OG Simpanan Tuan Muda

OG Simpanan Tuan Muda
Ngidam Pertama


__ADS_3

"Saya sarankan jangan terlalu kelelahan, kehamilan nya masih rentan. Makan-makanan sehat dan bergizi, jangan terlalu banyak makan pedas dan jangan terlalu sering berhubungan badan, apalagi dalam durasi yang lama."


Sontak saja Smith membulatkan mata nya, niat nya ke korea kan untuk berbulan madu. Tapi apa ini? Tak boleh berhubungan? Ini kan kegiatan favorit nya, apalagi sedang musim dingin disini.


"Kenapa tak boleh?"


"Bukan tak boleh, hanya jangan terlalu sering. Kalau seminggu 3 kali masih aman, asal durasi nya jangan terlalu lama." Jelas dokter itu, dia juga wanita. Tentu nya dia juga punya suami yang akan merengek jika tak di beri jatah malam, jadi dia jelas tau kenapa Smith bertanya.


"Satu lagi, buat ibu hamil nyaman terlebih dahulu. Jika merasakan sakit, sebaiknya jangan di lanjutkan, karena akan mempengaruhi pertumbuhan janin nya."


"Baiklah dok, saya mengerti. Lalu bagaimana dengan gejala muntah-muntah setiap pagi dok?"


"Itu wajar bagi wanita yang hamil muda, gejala ini disebut morning sickness tuan." Jawab dokter itu.


"Apa ada obat untuk mengurangi muntah nya dok?"


"Nanti saya resepkan tuan, beserta vitamin nya juga." Ucap dokter itu.


"Apa saya sudah bisa mengetahui jenis kelamin anak saya dok?" Kali ini Amelia yang bertanya dengan antusias.


"Belum Nona, tunggu hingga kandungan anda 6 bulan. Baru terlihat, sekarang masih dalam masa pertumbuhan."


"Ohh begitu ya?"


"Kalau begitu kami permisi dulu, sebaiknya Nona disini dulu sampai sore." Amelia mengangguk lemas, rencana nya ingin jalan-jalan ke namsan tower gagal sudah.


Setelah dokter dan perawat meninggalkan ruangan nya, Smith langsung membuka celana nya yang sudah terasa tak nyaman sedari tadi.


"Ihh Oppa, apa-apaan sih? Nanti ada yang liat, aku gak rela ya.."


"Bau By, tadi kan kamu muntah disana." Jawab Smith lalu melempar celana nya.


"Ya setidaknya ganti dengan yang lain, jangan gitu dong. Keliatan sexy banget kalau gitu." Ucap Amelia, karena pria itu hanya memakai boxer nya.


"Sebentar lagi anak buah ku kesini nganter celana sama makanan."


Tak lama, anak buah Smith datang dengan menenteng tiga paperbag di tangan nya.


"Ehh maaf tuan.." Ucap pria itu canggung, apalagi saat melihat penampilan Smith yang tak memakai celana. Pikiran kotor nya seketika aktif, pasti sepasang suami istri itu akan melakukan hal tak senonoh di ruangan ini.


"Jangan berpikiran yang tidak-tidak, apalagi membayangkan istri ku."


"Maaf tuan, ini pesanan tuan beserta celana nya."


"Simpan saja disana, lalu cepat pergi." Smith menunjuk meja nakas dengan dagu nya, pria itu patuh dan menyimpan paperbag itu di nakas dan segera pergi.


"Mau makan By?"

__ADS_1


"Pen ramen.." Tunjuk Amelia saat melihat tiga buah ramen mangkuk yang tergeletak keluar dari paperbag, karena pria tadi menaruh nya terburu-buru takut Smith marah mungkin.


"Oke, aku seduh dulu. Kamu makan yang gak pedes aja ya, kata dokter kan gak boleh makan yang pedes-pedes."


"Iya Oppa.."


Smith mengambil air dalam termos kecil dan menuangkan nya ke ramen yang sudah terbuka penutup nya, sambil menunggu dia mengenakan celana yang di belikan anak buah nya. Selain terlihat sexy, dia juga merasa kedinginan.


Tak lama, ramen pun matang. Smith menyodorkan ramen kuah dengan sumpit, juga gimbab berisi telur.


"Makan yang kenyang, disini makan nya pake sumpit By. Bisa?" Amelia nyengir lalu menggelengkan kepala nya, dia mana pernah makan pake sumpit, paling pake sendok garpu itu pun kalau makan dengan sup. Atau makan dengan tangan langsung, karena terasa lebih enak menurut nya.


"Baiklah, aku suapi saja ya By.."


"Aku akan belajar saja, coba tunjukan bagaimana cara memegang sumpit yang benar." Smith pun mengajarkan istrinya memegang sumpit, dan menggunakan nya untuk memakan ramyun.


"Kuah nya gimana?"


"Di minum langsung dari wadah nya By, kayak gini." Smith lagi-lagi menunjukan cara nya meminum kuah ramen, langsung dari cup nya.


Amelia meniru cara makan sang suami dan mencoba menyumpit mie, meski sempat kesusahan tapi akhirnya dia bisa.


"Nah gitu By, ambil dikit-dikit aja."


Amelia menurut dan dia bisa memakan nya setelah berusaha lumayan keras untuk bisa menyuapkan mie itu ke dalam mulutnya.


"Ini ramen favorit aku By, kalau ke korea aku beli selalu merek ini." Jawab Smith.


"Coba cocol ini ke kuah nya By.." Smith mengulurkan gimbab kepada sang istri.


"Ternyata orang korea juga makan mie pake nasi ya.." Celetuk Amelia.


"Iya dong, biar kenyang."


"Aku kira cuma di Indo aja yang kalau makan mie pake nasi biar kenyang." Ucap Amelia sambil cengengesan.


"Pakein ini,"


"Ini apa?" Tanya Amelia melihat semacam sayuran yang berwarna merah.


"Kimchi, rasanya sedikit asam dan pedas. Enak di makan sama ramen, cobain dulu."


Amelia mencoba ramen dengan kimchi, dia membulatkan mata nya. Suami nya tak bohong, memang enak.


"Enak Oppa,"


Smith mengambil daging dari wadah, menggulung nya dengan daun wijen, juga ramen dan memakan nya dalam satu suapan.

__ADS_1


"Enak?" Tanya Amelia, melihat ekspresi Smith yang terlihat puas. Bisa di pastikan itu enak, membuat nya ngiler.


"Coba nih.."


"Makan ala korea ternyata banyak macam nya ya.." Jawab Amelia sambil tersenyum.


"Setiap negara pasti punya cara makan nya sendiri By,"


"Iya, ohh iya kapan kita ke namsan tower?"


"Besok?"


"Boleh, pokoknya aku gak mau pulang sebelum lihat namsan tower."


"Iya Baby, kita pergi besok ya. Tunggu..."


"Kenapa? Kok ekspresi nya gitu?" Tanya Amelia.


"Berarti waktu kamu ngerengek pengen ke namsan tower itu, kamu ngidam dong?"


"Ahaha, seperti nya iya Oppa. Aku mana tau kalau aku hamil, kamu juga gak ngeh kan?" Tanya Amelia.


"Aku cuma sadar perubahan tubuh kamu aja yang lebih kenyal By."


"Maksud Oppa, aku gendutan gitu?"


"Ya nggak gitu sayang, hanya sedikit. Apalagi di bagian ini," Smith menunjuk buah dada Amelia yang menggantung indah.


"Sama aja kamu ngatain aku gendut."


"Ya terus kalau kamu gendutan emang nya kenapa sih?" Tanya Smith.


"Aku gak cantik kalau tembem."


"Kata siapa sih? Kamu cantik apa adanya, kamu tetap cantik dalam keadaan apapun sayang."


"Oppa bohong."


"Ngapain aku bohong, buktinya aku cinta mati sama kamu By. Udah, jangan berpikiran aneh. Sekarang kamu makan yang banyak, sekarang kamu makan nya kan di bagi 3."


"Iya Oppa.."


...


🌻🌻🌻


__ADS_1


pipi nya gembung gitu bang Smith🤣🤣


__ADS_2