OG Simpanan Tuan Muda

OG Simpanan Tuan Muda
Manber Tanpa Bumbu


__ADS_3

Hari ini, sepasang suami itu memutuskan untuk pulang ke tanah kelahiran, Smith terus menggenggam erat tangan sang istri dengan senyuman yang tak pernah surut dari kedua sudut bibirnya.


"Selamat datang Indonesia, aku pulang.." Teriak Smith.


"Apaan sih yang? Malu di liatin orang.."


"Aku bahagia sekali sayang, saat kita pulang sudah ada kehidupan lain di perut kamu, sekaligus dua." Jawab Smith.


"Kita pulang sekarang?" Ajak Amelia, mereka sengaja tak memberi tahu bibi Rose dan Appa Joseon, mereka ingin memberi kejutan.


"Mari sayang.." Amelia menggandeng lengan sang suami dengan mesra, menaiki mobil yang sudah di sediakan anak buah nya, Smith juga tak memberitahu Roy Asisten nya atas permintaan istri nya.


"Bawakan tas dan koper ku,"


Anak buah Smith segera mematuhi perintah sang tuan muda yang sedang bucin kebangetan itu.


.....


Smith kembali menginjak mansion setelah satu minggu lebih mereka pergi ke korea, niat nya untuk berobat sekaligus bulan madu, tapi syukurlah Amel sudah hamil tanpa berobat terlebih dulu.


"Selamat sore, Bibi, Appa.." Sapa Amelia, saat melihat kedua orang tuanya sedang menonton televisi di ruang tengah.


"A-amel, selamat datang sayang.." Bibi Rose memekik kesenangan, lalu segera memeluk sang menantu dengan erat.


"Kamu baik-baik saja sayang?" Tanya Bibi Rose sambil mengecupi wajah sang menantu.


"Amel baik Bi, dede juga baik.."


"Wahh, karena kembar dua bulan aja udah keliatan ya.." Ucap Bibi Rose sambil mengusap-usap perut Amel yang nampak sedikit membuncit.


"Iya Bi, aku seneng banget. Karena pas di kasih langsung dua." Jawab Amelia.


"Selamat datang kembali di rumah sayang.." Kali ini Appa Joseon yang bicara, beliau merentangkan tangan nya, Amelia mengerti dan masuk ke dalam pelukan sang mertua.


"Bagaimana disana nak? Kamu bahagia?"

__ADS_1


"Sangat Appa, Oppa Smith bawa Amel jalan-jalan ke namsan tower, ke sungai han, Amel lihat lampu jembatan yang kelap-kelip tengah malam, indah banget." Celoteh Amelia menceritakan apa yang dia lihat di Korea.


"Cucu nya kakek pengen ke namsan tower ya.." Ledek Appa, karena Amelia terus merengek ingin ke namsan tower.


"Hehe, iya Appa."


"Sekarang udah keturutan, jangan ngidam yang jauh ya dek, banyak yang deket kok."


"Appa gak boleh gitu, Smith mampu kalau pun Amel ngidam nya pengen ke luar negeri satu minggu sekali." Celetuk Smith.


"Masalah nya kantor gak ada yang urus, kasian Roy kewalahan nanganin perusahaan."


"Ahh ya, Roy harus di beri bonus bulan ini." Ucap Smith.


"Dia juga lagi sibuk nyiapin pernikahan nya yang tinggal 5 hari lagi."


"Roy mau nikah?" Tanya Smith.


"Kamu lupa? Rena kan udah hamil, ya jadi nikah nya harus di percepat keburu perut nya buncit."


"Awwhhhss, sakit Bi.." Ringis Smith sambil mengusap-usap kepala nya.


"Gak ada untung-untungan ya Smith, dasar anak nakal pengen tak sentil itu telinga nya.."


"Yang, bibi galak.." Adu Smith sambil bersembunyi di belakang sang istri.


"Haishh sudahlah, kamu mau makan sayang?" Tanya Bibi Rose.


"Boleh Bi, Amel sudah lama gak makan masakan bibi."


"Mau makan apa sayang? Pasti bibi masakin apapun untuk mu.."


"Pengen makan malatang seperti waktu itu." Jawab Amelia dengan senyum manis nya, dia tersenyum manis saat membayangkan malatang dengan kuah merah pedas dan panas yang membuat nya mati rasa.


"Bibi masakan sekarang, kamu mandi dulu ya. Istirahat dulu, pasti capek habis perjalanan jauh. Nanti bibi panggil.."

__ADS_1


"Iya Bi, makasih.."


"Apapun untuk mu." Bibi Rose mengusap kepala sang menantu dengan sayang.


Bibi Rose pergi ke dapur untuk memasakan makanan pesanan sang menantu, sedangkan Amelia, dia pergi ke kamar nya. Tentu nya dengan si bucin Smith yang terus mengintili istri nya kemana pun, termasuk kamar mandi.


"By..."


"Ya Oppa, kenapa?" Tanya Amel, dia sedang berusaha meraih seleting dress nya di punggung, tapi kelihatan nya tangan Amelia tak mampu meraih nya.


Smith dengan peka nya langsung mendekat dan menurunkan resleting dress sang istri.


"Kalau sudah gak cape, kita nyari kado buat pernikahan Roy sama Rena yuk?" Ajak Smith.


"Boleh Oppa, rencana nya mau di beliin apa?"


"Mobil aja kali ya? Atau perhiasan, gaun mahal atau apa? Menurut mu?"


"Apartemen kan udah punya, mobil juga, Rena gak terlalu suka perhiasan atau gaun, dia lebih suka memakai celana jeans." Jawab Amelia, dia sangat tau apa yang selalu sahabat nya pakai.


"Lalu apa By?"


"Aku bingung Oppa, nanti saja kita pikirkan. Aku lelah, ingin berendam.." Ucap Amelia, tapi Smith nampak senyam-senyum sendiri dan Amelia tau apa maksud pria itu.


"Boleh mandi bareng tapi gak pake bumbu-bumbu ya, aku lelah nanti malam saja." Celetuk Amelia, dia tau akal bulus dan otak mesoom suami nya.


"Hambar dong By.."


"Mau bareng atau nggak?"


"Iya, iya.. Setidaknya bisa megang buah kenyal meski tak masuk." Jawab Smith lesu, mereka pun berendam di bath up bersama.


....


🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2