PANGGIL AKU MAS!

PANGGIL AKU MAS!
Bisa Terjadi Karena Istri


__ADS_3

Kamis sudah tiba, saat ini Pras berada di jalan raya utama BSD City, Pras hendak memarkirkan mobilnya. Tapi sudah ada mobil honda jazz warna hitam yang mengambil tempat parkirnya. Untung saja Pras bisa mengerem lebih cepat. Kalau tidak, sudah menabrak mobil itu.


Pras lalu mencari tempat parkir di depan ruko sebelah Elle'S Beauty. Seorang wanita keluar dari mobil dan menatap mobil yang Pras kendarai.


Hari ini Pras berangkat ke kantor bersama istrinya, karena Pras tidak ingin lagi menjadi khawatir seperti semalam. Saat ini Istrinya juga masih lembur di kantor. Jadi setelah dari Elle'S Beauty, Pras bisa kembali ke kantor, untuk menjemput istrinya dan pulang bersama.


Seetttt!!


Mobil berhenti di depan ruko dengan baleho bertuliskan nama biro perjalanan dan traveling.


Tidak ada tukang parkir di tempat itu, dan Pras mencari tempat yang sepi untuk mobil yang dia kendarai. Hanya sebentar dan tidak menghalangi mobil lain.


Pras mengambil ranselnya dan keluar dari mobil warna putih itu. Pras bergegas untuk masuk ke Elle'S Beuaty, dan dengan rasa percaya diri.


Pras yang baru melewati pintu masuk sudah melihat Elleanor yang menunggunya, dan berbincang dengan seseorang.


"Selamat sore Mrs. Elleanor." Sapa Pras lebih dulu kepada Elleanor.


Elleanor kemudian berdiri dan mendekati Pras.


"Selamat sore Prasetya." Balas Elleanor dengan santai, dan kembali berkata "Mari kita ke ruangan saya."


Elleanor berjalan bersama temannya dan Pras mengikuti mereka. Pras yang di belakang mereka, merasa pernah bertemu gadis yang bersama Elleanor itu.


Setelah tiba di ruangan Elleanor, Pras dikenalkan dengan teman Elleanor.


"Iya, saya Prasetya." Ucap Pras, saat berkenalan dengan gadis usia 25 tahun itu.


Gadis cantik dan sangat menarik. Benar, waktu itu dia yang di kafe senja, yang mengatakan kalau di kafe senja ternyata ada cowok ganteng. Dan dia juga yang bersenggolan dengan Britney waktu malam minggu itu.


Helga Felisberta nama gadis itu, dia juga seorang model dan cukup terkenal di sosial media. Wajahnya menarik dan sangat manis. Walaupun usianya sudah 25 tahun, tapi wajahnya masih seperti anak remaja. Bahkan Helga juga model utama di Elle'S Beauty.


"Prasetya silahkan duduk." Ucap Elleanor.


Helga juga duduk di sofa sebelah Elleanor, dan mereka berdua menatap Pras dengan tersenyum.


Pras menyerahkan pekerjaannya dan Elleanor menerimanya. Pras mulai memberikan penjelasan dengan detail, Elleanor sangat memperhatikan penjelasannya.


Elleanor juga memanggil asisten dan pekerja lainnya, untuk mencoba aplikasi itu dan Elleanor cukup puas. Pras juga merasa senang, saat dia mulai mengoprasikan aplikasi itu, tidak ada masalah. Bahkan sangat lancar dan desain tampilannya juga menarik.


Desain itu berkat bantuan dari ide Rain, lalu Pras malah meminta Rain membuat desain tampilan. Apalagi Rain pernah belajar desain grafis. Soalnya Pras tidak terlalu mengerti, untuk membuat tampilan gaya feminine.


"Saya suka. Sangat menarik." Ucap Elleanor.


"Saya juga senang. Pekerjaan saya bisa diterima Mrs. Elleanor." Balas Pras.


Elleanor yang tadinya berdiri di sebelah Pras, kemudian kembali duduk disamping Helga, dan berbisik ke telinga Helga "Apa loe beneran suka sama doi??"


Helga menatap Elleanor dan memintanya untuk diam. Helga kembali menatap Pras yang masih sibuk memberikan penjelasan kepada asisten Elleanor.


"Kalau suka, buruan deketin. Siapa tahu belum punya pacar." Bisik Elleanor lagi kepada Helga.


"Enoorr, Loe tahu instagram dia?" Tanya Helga dengan pelan.


"Enggak tahu, tapi gue punya no. whattshapnya." Jawab Elleanor dengan suara pelan.


Setengah jam berlalu, Pras sudah selesai dan pekerjaannya cukup lancar. Hanya tadi, masih bermasalah saat pengoperasian dari dua outlet.


Pras ternyata harus ke outletnya juga nanti, tapi dia tidak ada waktu. Mungkin nanti setelah dirinya kembali dari Semarang. Ternyata Pras masih harus bertemu lagi dengan Elleanor.


"Tidak masalah, kamu juga bisa santai. Aku tidak keberatan. Misalkan bukan aku, nanti ada Helga yang menemani kamu ke outlet." Ucap Elleanor.


"Baik, nanti saya cari waktu yang tepat." Balas Pras.

__ADS_1


Helga dengan tersenyum dan bertanya "Apa kamu ada instragram?"


Pras tersenyum dan menjawabnya "Ada, tapi sudah jarang menggunggah foto."


"Kalau boleh tahu, apa nama IG kamu??" Tanya Helga dan Elleanor menatap Pras.


Pras memberikan nama IGnya dan mereka berdua langsung berselancar mencari nama IG Pras itu. Bukan hanya mereka berdua, bahkan asisten Elleanor yang masih di ruangan itu juga kepo.


"Hanya ada gambar kopi??" Tanya Elleanor, setelah melihat isi dari album IG Pras.


"Iya, hanya gambar kopi. Tidak ada yang lain." Jawab Pras.


Mereka berdua tersenyum dan semakin senang, tidak ada foto wanita di dalam bingkai instagram Prasetya.


"Berarti kamu belum punya pacar dong??" Tanya Elleanor dan Pras mendengar hal itu tertawa.


Elleanor dan Helga bingung, kenapa Prasetya malah tertawa setelah ditanya soal pacar.


"Mmmss... Iya saya tidak punya pacar." Jawab Pras, dan senyum mereka semakin merekah. Apalagi Helga, tersenyum manis dengan penuh harap.


Lalu Pras membuka ponselnya dan menatap foto istrinya. "Saya tidak punya pacar, karena saya takut sama istri saya." Sambil tersenyum dan mencium foto istrinya di hadapan mereka.


Asisten Elleanor itu cowok dan duduk disebelah Pras. Sekilas asisten Elleanor melihat foto Britney, yang sangat cantik dan manis senyumnya.


Yyyeaaahh!!


Terserah mau dibilang suami-suami takut istri atau apapun yang mereka kira. Yang jelas saat ini perasaan Pras semakin hari, semakin bertambah untuk istrinya. Bahkan bunga kuncup sudah mulai mekar, apalagi kalau ditambah pupuk dan disiram air setiap hari. Semakin dalam rasa cintanya itu, tadi malam saja sudah merasa takut kehilangan sang istri.


Mereka berdua tersenyum melihat Pras yang tengil saat mencium wallpaper ponselnya.


"Jadi kamu sudah punya istri??" Tanya Helga, hatinya remuk redam saat mendengar hal itu.


Hadeeehh!!


Elleanor menoleh ke Helga, lalu berkata kepada Pras "Jadi kamu ini pengantin baru.... Selamat atas pernikahan kamu. Semoga langgeng."


"Iya, terima kasih. Karena istri saya juga, saya kembali membuka website Next PD. Padahal website itu sudah dua bulan saya tutup." Ucap Pras.


"Memangnya istri kamu tidak bekerja??" Tanya Helga.


"Istri saya wanita karier. Bahkan karier istri saya melebihi saya. Karena dia, yang membuat saya semakin bersemangat untuk bekerja." Jawab Pras.


"Keren!!! Jarang wanita yang sudah menikah masih sibuk berkarier." Sahut Elleanor.


Pras tersenyum dan berkata "Iya, memang begitu. Saya tidak ingin memaksa dia untuk berhenti dari pekerjaannya."


"Sangat beruntung sekali. Jarang ada suami yang masih mendukung karier istrinya. Padahal kamu juga hebat dan pastinya penghasilan kamu juga besar." Ucap Helga.


"Tidak penting penghasilan saya besar atau tidak. Yang jelas, istri saya tidak bisa berhenti dari pekerjaannya. Jadi sebagai suami, saya tidak ingin mempersulit istri saya." Balas Pras.


Pras tersenyum dan kembali menatap layar ponsel yang ada di tangannya itu.


Elleanor menjadi sangat penasaran dan ingin melihat foto istri Prasetya. Tapi Pras dengan sopan menolak. Pras tidak bisa memperlihatkan foto istrinya. Pras malah langsung menyimpan ponselnya dan segera pamit.


"Terima kasih. Nanti saya akan datang ke outlet yang di Pasar Minggu." Ucap Pras, yang saat ini sudah ada di tempat parkiran, karena Elleanor dan Helga masih menemani Prasetya, saat keluar dari kantor Elle'S Beauty.


Elleanor membalas ucapan Pras "Baik, saya juga tidak masalah. Tapi nanti kalau ada masalah lagi, saya boleh tanya sama kamu?"


"Iya, Mrs. Elleanor. Kalau ada trouble langsung wa saya saja." Jawab Pras.


Pras tersenyum, tidak masalah karena ini memang pekerjaannya.


"Aku bisa ajak Anton nanti. Dia lebih pandai masalah server." gumamnya setelah dirinya berada di dalam mobil, menyalakan mesin mobil dan segera pergi meninggalkan Elle'S Beauty.

__ADS_1


Kedua gadis itu masih menatap mobil putih itu, dan mereka senang mengenal Prasetya.


Prasetya Wardana bukan suami yang sempurna, dia juga masih banyak kekurangan, tapi dia tidak kenal menyerah. Pras juga masih dengan dirinya yang tengil dan bergaul dengan banyak teman.


Setelah ketemu Bagas tetangga rumahnya, Pras setiap malam meninggalkan istrinya untuk bermain game, tapi Britney mengerti hal itu. Pernah Britney ngambek sekali, Pras hanya memeluk guling, karena istrinya tidak mau dipeluknya.


Tapi Pras selalu pandai menggoda dan merayu istrinya. Bukan Pras namanya, kalau tidak bisa mengambil hati istrinya.


Dua jam kemudian.


"Sayang, apa kamu masih ada pekerjaan??" Tanya Pras setelah di ruangan istrinya.


Sore tadi jalanan sangat macet. Sekarang sudah tiba di kantor RM dan juga menyempatkan untuk sholat isya' di Mushola kantor RM.


Saat maghrib tadi, Pras masih di jalan dan akhirnya mengentikan mobilnya di Masjid terdekat.


"Iya mas.. Gimana pekerjaan kamu?" Tanya Britney, dan menatap suaminya.


"Lancar sayang. Kamu juga dapat salam dari Elleanor dan Helga." Ucap Pras merasa tidak masalah.


"Dua cewek!! Iya.... Aku terima salam dari mereka." Ucap Britney, lalu kembali menatap data dalam file yang dia pegang.


Pras mendekati istrinya dan memeluknya. Britney masih sibuk dengan beberapa file yang ditumpuk diatas map, lalu ada dua dokumen yang sudah rapi.


"Mas... Kita di kantor. Kamu duduk saja di sofa." Ucap Britney dengan pelan.


"Kamu marah? Kamu cemburu?!!" Tanya Pras, yang merasa istrinya kesal saat mendengar nama gadis lain.


"Tidak mas, aku tahu kamu kerja. Mas apa kamu mau bantuin aku? Ini juga dari akuntan." Ucap Britney, dan Pras mengambil alih tempat duduk istrinya.


"Mas... Kamu cocokan data itu. Aku mau sholat isya' dulu." Ucap Britney, lalu berjalan pergi ke Mushola.


Pras menatap layar dan file yang dia pegang. Dokumen ini, pekerjaan dirinya kemarin. Pras sebagai karyawan yang mengolah dan mengisi data. Lalu direkturnya hanya mencocokkan hasil pekerjaannya.


Hoooaammm!!


"Sayang, pekerjaan ini malah membuatku jenuh. Aku lebih baik mengisi data." Ucap Pras, sambil mendengarkan musik dari ponselnya.


Baru mengoreksi tiga file sudah membuatnya jenuh. Duh... Suami yang malang.... Wwkwkk.



🌼🌼🌼🌼🌼


Haii Haii... Semua para pembaca hebat. Terima kasih, sudah setia sama Mas Pras, duh... sama seperti arti nama Prasetya yang setia. Semoga kalian tetap setia sama Mas Pras.


Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan dan kesamaan dari nama tokoh.


Tolong tinggalkan jejak kalian semua πŸ˜πŸ˜™


🌼🌼🌼🌼🌼


Buat kalian yang suka dengan novel baper dan romantis, ini ada beberapa novel dari karya sahabat author. Silahkan mampir di novel yang ada di bawah ini, ceritanya romantis dan baper.


πŸ˜πŸ€—πŸ…πŸ‘‡





__ADS_1



__ADS_2