
Sebuah surat dalam amplop merah muda, terikat tali rami.
💌
Untukmu,
istriku tercinta.
Malam itu aku hanya seorang Prasetya.
Hanya pemuda dan sangat biasa saja.
Hai, Britney
Kamu tahu, apa yang membuatku jatuh cinta?
Hems, rasanya malu untuk mengutarakannya.
Tapi aku benar-benar jatuh cinta, saat kamu sudah memanggilku dengan kata Mas.
Mas Pras, dan itu membuat aku jatuh cinta.
Rasanya berdebar, senyuman dari bibirmu membuatku menunduk malu.
Kamu pasti menganggap aku, hanya pemuda yang belum banyak pengalaman, tapi aku tahu bagaimana caranya memikat hati dan perasaanmu.
Apakah aku salah? Bila aku menganggap diriku ini lebih tua darimu? Memang benar! Usiaku lebih muda darimu, tapi aku tetaplah seorang suamimu.
Aku tidak akan diatasmu, tapi aku akan disisimu, aku juga tidak ingin menjadi suami yang hanya mengaturmu, tapi aku ingin berbagi rasa bersamamu, dalam suka dan duka.
__ADS_1
Maafkan aku, atas semua kekuranganku.
Aku bersyukur, walaupun hanya di rumah kontrakan, tapi kamu mau menempatkan dirimu.
Aku sangat bahagia, terima kasih sudah menerima apa yang ada saat ini.
Dari aku, suamimu.
Yang sangat mencintaimu.
Aku cinta kamu
Prasetya Wardana
Malam Pertama
Malam peraduan dengan mantra asrama,
Dengan segenap hati serta rasa cinta keduanya,
Menuntun dalam tentang hak dan kewajiban,
Dua insan bercinta dalam dekapan manja,
Bersadurkan gairah yang mengikat rasa,
__ADS_1
Kenikmatan pada malam pertama.
Tangan halus menyentuh lembut,
Desiran cepat menggapai nikmat,
Rona merah pada wajahnya,
Menyembunyikan rasa,
Rasa?? Rasa yang ada bukan lagi hiasan malam,
Tapi sebuah janji dan harus dipenuhi.
Dia, yang malu menyembunyikan wajahnya,
Suara manjanya semakin menggodaku.
Aku tersenyum dan dia mengatakan,
Mas, aku mau lagi.
Ssstth....
Tidak perlu kau minta,
Aku dengan senang hati
Akan selalu memanjakanmu.
__ADS_1
Karya : Mas Pras yang tengil maksimal.