OG Simpanan Tuan Muda

OG Simpanan Tuan Muda
Belanja Bulanan


__ADS_3

Setelah selesai menonton, kedua pasangan itu berpencar. Yang satu ke supermarket untuk belanja bulanan, yang satu nya lagi pergi membeli ponsel baru.


"Oppa, beli apa aja?" Tanya Amelia saat kedua nya baru memasuki kawasan supermarket.


"Liat aja nanti By, apapun yang kamu mau beli aja." Jawab Smith santai.


Amelia menganggukan kepala nya, dia berjalan melihat-lihat aneka sayuran terlebih dahulu dengan Smith yang mengikuti di belakang dengan mendorong troli.


"Beli caisim atau pakcoy?" Gumam Amelia menimang-nimang kedua jenis sayur di tangan nya.


"Kalau bisa kedua nya kenapa harus milih satu? Dua-duanya aja By." Usul Smith.


Amelia menurut dan memasukan kedua sayur itu ke dalam troli.


"Beli banyak sayuran, biar kamu sehat. Ingat kita menikah 3 hari lagi."


"Nee Oppa."


"Mentang-mentang habis nonton drama korea, ngomong nya jadi bahasa korea." Amelia hanya cengengesan menanggapi ocehan pria nya.


"Beli timun ya?"


"Buat apa? Kamu kan punya pisang raja, kenapa harus pake timun."


"Apanya? Ya buat lalapan dong, lagian di apartemen mana ada pisang raja." Jawab Amelia, dia belum mengerti sama sekali dengan yang Smith bilang pisang raja.


"Ini apa dong kalau bukan pisang raja?" Tunjuk Roy ke arah celana nya yang terlihat menggembung.


"Apa dia bangun?"


"Tidur dong, nanti bangun nya kalo kamu udah selesai datang bulan." Jawab Smith santai, hingga membuat gadis nya mendengus, lebih baik kembali memilih sayuran.


"Mau selada juga.."


"Beli jamur By." Ucap Smith.


"Jamur apa?"


"Terserah, beli beberapa jenis buat hotpot nanti di rumah." Amelia pun mengangguk dan memilih jamur yang bagus.


Selesai dengan sayuran, kini mereka pindah ke area buah-buahan.


"Beli jeruk, sama anggur ya Oppa?"


"Apel, melon, semangka, jangan lupa kamu harus makan banyak buah By."


"Hiss, iya Oppa.." Jawab Amelia malas.


"Ihh, ini buah apa?" Amelia mengambil satu kap buah yang menurutnya unik, karena belum pernah melihat nya.

__ADS_1


"Peach By, mau? Beli aja.."


"Enak gak?"


"Enak By, manis kayak kamu.." Akhirnya Amelia membeli buah itu satu kap.


"Pengen itu.." Rengek Amelia saat melihat buah stroberi jumbo.


"Beli Baby, jangan merengek gitu tinggal ambil." Ucap Smith ringan.


Jangan lupa Mel, pacar mu itu horang kaya. Tinggal ambil aja yang kamu mau, mumpung yang punya kartu baik.


Amelia segera memasukan 4 kotak stroberi ke troli, dia sangat menyukai buah berwarna merah dan beraroma manis itu.


"Selesai, tinggal beli daging sama ikan.." Amelia memilih daging sapi yang bagus dan beberapa jenis ikan, termasuk salmon.


"Mau ini ya, boleh?" Tanya Amelia saat melihat bakso seafood.


"Ambil.."


"Ihh baik banget.."


"Cepat, belum snack sama coklat. Suka coklat kan?" Amelia menganggukan kepala nya.


"Jangan lupa beli sabun mandi, terus beli kebutuhan lain. Emm, beli br* juga ya? Yang lama udah gak muat, sesak."


"Makanya ayo, tinggal ambil aja By gak perlu merengek dulu."


Sedangkan sepasang kekasih lain, sekarang tengah berdebat karena perbedaan pendapat.


Rena menginginkan ponsel yang murah tapi bagus, sedangan Roy dia ingin membeli ponsel keluaran terbaru dengan harga yang belasan juta.


"Hemat uang nya, cuma ponsel ini. Sederhana aja, yang penting bisa pake nelpon sama ngirim pesan. Bukan nya itu kegunaan penting dari ponsel?"


"Kalau mahal sudah jelas bagus sayang, kualitas nya juga gak perlu di ragukan lagi. Kalau yang murah belum tentu bagus, nurut ya beli yang ini?" Ucap Roy tetap kekeh dengan keputusan nya membelikan ponsel dengan logo apel yang bekas di gigit.


"Aku mau yang ini.." Rena juga tetap kekeh dengan keputusan nya membeli ponsel bermerek sungsang.


"Yaudah beli dua-duanya aja, buat stok kalau nanti kamu banting lagi."


"Satu aja, hemat uang nya. Harga ponsel yang itu setara 17 buah ponsel yang ini,"


"Yaudah, beli yang ini tapi 17 biji, gimana?" Tawar Roy, membuat Rena semakin naik pitam.


"Sebenarnya yang mau beli ponsel itu kamu, tapi buat aku kan? Aku suka nya yang ini, kamu mau apa sekarang?"


"Iya, tapi itu gak terlalu bagus jadi beli nya yang ini biar couple sama punyaku sayang."


"Terserah lah.." Akhirnya, Rena mengalah dan menurut saat pria itu kekeh membelikan ponsel mahal untuk nya.

__ADS_1


"Mbak, yang ini bungkus ya.."


"Baik tuan.." Jawab si pelayan toko ponsel, jujur dia jengah sedari tadi mendengar perdebatan sepasang kekasih yang sama-sama keras kepala.


Padahal kalau dia jadi Rena, pasti akan langsung setuju saat pria itu ingin membelikan nya ponsel mahal.


Setelah membayar nya, Roy dan Rena pergi dari toko itu dengan mood Rena yang amburadul.


Jika perempuan lain akan senang jika di belikan barang mahal, nah Rena kebalikan nya. Dia lebih suka jika uang nya di tabung untuk biaya masa depan, tak ada yang tau kapan roda kehidupan akan berubah.


...


"Beli baju By.." Tawar Smith saat kedua nya melewati store pakaian branded.


"Di rumah masih banyak yang baru Oppa, yang di belikan Asisten Roy juga belum kepake semua." Jawab Amelia.


"Ohh ayolah, beli satu setel saja." Ucap Smith lalu menarik tangan gadis nya ke store itu. Kalau sudah begini, Amelia menurut saja.


Smith begitu antusias membelikan beberapa dress yang menurut nya akan bagus jika Amelia yang memakai nya.


"Oppa, sudah lah.."


"Setidak nya beli satu item saja By.."


"Oke, aku mau hotpants." Tunjuk Amelia pada hotpants yang tergantung rapi di rak.


"Ambil aja, tapi jangan di pakai keluar rumah."


Setelah selesai membeli celana yang di inginkan nya, lebih tepat nya Smith memaksa gadis nya harus membeli, padahal di rumah pakaian milik gadis nya sudah banyak, memenuhi lemari. Mereka keluar dengan tangan yang saling bertautan mesra seperti layaknya sepasang kekasih.


Selesai sudah kegiatan malam ini, kedua pasangan itu pun bertemu di tempat parkir mobil dan memutuskan pulang.


"Kenapa Ren? Wajah nya di tekuk gitu?"


"Aku mau nya beli ponsel yang murah tapi bagus, tapi Roy mau nya beli ponsel mahal? Kamu tau harga nya Mel? 17 juta, gila aja satu buah ponsel itu bisa buat beli 17 biji ponsel yang aku mau." Jelas Rena menggebu.


"Kenapa nolak sih? Padahal selama uang nya ada yaudah, meski emang sih kesel banget kalo laki udah memaksakan kehendak nya. Aku juga tadi di paksa beli baju, padahal baju di rumah udah numpuk dan belom kepake semua."


"Tanda nya kalian berdua harus ingat kalau pacar kalian itu sultan, jadi gak masalah." Celetuk Smith ikutan nimbrung.


"Boros.." Ucap kedua gadis itu serempak.


"Hidup harus di nikmati, ya kan Roy?"


"Benar tuan.." Jawab Roy membenarkan perkataan tuan muda nya, dan itu membuat kedua gadis nya mencebik sebal.


....


🌻🌻🌻

__ADS_1


Harus sadar ya🤭🤭


__ADS_2