OG Simpanan Tuan Muda

OG Simpanan Tuan Muda
Hari Pertama


__ADS_3

Smith meraih bathrobe dan memakai nya untuk menutupi tubuh telanjangg nya, lalu pergi ke kamar mandi yang ternyata ada sang istri yang sedang asik berendam dengan busa sabun yang menutupi tubuh belang nya. Gimana gak belang coba, Smith meninggalkan begitu banyak kiss mark di leher sampai di perut Amelia, membuat nya seperti macan tutul.


"By, kok mandi gak bilang-bilang." Tanya Smith, dia duduk di pinggiran bath up.


"Ngapain bilang Oppa, yang ada aku di hajar lagi di kamar mandi." Ketus Amelia dengan bibir yang mengerucut.


"Hahaa, kamu memang tau bagaimana aku By."


"Iya, kamu kayak gak pernah puas sama tubuh aku."


"Kan aku udah bilang, tubuh kamu itu candu buat aku By.."


"Iya lah, terserah. Mau mandi juga Oppa?"


"Enggak, cuma mau mastiin aja kamu gak kabur."


"Kabur gimana? Kaki aku lemes banget, ini aku juga perih Oppa."


"Ya kali aja By.."


"Enggak dong, lagian percuma juga aku kabur. Kamu pasti bisa nemuin aku dengan mudah."


"Iya By, yaudah lanjutin mandi nya ya. Aku mau nelpon anggota dulu."


"Buat apa?"


"Kemarin nelepon mau apa, cuma itu aja By." Ucap Smith, dia mengusap kepala sang istri dengan lembut.


"Ohh yaudah sana,"


"Ngusir nih ceritanya?"


"Siapa yang ngusir sih, kan Oppa yang bilang mau nelpon anggota." Jawab Amelia, jujur saja dia malas berdebat dengan suami nya pagi-pagi begini.


"Iya deh, jangan lama-lama berendam nya. Nanti keriput.."


"Iya isshh bawell." Smith keluar dengan tawa nya yang menggelegar memenuhi kamar itu, membuat Amelia kesal karena ketenangan nya terganggu.


...


Smith berdiri di balkon kamar nya, dia memegang ponsel yang masih belum tersambung.


Hingga beberapa detik kemudian, terdengar jawaban dari seberang sana.


"Ada apa kau menelpon ku tadi malam?" Tanya Smith to the point.


"Maaf tuan, jika saya mengganggu.."


"Sangat, kau sangat mengganggu ritual malam pertama ku. Jadi katakan ada apa?" Tegas Smith, dia tak suka bertele-tele jika dengan anak buah nya.

__ADS_1


"Tawanan terus berteriak tuan, bisa kah tuan datang ke markas untuk mengurus nya dulu?"


"Kau tak tau aku baru saja menikah, lalu kau menyuruh ku mengurus hal yang tak penting hah? Kau mau mati atau potong gaji?"


"Maafkan saya tuan, kalau boleh saya lebih memilih potong gaji."


"Oke, potong 100%.." Jawaban Smith membuat anggota menelan ludah nya dengan kepayahan, berarti bulan ini dia tidak gajihan.


"B-baik tuan.."


"Aku akan kesana kalau sempat, jangan mengganggu lagi."


"Baik tuan.." Smith mematikan sambungan telepon nya sepihak. Dia belum menyadari kalau sang istri sudah berdiri tepat di belakang nya dengan memakai bathrobe yang sama dengan nya.


"Oppa.." Amelia menghambur memeluk suami nya dari belakang dengan senyum ceria nya.


"Sudah selesai mandi nya, By?"


"Sudah, Oppa gak mau mandi sekarang?"


"Nanti saja, kenapa kamu terlihat ceria sekali pagi ini By?" Tanya Smith, dia melerai pelukan sang istri dan membalikan badan nya hingga mereka berdua berhadapan.


"Tentu saja, ini hari pertama aku menjadi istri Oppa." Jawab Amelia.


"Kamu bahagia sayang?" Amelia menganggukan kepala nya cepat.


"Kenapa?"


"Aku mencintaimu Amelia Putri."


"Aku juga mencintaimu Rabbit Oppa." Balas Amel, dia kembali memeluk tubuh tegap di depan nya.


Smith tersenyum dan sesekali tangan nya mendarat di puncak kepala istri nya, mengusap dan menciumi nya.


"Oh iya, setelah ini kita pulang kemana?"


"Baby mau nya kemana? Ke apartemen boleh, mau tinggal di mansion sama Appa juga boleh."


"Apa tidak sebaiknya kita pulang ke apartemen saja?"


"Itu tergantung dirimu saja By, mamak dan bapak kan belom pulang ke kampung. Gak mau ketemu mereka dulu gitu By?" Tanya Smith masih dalam posisi berpelukan di balkon.


"Ehh iya lupa, yaudah pulang ke rumah besar dulu ya. Setelah itu baru ke apartemen."


"Aku ikut saja By, karena bagi ku kebahagiaan mu adalah yang utama." Jawab Smith.


"Isshh, Oppa gombal."


"Gombal apanya By? Aku serius ini.."

__ADS_1


"Oppa.."


"Iya By, kenapa?"


"Kapan kita ke korea?"


"Memang nya kenapa By?"


"Pengen jalan-jalan ke namsan tower.." Jawab Amelia.


"Boleh By, nanti seminggu lagi ya sekalian berobat sama honeymoon."


"Iya Oppa, makasih.."


"Buat kamu apa sih yang enggak."


Amelia mengeratkan pelukan nya di tubuh sang suami, pria yang selalu mampu membuat nya berbunga-bunga setiap hari nya.


.....


Sore hari nya, pengantin baru itu check out dari hotel tempat pesta kemarin. Mereka memutuskan pulang ke mansion tempat Appa dan Bibi Roseanne.


"By.."


"Ya Oppa, kok muka nya gitu?" Tanya Amelia saat melihat wajah suami nya yang terlihat pucat.


"Pusing By.." Dengan manja, Smith bersandar di bahu sang istri. Mereka di jemput supir pribadi keluarga Alexander.


Amelia mengusap-usap kepala suami nya yang memang terasa hangat.


"Ke apotik dulu ya, beli obat pereda panas."


"Enggak ah, mau tiduran aja." Jawab Smith lirih, pria itu menyamankan posisi nya dan membaringkan kepala nya di pangkuan sang istri.


"Pijat ya By." Amelia menurut dan memijat kepala suami nya.


"Ini pasti efek begadang, siapa suruh tidur nya pagi-pagi."


"Kamu tau sendiri alasan nya apa, By."


"Iya, kayak gak ada hari lain aja buat nyalurin." Ketus Amelia.


"Yaudah iya, maaf Baby.."


"Gapapa Oppa, yaudah kalau mau tidur, tidur aja nanti aku bangunin kalo udah sampe ya.." Smith menganggukan kepala nya pelan, dan memejamkan mata nya.


.....


🌻🌻🌻

__ADS_1


Haii?🤭🤭 selamat pagi😁 jangan lupa kopi sama bunga ya, jangan pelit😂


__ADS_2