
Chuan dan nenek hong tetap santai melangkahkan kakinya. Keduanya lalu memasuki gang kecil diantara rumah warga.
"kak chuan" ucap chufei terkejut melihat keduanya.
"kak chuan" "horreee, kakak datang lagi" teriak anak anak yang sedang bermain dihalaman rumah tersebut. Keceriaan anak anak terlihat diraut wajah mereka.
Nenek hong terdiam tanpa kata kata. Chufei mengajak nenek hong masuk kerumah sambil menceritakan bagaimana mereka mengenal chuan.
Rasa kagum dan hormat makin terukhir dihatinya. Diapun juga menceritakan bagaimana dirinya bertemu dengan chuan. Tetesan airmata keduanya keluar tanpa terbendung lagi.
Saat nenek hong dan chufei sedang asyik menceritakan diri masing masing, chuan hanya duduk melihat anak anak bermain. Senyum terukir diwajahnya saat melihat keceriaan mereka.
"ninie,," panggil chuan. Seorang anak perempuan berlari menghampirinya.
"dimana ming dan teman temannya" tanya chuan.
"mereka mencari kayu bakar disana" jawab ninie sambil menunjukkan arah para anak laki laki pergi.
Chuan berdiri menatap arah tersebut. Terlihat pepohonan rindang yang jarang. "ahhh" semoga tidak membahayakan mereka, batin chuan.
"mereka sudah biasa kesana kak" ucap ninie sambil menarik baju chuan.
"iya, kamu bermain sama anak anak yang lain dan jangan nakal yaa" ucap chuan tersadar.
"iya kak, ninie tidak nakal kog" ucapnya sambil tersenyum lalu berlari keteman temannya.
__ADS_1
"sepertinya ada yang sedang memperhatikanku" batin chuan lalu melangkah kesamping rumah dan menuju belakang. Dibelakang rumah dia mengeluarkan ilmu naga terbang diawan. Kemudian melesat menuju jalan masuk digang.
Didepannya seorang pendekar tahap mahir sedang mengawasi rumah yang chuan singgahi.
"maaf tuan, apa yang salah dengan kami" tegur chuan mengejutkannya.
"ohhh, maaf tuan muda" jawabnya terkejut.
"tuan dari bintang perak" tanya chuan.
"benar, tuan muda" jawabnya.
"namaku chuan, panggil saja seperti itu" jelas chuan. "baik"
"kenapa mengikutiku"
"kembalilah, selama tidak ada yang tahu identitasku maka kalian tak perlu mengawasiku" ucap chuan.
"baik, kami akan merahasiakan" jawabnya.
Penjaga dari bintang perak akhirnya pergi, sedang chuan kembali melesat kebelakang rumah. Dia dengan santai melangkah lalu memasuki rumah tersebut.
Nenek hong dan chufei sedang asyik bercerita, namun bekas airmata mereka masih terlihat.
"hehehe, awas jelek lho kalau kalian menangis" ucap chuan disambut senyum keduanya.
__ADS_1
Chuan duduk didepan keduanya dan mengutarakan maksud kedatangannya.
"maaf, seandainya kami berdua tinggal disini apa chufei keberatan" tanya chuan.
"tidak apa apa, tapi yaa beginilah keadaannya" jawab chufei tanpa beban karena sudah mendengar sedikit tentang chuan.
"tak masalah untuk kami asal kalian tidak keberatan" sahut nenek hong.
"aku malah senang ada yang membantu mengawasi anak anak itu" jawab chufei.
Chuan lalu menjelaskan maksudnya, kalau dia dan nenek hong rencana mau ikut tinggal dirumah itu. Karena dirasa rumah tersebut terlalu sempit untuk semua penghuninya maka chuan ingin merenovasinya.
Meskipun direnovasi, nantinya tetap rumah sedehana berdinding papan kayu. Juga berbagai rencana yang chuan sampaikan, bahkan tentang tetua lifan juga dijelaskannya.
Chufei dan nenek hong hanya terlongong mendengar yang diutarakan chuan. Dalam pikiran mereka hanya terbayang bagaimana biayanya, bagaimana ketika pembangunanya, bagaimana dan bagaimana yang lain.
"nenek hong dan bibi chufei tak usah banyak pikiran, biar chuan yang memikirkannya" kata chuan menyadarkan mereka.
"terserah chuan mau merenovasi seperti apa, yang penting anak anak itu tidak terlantar" ucap chufei.
"baik bi, serahkan itu pada chuan" kata chuan meyakinkan. "baik, aku setuju" ucap chufei.
Setelah lama bercakap cakap, chufei mengajak nenek hong kedapur. Mereka berdua mulai menyiapkan makan malam untuk semuanya. Sedangkan chuan pamit keluar karena ada sedikit urusan.
"kak chuan mau pergi" tanya beberapa anak yang melihatnya keluar rumah. Ada juga para anak laki laki yang sudah pulang dari mencari kayu.
__ADS_1
Semua anak tersebut mendatanginya. Mereka mengira chuan hendak pergi. "aku akan keluar sebentar, nanti kembali lagi, sebab kak chuan akan tinggal disini kalau boleh".