PANGGIL AKU MAS!

PANGGIL AKU MAS!
Romansa Cinta Dua Insan


__ADS_3

Suasana malam ini sangat hangat, walaupun sedang hujan deras.


Hembusan angin menabrak keras. Kurang dari lima ratus meter jarak kostnya, kedua orang itu terguyur air deras dari langit.


Brreeesss!!!


Walaupun ngebut tetap saja mereka berdua kehujanan. Padahal waktu tadi berangkat, cuaca terang dan tidak terdengar suara petir. Tangan halus itu memeluk erat, karena motor itu melaju kencang.


Ssseett


"Sayang, kamu tidak apa-apa?" Tanya Pras melihat istrinya yang basah kuyup dan Britney merasa kaget saat motornya ngebut.


Pras mengerti, dia melepas helm istrinya. Mereka langsung berjalan ke kamar.


Britney langsung menuju ke kamar mandi. Pras bergegas mengambilkan baju istrinya.


"Sayang, buka pintunya." panggil Pras.


Britney membuka sedikit pintu dan tangan kanan keluar menerima baju dari tangan Pras. Sepuluh menit Britney baru keluar dari kamar mandi dan Pras sudah berganti baju.


"Mas, tidak mandi?" Tanya Britney.


"Tidak" jawab Pras.


Pras hanya mengelap dengan handuk. Karena dia memakai jaket tebal, jadi tidak terlalu basah. Kalau Britney hanya memakai kaos panjang tipis, jadinya Britney tetap basah kuyup.


Pras ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci mukanya dan itu dia lakukan setiap sebelum tidur.


Degh


Tangan Pras meraih badan itu dan memeluknya dengan erat "Maafin aku".


Britney hanya diam dan merasakan pelukan hangat itu. Rasanya sangat nyaman dan membuat dirinya bahagia.


"Aku sayang kamu." ucap Pras.


Pelukan yang cukup lama dan sangat hangat.


Britney melepas pelukannya dan menatap wajah tampan itu. Mata yang teduh dan sangat tulus, Britney merasakan ketulusan suaminya. Tangan itu mengusap alisnya turun ke pipi, perlahan dan membuat Britney tersenyum. Pras hanya pasrah saat tangan halus itu menyetuh wajahnya.


"Aku harus menghafal setiap inci dari wajahmu. Aku harus memastikan tidak ada yang kurang dari wajah tampanmu. Kenapa kamu begitu tampan." ucap Britney.


Pras memegang tangan Britney "Kamu juga sangat cantik. Aku sangat bersyukur mendapatkan istri seperti kamu."


Ciuman lembut ke tangan halus itu, membuat Britney terbuai, apalagi tatapan mata Pras, hampir membuat dirinya tidak sadar.


Hening


Saling menatap dalam kenikmatan, kedua mata itu saling memancarkan gelora cinta. Sebuah rasa yang awalnya hanya bisa diucapkan, perlahan semakin dalam rasa itu, membuat mereka sangat terlena.


Tangan Pras menyentuh rambut Britney dengan pelan dan detak jantungnya tidak berjalan normal. Desiran yang sangat kuat, aliran darah memuncak bagiakan sengatan listrik yang akan membuat dirinya terjatuh.


"Sayang, aku mencintaimu." ucap Pras.

__ADS_1


Pras langsung melayangkan bibir manisnya ke dalam bibir merah yang lembab itu, rasanya sangat manis, sangat manis.


uuuhhhh *AuthorSesatt


Kedua bibir yang saling menyentuh, bergerak memutar dengan perlahan. Kedua tangan berotot menarik pinggang yang langsing itu. Kedua tangan sang istri perlahan berpindah ke atas pundak dan meremas rambut lembat suaminya.


Kedua insan yang dilanda api cinta sangat membara, sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


Sangat lama dan apa yang mereka rasakan?? *AuthorKeppo


Pras melepas ciumannya, karena perlahan dirinya hampir tidak terkontrol. Cinta itu harus sadar batin Pras, tapi kenapa malam ini dirinya terbuai dengan kenikmatan dunia.


Britney menunduk dan tangan kirinya memegang bibirnya lalu berjalan ke kasur.


Pras beranjak mengambil minum dan tersenyum manis.


"Sayang, minum." ucap Pras dan Britney menerima gelas itu dengan tersenyum.


Britney mulai bersandar diatas tempat tidur. Pras mendekatinya dan duduk disebelahnya.


"Mas, kenapa kamu sangat tampan?" Tanya Britney.


Tangan Pras menggenggam tangan kiri Britney dan menciumnya. Lalu menjawab istrinya "Aku juga tidak tahu. Mungkin dari lahir aku sudah tampan."


"Benar, kamu dari kecil sangat tampan. Aku pernah melihat foto kecilmu." Britney menatap suaminya "Tapi kamu sangat pandai merawat diri. Aku akan terus memastikan tidak ada yang kurang dari wajahmu. Jangan sampai terluka lagi."


Britney melihat bekas luka waktu dirinya menabrak Pras.


"Iya, aku akan menjaga diriku." ucap Pras.


"Aku nggak tahu. Tapi bapak pernah bilang. Dulu Bu'e suka aktor Andy Lau waktu hamil aku." jawab Pras.


Britney kembali memastikan wajah tampan itu dan memang mirip adiknya juga, lalu kembali berkata "Tapi bapak dan adikmu juga tampan."


"Iya, bahkan aku tidak segagah bapakku." Ucap Pras dengan tersenyum. Lalu bertanya kepada Britney "Apa kamu juga ingin mempunyai anak yang tampan?"


Mendengar hal itu Britney tersipu malu.


Mereka berdua dalam obrolan panjang, dan tidak terasa Britney tidur dalam pelukan Pras. "Sayang, kamu bobo."


Pras membaringkan istrinya dan dirinya keluar dari kamar saat mendengar suara Anton bersama temannya. Sudah jam 11 malam, tapi mereka masih bermain game.


"Kak, hujan-hujan enaknya tidur." ucap Anton sambil menatap ponselnya.


"Iya, tapi aku ikut mabar dulu. Sebentar lagi kita jarang bertemu." ucap Pras.


Mendengar hal itu Anton menatap Pras dan bertanya "Kalian sudah mau pindahan?"


"Ho'oh.... Tapi dekat dari sini. Di perumahan puri anggrek, daerah pocin yang jalan samping Grand Astika masuk ke dalam. Lumayan sih, sekitar dua kilo." jawab Pras.


Anton yang masih bermain dan mendengarkan Pras. Lalu berkata "Baguslah, setidaknya kalian bisa nyaman di perumahan."


Mereka tidak hanya berdua di teras, bahkan berlima. Mereka dalam keseruan malam itu, Pras cukup sampai jam setengah satu. Lalu dia masuk kamar untuk tidur, karena besok pagi harus kerja.

__ADS_1


Menggelar kasur lantai dan tidur di bawah, karena tidak ingin membuat istrinya terganggu.


Kemarin malam setelah dari hotel juga tidur dibawah dan tangan mereka saling berpegangan, tapi Britney terbangun dan memberikan selimut kepada suaminya.


Subuh tiba, Britney terbangun lebih dulu. Menatap suaminya yang tidur berselimut. "Mas, kamu kedinginan."


Beranjak mematikan AC dan menuju ke kamar mandi.


Britney dengan khusuk sholat di sebelah suaminya yang masih tidur pulas.


Melihat suaminya tidur dengan pulas, sebenarnya tidak tega untuk membangunkan suaminya, bahkan disaat tidur, suaminya sangat manis.


Tapi sudah waktunya untuk sholat subuh. Bahkan hampir jam 5 pagi.


"Mas.. Bangun" ucap Britney dengan menyentuh wajahnya.


Britney merasakan dagu Pras yang mulai kasar karena bulu jenggotnya yang tumbuh.


"Mas... Ayo bangun.. Sudah pagi." suara Britney dengan lembut mendekati telinganya.


Tangan Pras menarik Britney. Britney terjatuh dalam pelukan suaminya. Pras menatapnya dan bertanya "Sekarang jam berapa?"


"Sudah jam 5 pagi." jawab Britney.


Pras langsung duduk dan Britney memberikan gelas berisi air putih, yang sudah dari tadi disiapkan untuk suaminya.


"Kamu sudah sholat?" Tanya Pras.


"He'em.. Aku mendengar adzan langsung terbangun." jawab Britney.


Pras menatap dengan senyum "Istriku sudah rajin beribadah." Lalu dirinya bangkit dari kasur itu dan hendak sholat subuh.


Morning


"Mas, bagaimana kalau kita berangkat bareng?" Tanya Britney yang tidak ingin menutup diri selama di kantor.


"Sabar, setidaknya setelah kita pindah rumah. Nanti aku ingin mengundang Pak Miko dan yang lain. Aku khawatir mereka akan kaget." jawab Pras.


Mendengar hal itu Britney hanya diam dan Pras pamit kepada istrinya "Aku berangkat dulu. Kamu juga harus hati-hati." tidak lupa kecupan manis di kening istrinya.


Sudah keluar kamar kembali lagi. "Mmm" ternyata manis juga kalau mengecup dibibir.


Britney tersenyum dan Pras berangkat lebih dulu. Britney selalu berangkat lebih siang, dia tidak ingin dalam kemacetan.


Wooossshhh!!


"Mas, aku mengerti." gumam Britney lalu bergegas untuk bersiap, tidak lupa untuk bermake-up dan memakai pakaian kerja, tapi tidak selalu formal.


Terkadang Britney juga memakai pakaian santai, begitu juga Pras ketika hari jum'at. Dirinya hanya memakai kaos berpadu celana panjang hitam dan berganti baju koko ketika hendak ke masjid.



Bagiku cinta itu bukan hanya sekedar kata. Tapi cinta itu dimana kedua orang saling membuktikan dirinya dalam suka maupun duka.

__ADS_1


Takdir tidak bisa diatur dan dikendalikan oleh seseorang. Tapi, tanpa terduga aku menemukan seseorang yang bisa mengubah jalan hidupku. Dimana dirinya membuktikan dengan berbagai cara, hanya untuk membuat aku bahagia selama bersamanya.


Terima kasih, Mas Pras. 🌼BRITNEY🌼


__ADS_2