PANGGIL AKU MAS!

PANGGIL AKU MAS!
Cemburu Karena Fans


__ADS_3

Malam terang dengan seribu bintang, di sebuah kafe duduk menatap sosok pria yang tampan.


"Ternyata disini ada cowok keren" ucap wanita usia 20an itu. Lalu kembali berbincang dengan temannya.


Britney dalam perjalanan ke kafe dengan taxi.


Setelah mendengar apa yang dikatakan adiknya. Britney menjadi gelisah, Vava yang sudah tidur karena efek obat. Britney lalu meninggalkannya dan bergegas untuk segera bertemu suaminya.


Perjalan cukup macet, Britney telfon suaminya tapi tidak diangkat. Pras malam ini sangat sibuk, padahal sudah pukul 9 malam.


Seorang wanita menghampiri Pras dengan rasa penasaran. Wanita itu sangat cantik, dia bak artis papan atas, dari pakaian yang dia kenakan juga sangat menggairahkan para pria yang melihatnya.


Pras hanya melihatnya sekilas saat wanita itu berkata "Cowok yang sangat menarik" lalu dia pergi bersama teman-temannya, mereka berjalan dan tampak bergurau.


Britney yang berjalan dengan tergesa menabrak wanita itu lalu berkata "Maaf"


"Lain kali, kalau jalan pakai mata" kata wanita yang disebelahnya.


"Maaf saya tidak sengaja.... Permisi" ucap Britney, dia tidak menghiraukan perkataan wanita satunya dan tetap berjalan.


Wanita yang ditabrak itu cukup tertarik dengan kecantikan Britney "Siapa dia? Wajahnya sangat cantik" batinnya.


Walaupun dirinya juga sangat cantik, tapi bisa melihat wajah Britney yang tampak natural dan sangat memikat.


Britney berjalan melihat suasana sekitar.


Benar apa yang dikatakan adiknya, bukan hanya Vava yang terpesona ketika Pras menjadi barista kafe. Bahkan banyak gadis yang memotret dan membuat siaran langsung yang mengarahkan ke wajah tampan suaminya.


Huuuuhh


Britney duduk di kursi dan kedua tangannya meremas ujung bangku. Dirinya sadar kalau lagi cemburu, berusaha tenang menatap suaminya yang masih sibuk dan sekilas melihat senyuman suaminya.


"Mas, kamu tebar pesona" cebiknya menahan perasaan cemburu.


Pras belum sadar kalau di ujung sana ada sosok mata tajam, seolah siap menerkam mangsanya.


Dony yang tadi memberikan pesanan Britney mendekati Pras dan berkata "Pras, loe lihat meja ujung deh. Ada wanita yang dari tadi menatap loe dengan kesal."


Pras melihat ke arah meja itu.


Pras tersenyum, lalu mengedipkan sebelah mata untuk sang istri. Tapi banyak yang salah menduga, membuat istrinya jadi semakin geram.


Pras melepas apron hitamnya dan meminta Dony melanjutkan pekerjaannya.


Dony mulai berfikir siapa wanita cantik itu. Pras sepertinya sangat mengenalnya. Dony masih menatap Pras yang berjalan mendekati istrinya. Karyawan yang lain juga melihat Pras berjalan dengan senyuman.


"Sayang, kamu sudah lama disini?" tanya Pras dan tangannya memegang tangan Britney.

__ADS_1


"Hemms... Lama" ketusnya, sambil kedua tangannya memegang cangkir kopi.


"Kamu suka kopi buatan aku?" tanya Pras.


Britney dengan cemberut berbalas tanya "Memang kamu buat?"


"Itu tadi aku yang buat. Aku tidak tahu kalau istriku yang memesan vanilla latte dengan lukisan patah hati" jawabnya.


"Hemms.. Patah hati. Saat ini lebih patah" ucapnya.


Pras tersenyum dan berkata "Kenapa bisa patah, bukannya aku selalu kasih hati buat kamu."


Britney lalu memberikan ponselnya ada sebuah foto bertulisan suamiku bahkan ada sebuah blog yang membahas kafe senja dengan judul Barista Senja Yang Penuh Pesona.


"Itu hanya anak-anak remaja. Kalau blog itu memang sudah ijin sama pemilik kafe" jelas suaminya.


Britney masih menatap tajam dan Pras bertanya dengan senyuman manis "Cuma begitu saja, apa yang membuat hati kamu patah?"


"Mas... Kalau Ji Chang-Wook Oppa, Kim Soo Hyun Oppa atau Jungkook BTS. Mereka bilang suamiku dan apalah itu tidak masalah, karena mereka kagum sama artis idolanya" ujar Britney dan diam sesaat lalu kembali berkata"Tapi mereka ekspos foto suami aku, terus dalam foto kamu ada tag suamiku semangat. Aku sebagai istri tidak bisa terima semua itu."


Pras mulai mengerti dengan istrinya yang sangat kesal "Sayang, aku mengerti. Aku juga tidak peduli semua itu, kamu tidak perlu khawatir. Minggu depan aku juga sudah tidak kerja disini."


Mendengar hal itu Britney menjadi lega. Pras juga mengenalkan istrinya kepada Dony dan teman lainnya.


Britney akan menunggu suaminya, walaupun harus duduk satu jam lagi. Sampai suaminya selesai dan akan pulang bersama.


Vava terbangun dari tidurnya, yang tadi tangannya memeluk kakaknya tapi berubah menjadi guling. Vava tersenyum dan berkata "Kak Britney ternyata sangat cemburuan. Vava sayang kakak."


[Jangan lupakan adikmu. Cepatlah kembali, Vava masih merindukan kakak ๐Ÿ˜˜]


Britney membalasnya dan mengatakan kalau besok pagi akan segera kesana.


Sudah hampir jam 11 malam, Pras dan Britney berjalan pulang. Karena Britney tidak membawa helm, Pras mencari jalan biasa dan melaju pelan.


Tangan kirinya sesekali mengelus tangan Britney yang memeluk pinggang suaminya. Pras juga tidak memakai helmnya, jadi kepala Britney bisa mendekat ke pundaknya.


Uuwwuuu....


Sudah seperti anak abg pacaran saat pulang dari sekolah. Britney sangat menyukai hal itu, bahkan dia juga sesekali memasukan tangannya ke saku jaket suaminya dan bergurau.


"Sungguh malam minggu yang menyenangkan" bisiknya kepada sang suami.


Hemms... Padahal tadi waktu datang seperti singa yang meraung dan hendak menerkam mangsanya. Tapi Britney selalu berusaha menahan diri, disaat dirinya hampir hilang kedali dikala emosi datang.


Pras menghentikan motornya dan mereka berdua di warkop memesan dua indomie special dan dua teh manis hangat.


Kedua tangan Pras memegang pipi istrinya yang sudah dingin karena angin malam "Sayang, pipi kamu kedinginan."

__ADS_1


Pras melepas jaketnya karena sang istri hanya memakai kaos panjang yang tipis. Pras tadi ingin istrinya memakai jaket itu. Tapi Britney menolak, dia tidak ingin suaminya kedinginan, soalnya kaos Pras lengan pendek.


Pras sudah memasangkan jaket ke pungung istrinya.


"Mas, jangan nakal" ucap Britney duduk disamping suaminya, menyandarkan kepala dan tangan Pras merangkulnya.


"Aku suami kamu. Aku hanya milikmu." ucap Pras lalu mengecup rambutnya.


"Mmmsss" gemas Britney.


Pesanan sudah siap dihadapan mereka. Britney dengan tersenyum melihat satu mangkok indomie rasa soto dengan telur, sawi dan ada sedikit irisan cabe rawit.


"Mienya enak banget, tapi pedas." ucapnya sembari tangan kanannya meraih cangkir bening dengan tulisan teh tongtji.


Pras meminta karet kepada bapak pemilik warkop, setelah melihat rambut istrinya yang menyentuh mangkok.


Pras mengikat rambut istrinya kebelakang, Britney dengan asyik makan indomie dan merasa senang atas tindakan suaminya.


"Mas, kamu selalu buat aku baper" ucap Britney dengan menatap suaminya yang kembali duduk disebelahnya.


"Masa? Apa aku sudah seperti Oppa Bias kamu, yang kamu pajang dilayar ponsel kamu?" tanya Pras.


Britney mulai gelisah, apa suaminya cemburu dengan foto aktor korea yang dipajang dilayar ponselnya.


"Apa mas cemburu?" tanya Britney.


"He'em aku cemburu. Harusnya foto aku yang dilayar utama ponsel kamu" jawab Pras.


Benar, hampir tidak ada foto mereka berdua, atau foto suaminya. Karena Britney belum pernah memotret Pras sendirian.


"Heemm.. Aku salah. Bahkan aku tidak punya foto suamiku" ucapnya dengan rasa malu.


"Mas marah?" tanya Britney


"Aku tidak marah"


"Terus kenapa diam saja?"


"Aku hanya berfikir, pertemuan kita sangat singkat. Dulu aku pertama kali ketemu kamu di lobby kantor, rasanya kagum sama sosok bos muda yang cantik, tegas dan sangat menawan" jawab Pras menatap istrinya lalu tersenyum.


"Emms... Aku juga pernah merasa ketemu mas, tapi aku tidak pernah memandang kamu mas, pernah juga sih berfikir, ternyata ada karyawan yang sangat tampan dan rajin. Tapi aku hanya ingin tahu kinerja kamu dari Bu Nia" ucap Istrinya.


Setelah itu mereka pulang, sampai di rumah Pras tidak henti menatap istrinya. Britney sibuk memilih foto untuk layar ponselnya dan mencari dari ponsel suaminya.


Tidak banyak foto suaminya yang berselfie. Malah kebanyakan fotonya Britney, ternyata suaminya sering sekali mangambil foto dirinya ketika tidur.


__ADS_1



๐ŸŒผTerima kasih para pembaca hebat, mohon maaf atas penulisan yang masih banyak typo. Semoga kalian suka di bab ini. ๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ๐ŸŒผ


__ADS_2