Pengantin Yang Ditukar

Pengantin Yang Ditukar
Jadwal Resya


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Dean sudah sampai di rumah keluarga Harsya.


"Dean, cepat sekali datang. Resya saja belum bangun," ucap Laras.


"Saya hanya ingin menjalankan tugas saya nyonya," sahut Dean.


"Apa kau ingin mengajaknya jogging? Kalau begitu banguni saja dia," ujar Laras.


"Tidak nyonya, itu bu...."


"Anggap saja ini perintah," ucap Laras memotong ucapan Dean.


"Baik nyonya." Dean mengangguk dan pergi menuju kamar Resya.


"Bagaimana bisa seorang ibu mempercayakan anaknya dibanguni oleh seorang pria," gumam Dean.


Dean mulai mengetuk pintu kamar Resya. "Nona, ayo bangun sudah hampir siang," ucap Dean.


Tidak ada jawaban.


"Nona, bangunlah."


Masih tidak ada jawaban.


"Nona, ada konser Ed Shareen di alun-alun kota."

__ADS_1


Tak lama pintu di buka.Terlihat lah wajah bangun tidur Resya dan rambut acak-acakan.


"Kapan? Jam berapa?" tanyanya antusias.


"Di Los Angeles jam delapan," sahut Dean.


"Apa? Kau membohongiku ya?" tanya Resya dengan kesal.


"Jika itu bisa membuat anda bangun kenapa tidak?" tanya Dean.


"Untuk apa kau membangunkanku jam segini Dean?"


"Kita harus jogging nona," ucap Dean.


"Jogging? Aku tidak mau!"


Resya memegangi perutnya dan memegangi lalu menghitung lipatan di perut nya. "Baiklah, aku ganti baju dulu," ucap Resya.


Tak berselang lama, Resya pun keluar dengan kaos ketat dan celana training pendek. Dean tertegun melihat keseksiannya. Selama ini dia selalu melihat Resya berpakaian seksi, tapi baru kali ini dia melihat betapa cantik dan seksinya Resya bahkan saat belum mandi.


"Ayo, nona," ajak Dean.


"Dan kau? Apa kau akan jogging denga jas?" tanya Resya yang memperhatikan penampilan Dean yang sangat rapi itu.


"Maaf nona, saya akan ganti dulu." Dean pergi ke mobilnya dan mengganti pakaiannya. Untung saja dia sudah mempersiapkan itu kemarin jika Resya mau diajak jogging.

__ADS_1


Dean sudah selesai berpakaian.


"Mau jogging kemana?" tanya Resya.


"Berkeliling rumah anda saja," ujar Dean.


"Boleh. Ayo." Resya langsung melakukan pemanasan diikuti oleh Dean.


Setelah merasa cukup, mereka pun mulai berlari kecil keliling rumah.


Puas berkeliling, Dean mengambil matras dan melakukan senam kebugaran. Dan karena matahari sudah mulai naik, Dean membuka kaos yang membalut tubuhnya.


Dan saat itu pula Resya terpana melihat bentuk tubuh Dean yang banyak kotak-kotaknya.


"Ayo nona, lakukan senam seperti saya," ucap Dean sambil menoleh ke arah Resya yang masih berdiri mematung.



Resya pun tersentak dari lamunannya dan menghampiri Dean.


Setelah merasa cukup, Resya pun masuk ke dalam rumah dan membersihkan diri. Sementara Dean juga mandi di kamar mandi paviliun rumah itu.


Siang harinya, Dean mengajak Resya pergi ke perpustakaan negara. Dia tau kalau Resya suka membaca buku dari ibunya.


Di perpustakaan, Resya terlihat serius membaca sebuah buku tentang sejarah. Ini aneh, disaat banyak wanita seusianya yang kebanyakan suka membaca majalah fashion atau novel, Resya malah membaca buku sejarah.

__ADS_1


Dean terus menatapnya dengan perasaan kagum. Memang beginilah rasanya jika kita belum mengenal seseorang dengan baik. Sisi baik nya tidak akan kelihatan jika kita tidak mengenalnya lebih dekat.


Dan hari ini Dean melihat satu sisi baik Resya yang membuat dirinya kagum. Tapi ini baik bukan? Tunggu sampai Dean jatuh cinta pada Resya.


__ADS_2