Pendekar Hitam

Pendekar Hitam
# Kebun Obat


__ADS_3

"selamat kalian sudah mecapai tulang perak" ucap Chuan. "rasa sakit yang kalian rasakan tak ada apa apanya dibanding dengan hasil yang dicapai" lanjut Chuan. Dia juga meminta keempatnya berbagi pengalaman dengan adik adiknya.


Nenek Hong juga diminta lebih keras membimbing mereka. Chuan juga memberikan lima belas botol pil untuk satu bulan. Dia akan pergi karena ada keperluan yang mendesak. Raut sedih terlihat dari anak anak, chuan lalu berjanji akan pulang.


Chuan melangkah keluar rumah tersebut. Dihalaman dia kemudian melesat menuju bukit. Senja yang temaram menyamarkan dirinya. beberapa desa, dan dua hutan kecil dia lewati. Saat malam mulai pekat, sampailah dibukit yang ditujunya.


"keluarkan ruang dimensinya" ucap Patriak Lion. Sebuah kotak batu bintang ada digenggaman chuan.


"sepertinya kamu mempunyai ilmu yang bisa memindahkan kebun kita" ucap patriak lion.


"memecah ombak samudra, hanya belum pernah menindahkan yang sebesar ini" ucap Chuan.


"cobalah" kata patriak Lion.


Chuan lalu mengeluarkan ilmu memecah ombak samudra. Qi nya dialirkan melalui kedua tangannya. Energi yang chuan keluarkan saat ini lumayan besar.

__ADS_1


Setelah semua kebun obat tersebut diselimuti energi, maka Chuan dengan hati hati mengarahkannya keruang dimensi. Siluet cahaya melesat masuk keruang dimensi. Kotak batu bintang dihadapan chuan bergetar. Energi besar menyelimutinya, sedangkan chuan tetap focus dengan ilmu memecah ombak samudra.


"lepaskan chuan" ucap patriak lion. Perlahan lahan dia melepaskan energinya. Kotak bergetar sebentar bersama letupan kecil yang terdengar didalamnya.


"hahaha" terdengar tawa patriak lion.


"kenapa guru" tanya chuan yang baru saja mengatur nafasnya.


"kenapa bukan bukitnya yang dipindahkan" ucap patriak lion membuat chuan tersadar. Didepannya terpampang tanah kosong yang luas.


Chuan mengerjakan apa yang disampaikan gurunnya. "guru" ucap chuan yang melihat penampilannya.


"diruang ini, aku seakan hidup nyata didunia" ucap patriak lion.


"apakah bisa memasukkan manusia disini" tanya chuan. "kamu bisa memasuk dan mengeluarkan mereka, tetapi tidak ada yang bisa keluar masuk sendiri kecuali roh" jelas patriak lion. Tapi patriak lion akan menjaga dari roh siapapun yang berusaha menerobos.

__ADS_1


Saat ini karena mustika langit maka tingkat rohnya semakin meningkat. Sambil bercakap cakap dia mengelilingi taman obat yang luas. Kebun diatas bukit oleh patriak lion diarahkan tepat ditengahnya.


Mustika langit yang didalam kotak giok dimasukkan patriak lion didalam lubang yang berada ditengah bangunan. Meskipun kotak giok tertutup, tapi pancaran energinya tetap keluar dan memenuhi kebutuhan energi semua tanaman. Cukup puas chuan melihat banyaknya jenis tanaman obat.


"panen semua rumput emas yang ada dilembah, kemudian pancing tetua sekte hitam keatas bukit" kata patriak lion. Saat mereka berkumpul dibukit, chuan tinggal mendatangi sekte tersebut lalu menghancutkannya. Patriak Lion memberi penjelasan tentang rencananya.


Chuan lalu keluar ruang dimensi, dan memasukkannya kotak tersebut kecincin naga. Dia langsung melesat memanen rumput emas dilembah yang dimaksud.


Kembali keatas bukit, setelah memasukkan semua rumput emas dicincinnya.


"guru" panggil Chuan. Samar terlihat gurunya muncul didepannya. Chuan membuka kotak giok yang sudah dikeluarkannya. Pancaran energi yang kuat mulai menyebar dan semakin besar dan luas. Puncak bukit telah tertutup energi dan mulai turun kelembah.


"cukup Chuan, dan ikuti aku" teriak Patriak Lion. Kotak giok disimpan kembali dan melesat menyusul Patriak Lion. Beberapa lesatan yang cepat dirasakan mendekati bukit tersebut.


Sepertinya mereka datang dengan kekuatan maksimalnya. "didepan adalah tempat sekte pasir darah berada" ucap patriak lion. Sambil tetap melayang, chuan mengeluarkan ilmu bayangan naga.

__ADS_1


Deretan beberapa bangunan terlihat. Sebuah bangunan yang paling besar disasar oleh chuan. Beberapa penjaga sedang siaga dibeberapa tempat. Tanpa mereka sadari, chuan sedang menyisir rumah patriak mereka.


__ADS_2