan kali walau hanya ingin sekedar melirik tubuh wanita lain selian Alenta. Takut? iya! Dia memang pria yang tidak baik, dia masih banyak kekurangan dan bukan sekali dua kali saja menyentuh wanita sebelum dengan Alenta. Tapi, tidak ada seorang Ayah yang ingin putrinya di sembarangi oleh pria, maka Nick dengan keteguhan hati menjaga dirinya agar sang anak tak mendapatkan karma buruk dari masa lalunya.
***
" Ibu, buka mulutnya pelan-pelan ya? Ibu harus makan. " Tuan Abimana menyuapkan bubur kepada Ibu Tina. Wanita tua itu kini hanya bisa duduk di kursi roda dengan keadaannya yang miris. Bibirnya tak bisa pilih masih menyon, tangan kirinya melengkung ke dalam tak bisa digerakkan. Jari-jari tangan kanannya juga bergerak tak sesuai keinginannya jadi tidak bisa melakukan apapun. Makan Tuan Abimana yang menyuapkan nya begitu juga dengan minum. Membasuh tubuh bahkan juga membersihkan kotoran itu pula tuan Abimana.
" I buh, ma as. " Ucap Ibu Tina menatap Tuan Abimana dengan lelehan air mata yang mengalir membasahi pipinya. Tahu, sungguh Tuan Abimana tahu apa maksud ucapannya itu. Maksudnya adalah, Ibu meminta maaf. Sebenarnya dulu Tuan Abimana juga sering sekali merasa sakit hati dengan Ibunya yang sering membandingkan dirinya dengan Tuan Baskoro. Tuan Abimana tidak sesukses Tuan Baskoro, maka dia menjadi tokoh yang buruk di mata Ibunya hanya karena tidak bisa memberikan materi sebanyak yang Tuan Baskoro berikan. Tali saat melihat Ibunya seperti ini, dia sebagai seorang anak juga tidak bisa mendendam terlalu lama, dia putuskan untuk merawat Ibunya seorang diri, sementara istri dan anaknya sementara dia titipkan sementara di rumah saudaranya.
Nasib buruk juga kini tengah dirasakan Ibu Rahayu, sudah berbulan-bulan dia tinggal di rumah sakit jiwa karena adiknya tidak sanggup untuk merawatnya lagi. Damar yang awalnya tidak setuju juga tidak bisa berbuat apa-apa karena Ibunya semakin parah berhalusinasi. Saat pagi sampai siang Ibu Rahayu hanya akan diam di pinggiran tempat tidur, tapi saat malam dia akan berteriak-teriak ketakutan, menangis, memohon ampun kepada Talita yang dirasa datang menghantuinya meminta untuk ditemani di dalam kuburnya. Tidak tahu sampai kapan dia akan tersiksa dengan segala rasa bersalahnya, yang jelas seluruh keluarga hanya bisa berdoa agar Ibu Rahayu bisa sehat seperti sebelumnya.
Tuan Baskoro masih betah tinggal di pedesaan, tapi meski begitu, dia juga masih aktif menghubungi putranya dan selalu menanyakan kabar tentang Alenta, syukurnya Alenta juga sudah mau mengobrol walaupun satu dua kata yang keluar dari mulutnya. Sekarang dia tengah membuat nasi kuning untuk dia bagikan kepada tetangga sebagai bentuk kebahagian dan syukur karena kini dia telah memiliki seorang cucu yang sangat cantik. Tuan Baskoro sebenarnya tahu apa yang terjadi dengan mantan istri juga Ibunya, tapi hatinya yang masih kacau berantakan belum mengizinkannya untuk menemui mereka.
Ibunya Alenta, wanita itu kini telah tinggal bersama suami barunya yang berasal dari Australia, tapi dia juga tak sekalipun melewatkan hari tanpa menghubungi Alenta apalagi semenjak adanya Anne, sehari bisa empat atau lima kali melakukan video call.
Tujuh Tahun kemudian.
" Lihat, kepala anakku sampai benjol oleh putrimu! Aku tahu kau adalah orang kaya yang dihormati banyak orang, tapi jangan pikir hanya karena kau banyak uang jadi mendidik putrimu agar bisa berbuat semena-mena. " Kesal seorang Ibu yang tak lain adalah Ibu dari seorang anak laki-laki yang menurut cerita anaknya dia dilempar dengan batu kepalanya oleh Anne.
Nick pria itu hanya bisa menghela nafas, sementara kepala sekolah juga terlihat kebingungan untuk menengahi mereka berdua Yang satu ngotot adalah orang kaya, yang satunya adalah Nick yang jelas dia tidak berani menyinggungnya.
" Kenapa putriku sampai melempar batu di kepala anakmu, tidakkah harus ada alasannya? " Nick menatap Ibu dari anak laki-laki itu dengan tatapan menyelidik.
Nick menoleh ke arah Anne yang matanya baru saja dari kamar mandi. Ah, ada-ada saja ulah anak ini! Batin Nick kesal.
" Ah, itu dia Anne! Dia sudah datang. " Ucap Kepala sekolah tersenyum bahagia karena Anne sudah datang dan semoga saja dia bisa bebas dari ketegangan ini.
Anne, gadis kecil yang memiliki sifat gabungan dari Ayah dan Ibunya hanya bisa duduk dengan santai lalu menghela nafas dan menatap bocah laki-laki dengan tatapan mengancam membuat si bocah laki-laki berlindung di balik tubuh Ibunya.
" Lihat! putrimu masih kecil tapi bisa-bisanya mengancam dengan tatapannya! "
__ADS_1
Nick menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Jangan heran ya? Tatapan seperti itu adalah tatapan milik Alenta.
" Kenapa kau memukul putraku?! "
Anne menghela nafas sebalnya.
" Ibuku bilang, laki-laki tidak boleh menyentuh rok perempuan berikut dalamnya, menyentuh dada, apalagi mencium anak perempuan. Bocah itu sudah menciumku, jadi aku memukul kepalanya berarti bukan salahku. "
Ibu dari bocah laki-laki itu terperangah tak percaya.
" A aku kan tidak sengaja, temanku mendorongku ke arahmu, aku sungguh tidak sengaja mencium pipimu! Sumpah! "
" Sengaja atau tidak, mencium itu artinya ya mencium! "
Nick menelan salivanya sendiri mendadak dia merasa tidak ingin ikut campur.
" Itu hanya mencium tidak sengaja, lagian kalian kan anak-anak jadi tidak apa-apa. " Ujar Ibunya bocah laki-laki itu.
" Hemp! Tidak bisa! Itu bukan hukuman, tapi hanya peringatan dariku, kau harus tanggung jawab saat nanti! "
" Apalagi? Ibuku bilang, ciuman bisa membuat perempuan hamil, jadi kalau aku hamil kita ya harus menikah. "
" Hua...... " Tangis bocah itu pecah ketakutan.
Nick, dia masih tak bisa berkata-kata. Untunglah semua bisa dimaklumi dan memutuskan untuk berdamai.
" Kau jangan begitu lagi ya? " Ucap Nick seraya menuju mobil karena jam sekolah Anne sudah selesai.
" Iya, nanti kalau dia lebih kurang ajar lagi, aku akan menendang bagian selangka agar dia tidak bisa macam-macam lagi. "
Nick menggeleng keheranan.
" Jangan membuat Ibu pusing, dia itu sedang sensitif akhir-akhir ini. Kalau kau membuat ulah Ayah pasti akan kena sasarannya juga. "
" Akan aku usahakan, Ayah. " Ucap Anne.
__ADS_1
Sesampainya di rumah.
Alenta tersenyum menyambut kedatangan Nick dan juga Anne.
" Hello anak Ibu? " Anne tersenyum lalu memeluk Alenta. Nick juga melakukan hal yang sama.
" Ibu ada kabar gembira untuk kalian berdua loh. " Ucap Alenta.
" Wah, aku tidak sabar sekali mendengar apa yang gembira? " Ujar Nick ikut antusias.
" Ini dia! " Alenta menunjukkan alat uji kehamilan yang sudah ada dua garis. Lain dari Alenta dan Anne yang bersorak gembira, Nick justru kehilangan senyumnya.
" Ibu, ayo lahirkan banyak adik untukku! " Ucap Anne semangat.
Aku harus tertawa kan? Tapi aku tidak bisa melakukannya.
Damar menahan tawa melihat bagaimana ekspresi Nick yang nampak tertekan.
Mari kita ucapkan selamat untuk Papa Nick, selamat menikmati ngidam Alenta lagi, semoga berhasil ya? Fighting!!
TAMAT
Halo Hola kesayangan.....
Aku mau mengucapkan banyak banyak terimakasih untuk kalian yang sudah mengikuti cerita ini, maaf jika banyak sekali typo yang membingungkan dan kadang juga tidak masuk akal 😂😂
Semoga ending cerita ini tidak mengecewakan ya? Sampai juga di karya Aku yang lain 🤗🤗
Mampir disini ya...
Little Wife
Maried With Mr. L
Sampai jumpa kesayangan aku semua ❤️❤️
__ADS_1