OG Simpanan Tuan Muda

OG Simpanan Tuan Muda
Tuan Bucin VS Kang Bucin


__ADS_3

Seperti rencana awal, kedua pasangan kekasih itu berangkat jalan-jalan ke mall untuk sekedar menenangkan keadaan, karena hanya tinggal tiga hari lagi Smith dan Amelia akan menikah. Sebelum Roy tenggelam dalam tugas yang super sibuk, jadi dia ingin quality time dulu bersama gadis nya.


Mobil melaju dari apartemen sekitar jam 5 sore, karena film baru akan diputar jam 7 malam.


"By.."


"Iya Oppa, kenapa?" Tanya Amelia, mereka masih dalam perjalanan menuju mall terbesar di pusat kota.


"Nggak deh, nanti aja.." Jawab Smith ambigu, dia menyandarkan kepala nya di pundak Amelia.


Sedangkan kedua orang di bangku depan hanya sebagai pelengkap saja, tak ada yang berani bicara jika tak ada yang memulai pembicaraan dari bangku belakang.


"Ren, gimana? Pak Roy udah beliin concealer belom?" Tanya Amelia pada Rena.


"Udah lho beb, makasih ya. Kalo gak di ingetin dia mana mau inisiatif sendiri buat beliin." Jawab Rena dengan sedikit sindiran, sedang yang di sindir hanya melirik sekejap lalu kembali fokus ke jalanan.


"Bagus dong, iya nih emang cowok suka gak peka. Padahal malu lho kalo kelihatan orang, seenaknya aja buat-buat tanda." Membuat Smith yang tadi nya bersandar manja di pundak nya bangkit dan menatap gadis nya dengan kesal.


"Hey, aku dah beliin setelah kita melakukan nya malam itu, kalau kamu lupa." Ucap Smith agak ngegas.


"Benarkah? Perasaan aku yang beli deh waktu di mall, ehh malah ketemu idol korea terus aku di seret pulang ke apartemen dan mendapat hukuman." Ucap Amelia mengingat kan.


Memang saat itu dia menggunakan black card milik Smith satu kali untuk membeli concealer dan spons nya, tapi untuk makanan Smith yang bayar karena keburu terciduk.


"Oh iya juga ya.."


"Udah mah ngegas tau nya malah pikun." Gumam Amelia tapi masih bisa terdengar oleh telinga tajam Smith.


"Apa? aku belum pikun ya.."


"Ya terus kalo pelupa apa namanya kalau bukan pikun Oppa?"


"Awas kau ya.." Smith menarik gordeng yang ada di antara bangku depan dan bangku belakang, hingga sang Asisten takkan bisa melihat apapun yang di lakukan di bangku belakang.


Smith mencium bibir Amelia dengan buas nya, dia begitu kesal dengan perkataan gadis nya.


"Oppa, pelan-pelan sakit.." Ucap Amelia saat pria itu menyesap dada nya kuat, hingga tanda kemerahan tercetak jelas di bekas nya.


"Uhh.." Lenguh Amelia tertahan, setidaknya Roy sudah terbiasa dengan suara-suara aneh itu, tapi sekarang berbeda karena ada Rena, benar-benar Smith tak tau tempat dan situasi.


"Oppa.." Lirih Amelia lagi, tapi pria itu tak peduli dan tetap mengerjai kedua buah kenyal milik gadis nya yang sudah mengembang.

__ADS_1


Sedangkan di bangku depan, Rena melirik Roy meminta penjelasan.


"Biasa yang, jangan heran. Ini cobaan yang setiap hari aku rasakan," Jawab Roy menjelaskan penderitaan nya selama menjadi jomblo, tapi sekarang ada Rena, dia juga bisa melakukan dan mendengar suara indah itu dari mulut kekasih nya sendiri.


Rena baru mengerti, saking bucin nya Tuan muda itu hingga sering membuat sang Asisten menderita karena perbuatan mereka, tuan muda itu begitu tak tau malu berbuat tak senonoh di dalam mobil yang ada Roy di dalam nya juga.


Hingga kegaduhan itu terhenti, bertepatan dengan mobil yang berhenti di basemen mall.


"Tuan, sudah sampai.."


"Aku juga tau.." Jawab nya datar, dia membenahi pakaian nya yang berantakan, begitu juga dengan Amelia, dia memperbaiki penampilan nya yang acak-acakan karena ulah Smith.


Mereka berempat pun keluar dan segera memasuki kawasan mall itu, lebih tepat nya bioskop.


Para wanita di depan dengan tangan yang saling bertaut, maklum lah mereka sahabat yang sangat dekat. Sedangkan para pria mengekor di belakang dengan gaya bak idol korea, memakai kacamata dan masker hitam.


"Roy, beli cemilan dan juga minuman untuk kegabutan kita nanti di dalam. Aku yang traktir.." Mau tak mau Roy menuruti perintah tuan muda nya, dia mengantri di depan stand yang menjual berbagai rasa popcorn dan cola.


"Rasa caramel 3, original satu, cola nya 4." Ucap Roy.


"Maaf kak, bisa di buka masker sama kacamata nya sebentar, ada aplikasi face scant apalagi yang menggunakan kartu debit."


Terpaksa lah dia membuka masker dan kacamata nya, tentu saja antrian para gadis itu berteriak histeris saat melihat wajah tampan yang sedari tadi tersembunyi di balik masker hitam nya.


"Harap jaga mata ya, ini sudah ada yang punya.." Hening, semua nya diam saat melihat tangan gadis itu melingkar sempurna di lengan pria tampan itu.


"Sudah yang? Ayo, tuan Smith sudah terlalu lama menunggu." Ucap Rena, menarik lengan pria nya menjauhi kerumunan gadis-gadis genit.


Tanpa Roy sadari, Rena melirik ke belakang dan memberi isyarat akan mencolok mata mereka dengan kedua jari nya.


...


Singkat nya, mereka pun menonton film korea yang bertema zombie. kedua gadis itu nyengir-nyengir ngeri melihat penampilan zombie ala korea itu, sedangkan para pria hanya menampilkan wajah datar nya.


Kedua gadis itu juga hanyut dalam suasana haru saat melihat seorang bayi yang lahir dari gadis yang masih sekolah, dia mengikat dirinya sendiri di pintu karena dia sudah terkena gigitan zombie yang berarti dirinya juga akan menjadi zombie.


Kedua nya kompak menitikan air mata saat bayi itu menangis dan ibu nya nampak meronta saat virus itu mulai menyerang tubuh nya, tapi naliri seorang ibu tetap mau melindungi anak nya meski dia sendiri adalah ancaman terbesar nya.


"Tuh kan, apa aku bilang Roy. Kaum pedang pasti gabut nonton ginian, harus nya ada film dewasa gitu yang di putar di bioskop, pasti seru."


"Haha, iya tuan andai saja ada." Jawab Roy.

__ADS_1


"Kau setuju karena kau punya pacar, kalau kau jomblo pasti sudah merutuk sendiri di dalam hati mu. Ya kan?"


"Begitulah tuan.."


"Setelah ini kau mau mengajak Rena kemana?" Tanya Smith, tanpa berniat sedikit pun menonton film yang sedang di putar itu.


"Paling ke toko elektronik tuan, ponsel Rena rusak jadi saya mau membelikan nya."


"Baiklah, aku mau belanja bulanan dulu di supermarket."


"Baik tuan, oh ya apa Nona Amel menggunakan semacam alat kontrasepsi? Maaf jika saya lancang bertanya hal yang pribadi."


"Ya, Amel pakai pil Roy. Kenapa? Apa Rena juga mau pakai kontrasepsi?"


"Iya tuan, status saya dan Rena masih kekasih itu pun orang tua nya belum tau hubungan ini, daripada mengalami hal yang memalukan seperti hamil di luar nikah, dia menginginkan pakai kontrasepsi tuan."


"Hargai keputusan nya Roy, mungkin saja dia belum siap mengandung anak mu. Sebaiknya juga segera resmikan hubungan kalian."


"Saya juga berfikir begitu tuan, setelah acara tuan selesai saya akan mencoba bicara pada orang tua Rena." Jawab Roy dengan tegas.


"Bagus, tegas lah jadi laki. Bagaimana masalah mu dengan Riska? Sudah selesai?" Tanya Smith.


"Dia tak pernah muncul lagi tuan,"


"Selalu waspada Roy, kita tak tau kapan wanita-wanita licik seperti mereka akan muncul dan membahayakan posisi kita,"


"Baik tuan saya mengerti."


...


🌻🌻🌻🌻


blankk😏 jadi maafin kalo garing ya😂



Rena sama Amel lagi apa ya?😂



outfit rabbit oppa❤️

__ADS_1



kang bucin ganteng banget tulungg😍😍😍


__ADS_2