PANGGIL AKU MAS!

PANGGIL AKU MAS!
Tentang Pengantin Baru


__ADS_3

Sudah tampan dengan kemeja panjang warna biru muda, duduk di ruang tengah bersama keluarga. Sang istri masih sibuk di depan cermin dan masih menatap dirinya, perlahan memakai anting dan gelangnya.


"Aku merasa aneh." Gumam Britney, yang masih menatap cermin di depannya.


Perlahan membuka pintu dan keluar dari kamar. Berjalan menghampiri suami dan juga keluarga besarnya. Tidak lupa memakai high hells dengan warna senada dan juga tas jinjing di genggamnya.


Yuuhhuu!!


Britney masih berdiri dengan senyuman, semua yang ada disana menatap kagum padanya. Britney mengenakan saree (gaun India) biru muda.


Suaminya berdiri, mendekatinya dan memegang tangannya. Mereka berdua tampak serasi dan sangat manis.



Sweet Couple


Mereka hendak mengantarkan Putri dan Candra. Semua keluarga sudah siap, tinggal menunggu sepasang pengantin baru, yang masih sibuk di rias oleh perias pengantin.


Walaupun tidak acara besar, tapi Pak Lurah juga mengadakan syukuran untuk acara Candra dan Putri. Bahkan memotong 3 ekor kambing dan mengundang warga satu desa, untuk hadir di acara anaknya yang nomor dua itu.


Candra tiga bersaudara. Anak Pak Lurah laki - laki semua, dan yang kecil masih sekolah di SMA Negeri yang ada di Semarang Kota.


Setelah sepuluh menit, Putri dan Candra sudah siap. Putri dengan anggun mengenakan kebaya ekor warna coklat muda, didapukan dengan rok model wiron batik coklat tua.


Candra mengenakan kemeja putih dan ditutup jas yang senada dengan kebaya Putri. Mereka berdua pasangan yang cukup kompak saat mengenakan pakaian.


Putri dan Candra tidak pacaran. Candra yang saat itu tidak sengaja bertemu di warung mie ayam dekat rumahnya.


Sedikit Cerita Tentang Putri & Candra


Putri yang baru pulang mengajar mampir membeli mie ayam. Candra sudah di tempat itu lebih dulu. Putri sendirian dan Candra juga sendirian.


Candra cukup tahu tentang Putri, tapi kenapa hari itu melihat Putri tampak berbeda. Putri duduk dan sepasang mata itu saling menatap, karena Putri duduk di depannya.


"Mbak Putri nembe kondur saking ngajar?" Tanya Candra.


(Mbak Putri baru pulang dari mengajar?)


Putri hanya tersenyum, karena Putri juga sudah tahu tentang tabiat anak Pak Lurah yang nomor dua itu, terkadang sopan, terkadang celengekan.


Dulu Candra itu nakal, pernah minum-minum dengan teman nokrongnya dan cukup terkenal sebagai anak Pak Lurah yang tidak jelas pekerjaannya.


Sebenarnya Candra juga sudah bekerja, tapi setiap di tanya orang jawabannya tidak mengenakan.


"Mbak Putri aku takon apik-apik ora di gatekke." Ucap Candra.


(Mbak Putri aku tanya baik-baik tidak di hiraukan."


Putri menatap Candra "Ngopo takon-takon aku, genah aku isih seragam ngene." Ketus Putri.


(Kenapa tanya-tanya aku, jelas aku masih pakai seragam begini.)

__ADS_1


Candra semakin tertarik dengan Putri yang sewot, lalu Candra pergi duluan dan membayar pesanan Putri juga. Candra kembali lagi menghampiri Putri.


"Mbak Putri, mie ayammu wis tak bayar. Aku mengko bengi arep neng omahmu karo Bapakku." Ucap Candra.


(Mbak Putri, mie ayam kamu sudah aku bayar. Aku nanti malak mau ke rumah kamu sama Bapakku.)


Mendengar hal itu Putri hanya diam, menikmati saja mie ayamnya, tidak peduli dengan ucapan Candra.


Pak Heru juga sering ke rumah Pak Lurah, dan sering menceritakan tentang anak-anaknya. Dari situ Candra tahu kalau Putri belum punya suami.


Setiap ada yang datang mengatakan cinta dan ingin serius. Putri tidak mau, bila ada yang mau melamarnya dia sudah mencegahnya lebih dulu. Dengan alasan masih ingin tinggal dengan kedua orang tuanya.


Putri menganggap hanya ucapan bocah bau kencur. Usia Candra masih dibawah Putri, hanya selisih setahun sama Pras. Usia Putri 28 tahun dan Candra 25 tahun. Seperti Britney dan juga Pras.


Malam itu Candra benar-benar datang, Pak Heru juga tidak menyangka, akan ada tamu dan tidak ada persiapan apapun. Saat itu Putri hanya diam di kamarnya dan Pandu akhirnya disuruh segera membeli makanan untuk beberapa tamu yang datang malam itu.


Pak Heru saja hanya mengenakan sarung dan baju koko. Pak Lurah datang sekitar selesai sholat isya', dan Candra sangat manis pada malam itu.


Putri menerima Candra dengan syarat Candra harus berubah, dan Candra harus mau tinggal di rumah kedua orang tua Putri. Karena Putri pernah berjanji dalam dirinya tidak akan jauh-jauh dari kedua orang tuanya. Karena kelak orang tuanya sudah lanjut usia, Putri ingin merawat kedua orang tuanya.


Candra mau menerima syarat itu, dan Candra langsung menyematkan cincin di jari manis Putri.


Begitulah secuil kisah Putri dan Candra.


"Mas, rumah Pak Lurah jauh?" Tanya Britney.


"Dekat sayang." Jawab Pras, lalu membuka pintu mobil sebelah kiri dan berkata "Silahkan nyonya Prasetya."


"Mbak Britney. Mas Pras bikin baper!!!" Ucap Claudia.


"Kenapa baper??" Tanya Britney.


"Perhatiannya itu, bikin nggak ngguatin saja." Jawab Claudia.


"Mas Pras itu perhatian cuma sama istrinya. Sama aku biasa saja." Ketus Pamela.


Pras baru masuk ke mobil dan hanya mendengar ucapan Pamela. Lalu bertanya "Apanya yang biasa saja??"


"Kamu itu mas. Biasa saja, kurang maksimal." Ucap Britney dengan tersenyum.


Pras menatap istrinya dan mengelus rambutnya, lalu berkata "Pertahankan seperti itu. Jangan sampai kamu terlena."


Claudia pura-pura tidak mendengar ucapan Pras, karena dia cukup mengerti pembahasan orang yang sudah menikah. Kalau Pamela sibuk dengan ponselnya, dan tidak mengerti hal itu.


Beeeemmm!!!


Lima menit sudah sampai di rumah Pak Lurah.


Tampak halaman rumah yang cukup luas, sudah terpasang tenda, tamu-tamu yang sebagian besar warga dan juga kerabatnya Pak Lurah. Mereka siap menyambut kedatangan pengantin, besan dan pengiringnya.


Dari luar tampak seperti pendopo dengan tiang tiang penyangga kayu. Sangat nyaman dan adem, Britney duduk di teras pendopo itu, barisan depan menghadap ke pelaminan.

__ADS_1


Pelaminan dengan gebyok ukir putih, cukup cantik dan mengesankan. Britney yang duduk disebelah suaminya masih tersenyum, karena suasana yang ada, begitu sangat menarik buatnya.


Pras memegang tangan istrinya dan bertanya "Sayang, setelah acara ini kamu mau kemana?"


"Di rumah saja mas. Aku masih ingin berkumpul sama Pakde Budhe dan yang lainnya." Jawab Britney.


Semalam Pras dan Pandu ke Mall untuk membeli kado buat kakaknya yang menikah itu. Pandu semalam yang menyerahkan kepada Putri, kalau itu hadiah dari ketiga adiknya. Pras tidak mau terharu jadi cukup di kamar saja, Pandu dengan ucapan syahdu, bak aktor yang sedang bermain film ku menangis.


"Semalam kamu kenapa mas?" Tanya Britney yang tahu kalau suaminya baper karena sang kakak datang dan memeluknya.


Awalnya Pras enggan bertemu Putri, tapi Putri juga ingin bertima kasih sama Pras, bukan hanya karena kado, tapi karena kasih sayang adik- adiknya.


Putri cukup tegas kalau menasehati adik- adiknya, tapi para adiknya tidak pernah merasa terluka, dengan nasehat dari kakaknya itu.


"Aku tidak apa-apa, Pandu sangat pandai berakting." Jawab Pras.


"Aku tahu, kamu tidak berpura- pura mas." Ucap Britney, dan masih menatap pasangan pengantin itu.


Mereka berfoto bersama, Britney dan Pras tidak lupa berswafoto dan ada juga moment bersama adik- adiknya. Juga bersama kedua orang tua, serta bersama keluarga besarnya.


Pak Lurah bersama keluarganya tampak senang, karena Candra sudah menikah. Apalagi berbesan dengan kenalan dekatnya. Pak Heru juga sangat senang, dan Candra sudah mulai menempatkan dirinya, di rumah Bapak mertuanya itu.


Setelah ini, besok pagi Putri dan Candra akan tinggal di rumah Pak Heru. Tapi karena kado dari keluarga Britney, mereka harus pergi berbulan madu dan menikmati masa pengantinnya.


Vanesa dan lainnya sudah memesankan paket honeymoon di Bali. Jadi besok pagi Putri dan Candra harus ke Bali.


Putri dan Candra, selamat menempuh hidup baru, semoga jadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah. πŸ₯°πŸ˜˜



Saudara laki-laki terkadang begitu jail dan menyebalkan. Namun, itulah cara persaudaran kita untuk menunjukkan rasa kasih dan sayang.


Selalu ada cerita tentang masa kecil kita bersama, cinta dan ketulusan akan selalu ada dalam persaudaraan kita.


🌼🌼🌼🌼🌼


Semoga kalian semua suka cerita dalam bab ini. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan dan masih terdapat typo.


Terima kasih para pembaca hebat πŸ€—


🌼🌼🌼🌼🌼


Hallo semua, disini author juga memberi tahu kalian semua, ada beberapa novel yang menarik karya sabahat author. πŸ…πŸ˜πŸ‘‡





__ADS_1


__ADS_2